Negeri Kaya, Begini Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia!

oleh -781 kali dilihat
Negeri Kaya, Begini Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia!
Cerek tilik (Charadrius alexandrinus), salah satu burung migrasi yang sedang mencari makan di tambak milik warga-Foto/Taufiq Ismail

Klikhijau.com – Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati raksasa di dunia, persebaran flora dan fauna di negeri ini merata dan menghuni pulau-pulau, ekosistem laut dan terutama hutan.

Ekosistem hutan di Indonesia memiliki keragaman sangat tinggi, mulai dari hutan mangrove, hutan dataran rendah, hutan musim, hutan hujan tropis, sabana dan stepa (padang rumput). Uniknya, setiap ekosistem dihuni beragam jenis flora dan fauna berbeda.

Sebelum membahas mengenai persebaran flora dan funa di Indonesia, sebelumnya perlu memahami dulu apa itu flora dan fauna?

Flora adalah segala jenis tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di daerah tertentu. Sedangkan, fauna adalah seluruh hewan-hewan yang mendiami habitat tertentu.

KLIK INI:  Belasan Pelajar Belanda Belajar Keanekaragaman Hayati di Indonesia
Persebaran flora di Indonesia

Persebaran sumber daya flora di Indonesia sangat dipengaruhi oleh faktor geologis. Faktor geologis berhubungan dengan sejarah pembentukan kepulauan Indonesia pada masa lampau. Para ahli geologi menyebut, pulau-pulau Indonesia di bagian Barat dahulunya merupakan bagian dari Benua Asia. Sedangkan, pulau-pulau di bagian Timur menjadi bagian dari Benua Australia.

Pergerakan lempeng bumi pada masa Pleistosen tiap-tiap bagian terpisah dan kemudian membentuk kepulauan Indonesia seperti saat ini. Dari faktor geologis itulah, persebaran flora di Indonesia dikelompokkan menjadi tiga wilayah utama antara lain:

  • Flora dataran sunda

Flora dataran sunda merupakan flora yang menghuni kawasan Dataran Sunda yang berada di bagian barat wilayah Indonesia. Dataran Sunda meliputi Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Bali. Flora di tempat ini mirip dengan flora di Benua Asia sehingga sering disebut flora Asiatis.

Walau begitu, flora di Pulau Sumatra dan Kalimantan mempunyai keragaman yang lebih tinggi daripada flora di Pulau Jawa dan Bali. Faktor penyebabnya adalah keberadaan hutan tropis yang luas di pulau Sumatra dan Kalimantan. Hutan hujan tropis merupakan sumber  plasma nutfah yang besar.

KLIK INI:  Pernah Dianggap Punah, 6 Satwa Ini Hidup Kembali di Habitatnya

Flora Sumatra-Kalimantan merupakan flora yang menghuni Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan, termasuk pulau-pulau kecil di sekitarnya seperti Kepulauan Riau, Batam, Bangka, Belitung, Nias, dan Pulau Enggano. Di dataran pulau Sumatra dapat ditemukan flora endemik seperti padma raksasa (Rafflesia Arnoldii), Suweg raksasa (Amorphophallus titanium) dan Andalas (Morus macroura).

Sedangkan di dataran Pulau Kalimantan dapat dijumpai flora endemik seperti Tenggaring ((Nephelium lappaceum), Kasturi (Mangifera casturi), Tengkawang tungkul (Sharea stenoptera) dan Anggrek hitam (Coelogyne pondurata).

Adapun ragam flora endemik yang bisa dijumpai di Jawa-Bali antara lain Pohon jati (Tectona grandis L.f), Kepel (Stelechocarpus burahol), Kokoleceran (Vatica bantamensis), Majegau (Dysoxylum densiflorum), dan Gandaria (Bouea macrophylla). Flora-flora ini tersebar di sejumlah pulau-pulau kecil di Jawa, Madura dan Bali antara lain: Kepulauan Karimunjawa, Pulau Nusakambangan, Kepulauan Seribu, dan Pulau Sempu.

  • Flora dataran sahul

Flora dataran Sahul adalah flora  yang menghuni kawasan Dataran Sahul yang terletak di bagian timur wilayah Indonesia. Dataran Sahul meliputi Pulau Papua dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

KLIK INI:  Daftar Flora dan Fauna yang Dilindungi di Indonesia Beserta Nama Ilmiahnya

Dataran sahul mempunya hutan hujan tropis yang mirip dengan hutan hujan tropis Australia Utara. Kemiripan itu terlihat dari flora yang tumbuh lebat dan hijau sepanjang tahun (evergreen). Kemiripan ini pula yang membuatnya dinamai flora Australis.

