Mengonsumsi Buah-buahan dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

oleh -34 kali dilihat
Suka Jus Buah? Cobalah Jus Ini dan Rasakan Manfaatnya!
Ilustrasi jus dan buah-buahan.

Klikhijau.com – Asupan buah untuk tubuh berperan penting dalam menjaga kesehatan. Secara alami, buah-buahan memiliki setumpuk manfaat positif bagi tubuh kita—sayangnya sering kita abaikan.

Ada berbagai manfaat buah-buahan untuk tubuh, di antaranya meningkatkan kinerja otak,  mencegah penyakit serius, menjaga kesehatan kulit hingga memenuhi asupan vitamin, nutrisi dan mineral

Belum lama ini, para peneliti di College of Health and Life Sciences di Aston University telah menemukan fakta lain tentang mengonsumsi buah.

Peneliti tersebut mendapati ada hubungan antara konsumsi buah, konsumsi makanan gurih, dan kesehatan mental.

KLIK INI:  Penasaran Mengapa Obat-obatan Memiliki Tanggal Kadaluwarsa, Begini Penjelasannya

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang rutin makan buah memiliki risiko depresi yang lebih rendah .

Penelitian itu diterbitkan dalam British Journal of Nutrition. Penelitiannya sendiri difokuskan pada 428 orang dewasa dari Inggris. Partisipan melaporkan konsumsi buah, sayur, jajanan manis dan gurih, berperan pada  kesehatan mental mereka.

Para peneliti menemukan bahwa konsumsi buah yang sering dapat menyebabkan lebih sedikit depresi dan kesehatan mental dan kesejahteraan yang lebih baik dengan memperhitungkan kesehatan umum, usia, dan olahraga.

Selain itu, peneliti  juga menemukan, mereka yang sering mengonsumsi makanan gurih dan miskin nutrisi, seperti keripik kentang, lebih mungkin mengalami gangguan mental. Misalnya lupa nama atau di mana mereka meletakkan kunci. Itu artinya hal tersebut menyebabkan lebih banyak insiden stres, depresi, dan kecemasan.

KLIK INI:  Jangan Panik! Ini 7 Fakta Terbaru Tentang Virus Corona yang Penting Anda Pahami
Bukan jumlah, tapi frekuensi

Para peneliti menentukan bahwa bukan jumlah buah yang dikonsumsi yang mengarah pada kesehatan mental yang lebih baik, tetapi frekuensinya.

Selain itu, fakta lain yang ditemukan adalah mereka tidak menemukan hubungan antara penyimpangan memori dan buah-buahan, sayuran, atau camilan manis.

Mereka percaya ini menunjukkan ada sesuatu yang unik tentang camilan gurih yang miskin nutrisi, yang menyebabkan penyimpangan mental.

“Penelitian lain telah menemukan hubungan antara buah dan sayuran dan kesehatan mental. Namun, hanya sedikit yang melihat buah dan sayuran secara terpisah. Dan bahkan lebih sedikit lagi yang mengevaluasi frekuensi dan kuantitas asupan,” kata penulis utama studi dan mahasiswa PhD Nicola-Jayne Tuck.

KLIK INI:  Menteri Kesehatan: 82 Persen Keluarga Indonesia Tak Sehat, Germas Jadi Tantangan

“Baik buah dan sayuran kaya akan antioksidan, serat, dan mikronutrien esensial yang meningkatkan fungsi otak yang optimal. Tetapi, nutrisi ini dapat hilang selama memasak. Karena kita lebih cenderung makan buah mentah, ini berpotensi menjelaskan pengaruhnya yang lebih kuat pada kesehatan psikologis kita.”

Menurut Tuck, mungkin saja mengubah apa yang kita makan bisa menjadi cara yang sangat sederhana dan mudah untuk meningkatkan kesejahteraan mental kita.

“Sebaliknya, mungkin juga pembatasan makanan ringan olahan di kasir, yang akan datang pada Oktober ini, tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan fisik negara, tetapi juga kesehatan mental.”

“Secara keseluruhan, sangat layak untuk mencoba membiasakan diri meraih mangkuk buah.”

Jadi, jika ingin kesehatan mental Anda terjaga, sebaiknya rutinlah mengonsumsi buah-buahan.

KLIK INI:  Mengenali Manfaat di Balik Buah dan Sayuran Berdasarkan Warnanya

Sumber: Earth