Mengenali Manfaat di Balik Buah dan Sayuran Berdasarkan Warnanya

oleh -30 kali dilihat
Gejala Anemia Ini 11 Buah Segar Penambah Darah yang Perlu Dikonsumsi!
Ilustrasi buah-buahan segar - Foto/Pixabay
Nona Reni

Klikhijau.com – Sahabat hijau pernah membeli sayur dan buah? Buah dan sayur mayur termasuk kelompok asupan gizi yang harus kita konsumsi setiap hari loh. Para pakar gizi sendiri merekomendasikan agar kita mengonsumsi sedikitnya lima kelompok pangan berwarna setiap hari, yakni merah, putih, ungu–kebiru-biruan, kuning dan hijau.

Coba deh perhatikan buah dan sayuran segar yang berjajar beraneka warna di bagian fresh ingredients di supermarket langganan kalian. Menarik dan sangat menyenangkan untuk berlama-lama dilihat sebelum memutuskan untuk membelinya.

Menurut penelitian, spektrum warna yang dipancarkan dari produk alami memiliki efek antistres pada manusia. Warna alami ini tak hanya dapat dinikmati oleh mata tetapi juga tubuh, karena warna yang dihasilkan tumbuhan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu yang berkhasiat dalam pencegahan penyakit tertentu.

Sejumlah buah dan sayuran dengan warna khusus memiliki kandungan seperti vitamin A, vitamin E, betacarotene, lycopene, klorofil hingga asam folat.

KLIK INI:  Sensasi Bahagia Berkebun di Rumah, Mulailah dengan Menanam 4 Jenis Sayuran Ini!

Oleh karena itu, kita perlu mengetahui dan mengenali manfaat di balik buah dan sayuran berdasarkan warnanya.

  • Warna hijau

Warna hijau dalam sayuran dan buah disebabkan oleh adanya pigmen klorofil. Lutein dan zeaxanthin adalah dua karotenoid yang ditemukan pada kacang polong, bayam dan sayuran hijau gelap lainnya. Kedua senyawa ini diperlukan untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi resiko katarak. Selain itu warna hijau ini juga menunjukkan tingginya serat dan sumber potasium, folat dan magnesium yang sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang merencanakan kehamilan.

Komponen pokok berupa klorofil memiliki banyak manfaat karena kaya akan zat anti radang, anti bakteri, anti oksidan, anti kanker dan anti parasit. Saat dikomsumsi klorofil akan membantu fungsi hati membongkar senyawa kimia sintetis seperti pestisida, narkotika, MSG, borak, dan formalin. Di dunia herbal, klorofil ini dimanfaatkan dalam proses detoksfokasi. Kandungan asam nukleat dan asam amino pada klorofil juga berperan sebagai penenang alami.

KLIK INI:  Taripang, Kue Khas Sulsel yang Diyakini Bisa Bangkitkan UMKM

Bahan pangan berwarna hijau juga menurunkan penyebab terjadinya penyakit alzheimer dan mencegah anemia karena adanya kandungan asam folat. Ditambah dengan vitamin C dan K yang mempunyai manfaat menghancurkan sel kanker, pengerasan pada pembuluh darah dan meminimalisi resiko penyakit jantung dan stroke.

  • Warna merah

Sayuran dan buah berwarna merah menimbulkan nafsu maka. Kandungan Likopen membawa manfaat sebagai anti oksidan dalam melawan sel kanker. Dalam beberapa penelitian, likopen terbukti mampu mengatasi kanker lambung yang disebabkan infeksi helicobacter pylori, menghambat N-nitrosamin yang menyebabkan kanker perut, mengurangi pertumbuhan sel kanker otak, mencegah pembentukan tumor, luekemia dan prostat juga mencegah osteoporosis.

Likopen juga mampu mempengaruhi resistensi hormon insulin dan meningkatkan toleransi terhadap gula dan mencegah terjadinya diabetes melitus. Sedangkan secara seksual, Likopen mempengaruhi agresivitas sperma sehingga diyakini mampu meningkatkan kesuburan pria.

Kandungan Antosianin dalam buah berwarna merah pada studi mutakhir menunjukkan bahwa ia mengandung anti inflamasi yang berguna untuk penderita asam urat dan peradangan rematik.

