Bisakah Ancaman Merkuri bagi Manusia dan Lingkungan Berakhir?

Klikhijau.com – Merkuri dan tragedi Minamata tak pernah bisa terpisah. Minamata merupakan nama sebuah teluk  di kota Minamata, Kumamoto Perfecture, Jepang. Tragedi Minamata terjadi pada tahun 1953....

Bisakah Ancaman Merkuri bagi Manusia dan Lingkungan Berakhir?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Merkuri dan tragedi Minamata tak pernah bisa terpisah. Minamata merupakan nama sebuah teluk  di kota Minamata, Kumamoto Perfecture, Jepang.

Tragedi Minamata terjadi pada tahun 1953. Saat itu penduduk Teluk Minamata mengkonsumsi ikan. Sayangnya ikan yang dikonsumsi itu telah tercemar Metil merkuri (Methyl mercury).

Pencemaran itu dilakukan oleh  pabrik baterai Chisso corp  yang menghasilkan limbah merkuri yang mencemari perairan laut di teluk Minamata. Akibatnya penduduk mengalami kerusakan saraf dan organ lainnya.

Tidak hanya tragedi Minamata yang membuat merkuri “ditakuti”, tetapi kasus serupa juga pernah terjadi di di Irak sekitar tahun 1960-an dan 1970-an. Di mana merkuri meracuni 6.500 orang dan lebih dari 450 orang meninggal dunia.

[irp]

Tragedi ini terjadi dikarenakan penduduk memakan roti yang gandumnya diimpor dari negara Meksiko. Gandum tersebut diawetkan  menggunakan fungisida yang mengandung Metil merkuri (Methyl mercury). Gandum itu tadinya akan digunakan sebagai bibit. Namun, dikonsumsi oleh penduduk di sana

Sebenarnya gandum tersebut telah diberi label peringatan. Hanya saja  bahasa yang digunakan adalah  bahasa Spanyol sehingga penduduk irak tidak mengerti.

Gandum tersebut juga telah diberi label warna merah. Label itu adalah indikator bahwa gandum tersebut telah diberi Metil merkuri. Namun warnanya hilang  saat dicuci dengan air.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: