Selain Pangan, 4 Pohon Buah Ini Juga Bisa Memenuhi Kebutuhan Papan

oleh -130 kali dilihat
Selain Pangan, 4 Pohon Buah Ini Juga Bisa Memenuhi Kebutuhan Papan
Selain Pangan, 4 Pohon Buah Ini Juga Bisa Memenuhi Kebutuhan Papan-foto/Fixabay

Klikhijau.com – Sandang, pangan, dan papan. Ketiga kata itu telah sangat akrab di pendengaran kita sejak dari bangku sekolah dasar.

Ketiganya menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Sandang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), memiliki dua pengertian, yakni bahan pakian dan tali (dari kulit, kain, rotan dan sebagainya) yang dipakai untuk membawa sesuatu dengan disampirkan di bahu atau disilangkan di dada. Pengertian kedua adalah  selendang.

Sedangkan pangan memiliki arti hutan dan makanan. Sementara papan, memiliki arti kayu (besi, batu dan sebagainya yang lebar dan tipis) dan tempat tinggal atau rumah.

Ketiganya harus ada agar manusia merasa aman dan nyaman menjalani hari-harinya. Namun, kali ini kita tak akan membahas ketiganya. Hanya fokus saja membahas masalah pohon buah yang bisa bermanfaat sebagai pangan dan juga papan.

KLIK INI:  Mengenal 3 Jenis Satwa Endemik Sulawesi yang Dipulangkan ke Rumah

Papan atau rumah bahan utamanya adalah kayu, khususnya jika itu rumah kayu. Namun, meski rumah batu, kayu tetap dibutuhkan.

Untuk saat ini, masyarakat lebih memilih rumah batu ketimbang rumah kayu. Selain lebih tahan lama, bahannya juga lebih mudah didapat.

Berbeda dengan kayu dengan kualitas yang baik, kini semakin sulit diperoleh dan harganya pun semakin mahal.

Konstruksi bangunan saat ini, diupayakan penggunaan kayunya seminim mungkin. Banyak masyarakat lebih memilih menggunakan besi atau sejenisnya.

Hal ini sebenarnya bisa jadi kabar baik. Agar kayu bisa lebih lestari. Meski kenyataannya pembalakan liar dan perdagangan kayu tetap saja marak.

Untuk papan, ada beberapa jenis kayu yang bisa digunakan. Tak jarang pula menggunakan pohon buah sebagai bahannya.

Itu karena ada beberapa pohon buah memiliki dua fungsi, yakni sebagai pangan dan juga papan. Di antara:

1. Pohon nangka

Di antara pohon buah paling “andalan” untuk konstruksi rumah. Pohon nangka berada di urutan paling wahid. Karena kualitas yang kuat, khususnya jika dijadikan kusen atau tiang rumah.

Pohon ini termasuk ke dalam suku Moraceae. Memiliki nama ilmiah  Artocarpus heterophyllus. Tingginya bisa mencapai  20 hingga 30 meter.

Selain batangnya, cabang-cabangnya juga bisa digunakan untuk papan, baik berupa balok-balok atau lainnya.

Pohon ini memiliki batang bulat silindris. Diameternya bisa mencapai sekitar 1 meter. Seluruh bagian tumbuhan ini bisa  mengeluarkan getah putih pekat yang lengket apabila dilukai.

Sebagai bahan bangunan rumah, kayu dari pohon nangka bisa tahan hingga usia  puluhan tahun.

Berikut klasifikasi ilmiahnya:

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo:  Rosales
  • Famili:  Moraceae
  • Genus: Artocarpus
  • Spesies: A. Heterophyllus

Tananam ini diyakini  berasal dari India, tepatnya  dari wilayah Ghats bagian barat. Saat ini nangka tersebar diberbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Ia biasanya tumbuh liar di kebun-kebun warga. Ia  berkembang biak melalui bijinya.

KLIK INI:  Cegah Konflik dengan Manusia, KLHK Pantau Gajah Sumatera dengan Teknologi GPS
2. Pohon mangga

Buah mangga selalu menjadi buah favorit. Khususnya bagi perempuan ngidam, tak sedikit yang mencari buah mangga mentah.

Selain buahnya yang bisa dimanfaatkan, tamana yang masuk ke dalam marga Mangifera juga memiliki batang yang bisa digunakan sebagai papan.

Di dunia ini, tanamana dari suku Anacardiaceae memiliki anggota  terdiri dari 35 hingga 40. Mangga, menurut Wikipedia, namanya berasal dari bahasa Tamil, yakni mankay. Man artinya mangga dan kay artinya buah.

Nama ini kemudian dibawa  ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga dalam bahasa Portugis, mango dalam bahasa Spanyol dan Inggris.

Ciri pohonnya yang  berperawakan besar, yang dapat mencapai tinggi hingga 30 m atau lebih menjadikannya pilihan untuk bahan papan.

Pohon ini memiliki  akar tunggang yang bercabang-cabang, yang sangat panjang, bisa   mencapai hingga 6 m.

Berikut klasifikasi ilmiahnya:

  • Kerajaan: Plantae
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Sapindales
  • Famili: Anacardiaceae
  • Genus: Mangifera
  • Spesies: M. Indica
KLIK INI:  Suro, Harimau Sumatera yang Akhirnya Kembali ke Habitatnya di TN Gunung Leuser
3. Pohon durian

Buah dari pohon ini dikenal dengan raja buah. Buahnya berduri dan memiliki cita rasa yang menggoda. Bau buahnya sangat tajam.

Ia berasal dari wilayah Asia Tenggara. Selain sebagai tanaman buah. Batangnya juga bisa dimanfaatkan untuk bangunan rumah sebagai tempat tinggal.

Untuk lebih jelasnya, berikut klasifikasi ilmiah tanaman buah ini

  • Kerajaan: Plantae
  • (tanpa takson): Angiospermae
  • (tanpa takson): Rosidae
  • Ordo:  Malvales
  • Famili:  Malvaceae
  • Genus: Durio
  • Spesies: D. Zibethinus
  • (tanpa takson): Eudikotil
4. Pohon kelapa

Kelapa atau Cocos nucifera merupakan anggota tunggal dalam marga Cocos. Ia berasal dari suku aren-arenan atau Arecaceae.

Batangnya yang menjulang tinggi dan lurus, menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membangun rumah

Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari pesisir Samudra Hindia di sisi Asia, tetapi kini telah menyebar luas di seluruh pantai tropik.

Di daerah-daerah pesisir sangat mudah ditemukan rumah yang menggunakan pohon kelapa sebagai konstruksinya.

Taksonomi kelapa berikut ini

  • Divisi : Tracheophyta
  • Upadivisi : Spermatophytina
  • Klad : angiosperms
  • Tribus : Cocoseae
  • Klad : commelinids
  • Ordo : Arecales
  • Famili : Arecaceae
  • Upafamili: Arecoideae
  • Genus : Cocos
  • Upatribus: Butiinae
  • Spesies : Cocos nucifera
  • Klad : monocots

Sahabat hijau, itulah pohon buah yang bisa jadi pangan dan papan.

KLIK INI:  Komodo dan 10 Hewan Langka Indonesia yang Terancam Tiada