Kurangi Pencemaran Udara, KLHK Perkenalkan Konsep dan Manfaat Eco Driving

oleh -172 kali dilihat
Mengurangi Pencemaran Udara, KLHK Perkenalkan Konsep dan Manfaat Eco Driving
Eco Driving Fun Rally/Foto-ppid.menlhk.go.id

Klikhijau.com – Hari terakhir Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2019, KLHK kembali menyelenggarakan kegiatan Talkshow dan Eco Driving Fun Rally. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan konsep dan manfaat Eco Driving.

Selain itu, KLHK juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan praktek Eco Driving atau Perilaku Mengemudi Ramah Lingkungan.

Di Indonesia, pelatihan Eco Driving sudah dimulai sejak tahun 2006 oleh Clean Air Project – Swisscontact, di Jakarta.

Pelatihan kala itu bekerjasama dengan beberapa perusahaan yang memiliki armada kendaraan niaga.

Lebih dari 1000 pengemudi truk, bus dan taxi mengikuti pelatihan Eco Driving dengan potensi penghematan bahan bakar rata-rata sebesar 24%.

Hasil pemantauan yang dilakukan secara mandiri oleh masing-masing perusahaan mencatat penghematan bahan bakar rata-rata 12%.

Beberapa perusahaan otomotif juga pernah bekerjasama dengan lembaga pelatihan yang berhasil membukukan penghematan yang signifikan dari pelatihan Eco Driving.

Dengan memahami cara mengemudi yang ramah lingkungan, potensi penghematan bahan bakar diharapkan minimal 10% dari setiap peserta.

KLIK INI:  Berkendara dengan Eco Driving, Benarkah Cara Ini Efektif Hambat Polusi?

Praktek Eco Driving mengambil rute kombinasi jalan tol dan non tol yang ditempuh dalam waktu ± 60 menit diikuti dengan pengukuran konsumsi bahan bakar.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, M.R. Karliansyah menyampaikan, Eco Driving terbukti menurunkan konsumsi bahan bakar sekitar 10-15%.

Eco Driving juga mengurangi tingkat pencemaran udara, merubah cara mengemudi menjadi lebih nyaman serta mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Program ini mendukung efisiensi penggunaan energi, terutama sejak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Dengan pengoperasian kendaraan yang lebih ramah lingkungan, kerusakan komponen kendaraan dan biaya perawatan dapat diminimalkan secara signifikan.

Talkshow Eco Driving pada Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2019 ini dihadiri oleh sekitar 300 Orang dari klub otomotif dan umum. Sementara Eco Driving Fun Rally diikuti oleh 48 mobil dari 65 mobil peserta yang terdaftar.

KLIK INI:  Tata Cara Penyusunan RPPEG Mulai Disosialisasikan