Ini Manfaat Bagi Tubuh Jika Berbuka dengan yang Manis-manis!

oleh -49 kali dilihat
Ini Manfaat Bagi Tubuh Jika Berbuka dengan yang Manis-manis!
Ilustrasi kue coklat - Foto/Pixabay
Uni Kurnia

Klikhijau.com – Berbuka puasa dengan yang manis-manis apa sekadar karena kebutuhan atau memang bermanfaat bagi tubuh? Pastinya, menu yang manis-manis senantiasa menggoda selera.

Tak heran bila setiap harinya kita disesaki dengan aneka takjil yang selain enak juga manis-manis. Keinginan untuk mencicipi segala rupa kerap berkelabat dalam pikiran setiap jelang buka puasa.

Tapi selalu saja, jika sudah tiba azan magrib, meneguk air segelas saja rasanya sudah cukup membuat perut ini kenyang. Barangkali, begitulah Tuhan menguji umatnya dalam kesabaran saat menahan lapar dan haus setelah seharian penuh.

Kudapan manis yang jadi pilihan bisa berbentuk kue lapis, puding, es buah, agar-agar coklat, salad buah, atau hanya sekadar teh manis dingin. Singkatnya, segala yang manis-manis memang dinantikan.

Meski makanan manis memiliki nutrisi yang rendah, namun kalorinya cukup tinggi. Apalagi saat berpuasa seharian penuh, tubuh tentunya kehilangan ion. Ion menyerupai cairan dalam tubuh yang dapat membantu menjaga imunitas dalam organ tubuh.

Penasaran apa manfaat khusus dari panganan yang manis-manis saat berbuka puasa? Berikut beberapa diantaranya yang mungkin penting diketahui:

KLIK INI:  7 Makanan Ini Lezat Tetapi Tidak Sehat dan Tinggi Kalori
  • Rasa manis bisa hadirkan rasa bahagia

Rasa manis bisa saja berasal dari bahan makanan seperti gula pasir, gula aren, sirup, buah, atau pun bahan lainnya. Manis juga selalu diyakini mampu mengembalikan mood jadi good.

Kandungan pada rasa manis mampu membuat otak melepaskan hormon serotonin. Hormon ini berfungsi mengelolah dan menstabilkan suasana hati dan perasaan seseorang, hingga mencegah depresi.

Otak akan mengaktifkan pusat kesenangan saat rasa manis mulai diolah oleh indra pengecap. Dan melahirkan hormon dopamin yang berperan dalam perasaan bahagia atau gembira yang dirasakan seseorang.

Kemudian menyingkirkan hormon kortisol atau hormon yang bekerja saat kamu bersedih.

KLIK INI:  Selamat Berpuasa, Tetap Jaga Lingkungan dan Pola Konsumsi
  • Kembalikam energi dalam tubuh

Setelah menahan rasa lapar dan haus selama seharian penuh. Tubuh akan kehilangan banyak mineral karena dehidrasi. Beberapa organ tubuh akan bekerja lebih keras saat berpuasa. Karena zat-zat yang dibutuhkan tubuh tak diproduksi saat berpuasa.

Seperti pankreas. Pankreas terletak di dalam organ pencernaan manusia. Tugasnya menghancurkan makanan didalam perut, dan mengubahnya menjadi energi.

Pangkreas akan memisahkan kandungan rasa manis dari kandungan zat lain yang terkandung dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi manusia.

Namun selama berpuasa, saluran pencernaan tidak memproduksi apapun selama kurang lebih 13 jam. Sehingga saat menjalankan tugasnya dibulan ramadan, pankreas akan melepaskan hormon yang dikirim ke hati dan otot untuk melepaskan cadangan gula. Yang akan ditransfer ke seluruh tubuh, dan berubah menjadi energi.

Nah itulah mengapa pentingnya mengawali buka puasa dengan yang manis-manis. Agar energi dalam tubuh bisa kembali pulih.

KLIK INI:  Kertas Pembungkus Makanan Mengandung Racun?
  • Tingkatkan daya berpikir

Rasa manis mengandung glukosa yang menjasi bahan bakar bagi otak. Selain pada gula, glukosa juga terdapat pada beras dan sumber karbohidrat lainnya.

Namun, pada rasa manis, kandungan glukosa lebih tinggi. Sehingga mengonsumsi makanan atau minuman manis dapat membuat otak bekerja sesuai tugas pokoknya.

Daya ingat pada otak bisa bekerja dan meningkat. Selain itu rasa manis mempengaruhi proses berpikir, dan konsentrasi.

Ketika kita mengkonsumsi rasa manis, otot dan hati otomatis akan menyimpan kadungan glukosa pada rasa manis sebagai cadangan bahan bakar. Untuk kebutuhan ketika tubuh tak memproduksi apapun, seperti saat berpuasa.

Dalam posisi itu, tubuh akan menggunakan lemak dan protein untuk mendapatkan energi dalam tubuh. Namun ketika keduanya telah habis terbakar, maka tubuh akan menggunakan otot untuk mendapatkan tenaga. Inilah yang mengakibatkan tubuh seseorang akan merasa lemas, lelah, lesuh, hingga kehilangan konsentrasi.

Itulah sebabnya tubuh kita butuh rasa manis. Namun, yang harus diperhatikan adalah kandungan rasa manis yang dikonsumsi takarannya harus pas. Karena sesuatu yang kurang dan berlebih itu tidak baik, apalagi jika hal itu ditujukan untuk tubuh kita.

Selamat berpuasa, tetaplah mengendalikan sampah plastik dan juga pola konsumsi!

KLIK INI:  Perilaku Membuang-Buang Makanan Rugikan Lingkungan dan Sumber Daya