KLIK INI:  Penasaran dengan Kuliner di Festival Teluk Tomini 2019? Klik di Sini!
  • Warna orange

Menurut penelitian buah dan sayuran berwarna orange mengandung zat yang disebut Betakaroten dan alfakaroten.Yang mana mereka bermanfaat sebagai antioksidan dan merawat saraf penglihatan. Betakaroten menyempurnakan fungsi vitamin C dan E dalam memerangi radikal bebas dalam tubuh.

Sedangkan antioksidan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membangun kembali kolagen dalam kulit dan membantu penyerapan zat besi.

  • Warna putih

Warna putih dalam sayuran dan buah-buahan bukan berarti bahan pangan ini tidak memiliki kandungan bermanfaat. Kelompok pangan berwana putih ini justru memiliki banyak manfaat besar bagi kesehatan. Bahkan bahan bumbu berwarna putih mencegah penyakit sistemik (jantung, hipertensi dan diabetes), sumber kalsium, antibiotik dan sumber vitamin C.

Semisal tauge dan kembang kol. Tauge kacang hijau diyakini memiliki nilai protein 119% lebih tinggi dari biji kacang hijau sendiri. Asam folatnya sendiri berfungsi untuk mencegah anemia, diarea, juga mampu menyembuhkan luka pada lambung dan usus. Saponin dalam tauge juga mampu menggelontorkan LDL sehingga menurunkan jantung koroner, meningkatkan aktivitas t-limfosit dan interferon.

Begitu juga kandungan genistein pada tauge kedelai mampu mengacaukan pasokan bahan pangan untuk sel kanker.

Sementara kembang kol mengandung enzim myrosinase mampu mengolah insole glucosinolates dan glucosinolates menjadi isothiocyanates dan indol 3 karbinol yang mampu menghambat penyebab radang lipoxynase dan cuclooxygenase, sehingga dapat juga dikatakan sebagai zat anti inflamasi.

Cadangan fitoesterogen dalam bengkoang dimanfaatkan oleh tubuh untuk menyimpan cadangan esterogen. Jadi mengonsumsi bengkoang di masa muda kelak mampu meningkatkan kualitas hidup di hari tua, utamanya perempuan.

KLIK INI:  Perihal Rumanang dan 4 Jenis Buah yang Menarik Dikonsumsi Pria Dewasa
  • Warna kuning

Selain buah, bumbu masakan yang dikenal membawa warna kuning adalah kunyit, kandungan kurkumin berkhasiat menghancurkan mutasi sel kanker. Bahkan infeksi lambung dapat disembuhkan dengan mengonsumsi kunyit 10mg perkg berat badan.

Bahan pangan berwana kuning juga mengandung pigmen beta-cryptoxanthin juga Lutein yang berperan sebagai pencegahan osteoporosis terutama kepada perempuan yang hampir mengalami menopause, berperan aktif mencegah kerusakan DNA juga mengurangi resiko kanker dan tumor. Kalium dalam buah berwarna kuning juga memicu kinerja otot dan saraf, mengendalikan tekanan darah, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak.

  • Warna ungu–kebiru-biruan

Mungkin anda sudah tahu manfaat sayur dan buah berwarna merah, kuning, hijau dan putih, tetapi tahukah anda bahwa warna ungu pada buah dan sayur juga kaya akan antioksidan?

Seperti dilansir pada indiatimes, antioksidan menghambat oksidasi dari toksin. Ia mampu melindungi sel dari sinar UV. Penelitian di Jerman menunjukkan sianidin dan delphinidin mencegah pertumbuhan sel kanker.

Dengan mengonsumsi 600mg Antosianin perhari selama 2 bulan terbukti efektif membantu mengurangi pembentukan kolagen abnormal. Menurut National health and nutrition examination study, orang dewasa yang rajin mengonsumsi buah dan sayur berwarna ungu memiliki berat badan yang stabil

Nah setelah mengetahui kandungan zat yang terdapat pada warna-warna sayur dan buah, sahabat hijau sudah bisa mengatur gizi yang pas untuk keluarga kan?

Tetap sehat dan peduli gizi, yuk!

KLIK INI:  Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat

Referensi:

Herbie, Tandi. 2015. Kitab Tanaman Berkhasiat Obat : 226 tumbuhan obat untuk penyembuhan penyakit dan kebugaran tubuh. Octopus Publishing House, Yogyakarta