Papua memiliki hutan hujan tropis yang masih sangat lebat. Keragaman hayati di tempat ini masih sangat tinggi dan terlindungi. Adapun ragam flora yang dapat dijumpai antara lain Sagu (Metroxylon sago Rottb.), Matoa (Pometia pinnata), Buah merah (Pandanus conoideus) dan kayu putih/eukaliptus (Eucalyptus sp.). Setiap tahun ditemukan spesies baru di dataran Papua yang menunjukkan betapa kaya keragaman hayati di sana.

  • Flora peralihan

Flora peralihan menempati bagian tengah wilayah Indonesia. Flora peralihan menjadi penghuni Pulau Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara yang meliputi Pulau Lombok dan Kepulauan Sumbawa.

Istilah flora peralihan ditemukan dari adanya kenyataan bahwa tidak semua flora di Pulau Sulawesi mirip flora Australia. Ada sebagian flora di Sulawesi bahkan lebih mirip flora Asia.

Adapun ragam flora endemik yang dapat dijumpai di sini antara lain: Cendana (Santalum album), Longusei (Ficus manahasae), Kayu manis (Cinnamomum zaylanicum), Anggrek serat (Dendrobium utile), Pohon Lontar (Borassus flabellifer) dan Anggrek larat (Dendrobium phalaenopsis).

KLIK INI:  Hujan Bersemi, Anggrek Lagaligo pun Bersemai, Sungguh Menakjubkan!
Persebaran flora di Indonesia

Persebaran sumber daya alam fauna di Indonesia pertama kali dikelompokkan oleh Alfred Russel Wallace, ahli biologi dan Antropologi dari Inggris. Wallace melakukan ekspedisi ke nusantara pada tahun 1854.

Wallace membuat garis pemisah dari selat Lombok memanjang ke Utara hingga Selat Makassar. Garis semu yang disebut Garis Wallace (Wallace’s line) ini membagi fauna Indonesia menjadi dua tipe, yakni fauna tipe oriental dan fauna tipe Australia.

  • Fauna tipe oriental

Fauna tipe oriental mirip dengan fauna di Asia sehingga disebut juga tipe Asiatis. Fauna tipe ini berada di bagian barat wilayah Indonesia, meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan.

Kawasan ini dihuni banyak spesies mamalia berukuran besar, diantaranya kera dan jenis primata lainnya, serta spesies burung dengan warna bulu kurang menarik, tetapi dapat berkicau. Mamalia berkantung jarang dijumpai di kawasan ini. Contoh fauna tipe oriental antara lain: Harimau Sumatra, Gajah Sumatra, Orang Utan, Bekantan,Tarsius, Kukang, Elang jawa, Badak Bercula satu dan lainnya.

KLIK INI:  Waigeo, Pulau dengan Keanekaragaman Hayati yang Menakjubkan
  • Fauna tipe Australia

Fauna tipe Australia mirip dengan fauna di Australia. Fauna tipe Australia berada di bagian timur wilayah Indonesia meliputi Pulau Jawa, Irian/Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara. Kawasan ini dihuni banyak spesies mamalia berukuran kecil. Ditemukan pula banyak hewan berkantung, namun tidak terdapat kera, serta spesies burung memiliki warna beragam dan indah.

Contoh fauna tipe Australia yaitu Kanguru, Kuskus, Oposum, Burung kasuari, Burung merak, dan Burung Cendrawasih. Selain dua tipe ini, Max Wilhelm Carl Weber, Ahli zoologi dari Jerman menemukan bahwa tidak semua fauna di Pulau Sulawesi termasuk tipe Australia. Weber menjumpai adanya sebagian fauna di Pulau Sulawesi yang merupakan fauna peralihan.

  • Fauna tipe peralihan

Fauna tipe peralihan merupakan fauna yang mempunyai karakteristik mirip fauna Asia maupun Australia. Persebaan fauna tipe ini meliputi wilayah Pulau Sulawesi dan Pulau Nusa Tenggara.

Pulau Sulawesi dianggap sebagai kawasan peralihan fauna Asia dan fauna Australia. Faktanya, di tempat ini ditemukan oposum dan kuskus yang merupakan fauna Australia, serta Bekantan dan Macaca yang merupakan fauna Asia. Selain itu, wilayah peralihan dapat dijumpai Anoa, kuda, Babi rusa dan Beruang.

Itulah persebaran flora dan fauna di Indonesia, semoga menambah wawasan dan pengetahuan kita.

*Referensi: Giyarto, 2015. Sumber Daya Alam dan Pemanfaatannya. SMKK.Klaten.

KLIK INI:  Berapa Lama Tanaman Putri Malu Menutup Daunnya Bila Disentuh?