Ayo, Berkenalan dengan Simplisia! Bahan Alami Pembuatan Obat Alami

oleh -49 kali dilihat
Rorano, Herbal Mistik Alam Ternate
Ilustrasi obat herbal/foto-Ist
Nona Reni
Latest posts by Nona Reni (see all)

Klikhijau.com – Pengetahuan tentang tanaman berkhasiat obat sebenarnya sudah lama dimiliki oleh nenek moyang kita. Dan pengetahuan itu sekarang banyak yang terbukti secara ilmiah.

Jika sahabat hijau ingin meracik obat sendiri tentu harus berkenalan dan memahami istilah simplisia. Simplisia merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut bahan-bahan obat alami yang berada dalam wujud aslinya atau belum mengalami perubahan bentuk.

Simplisia berupa bahan alami yang digunakan untuk obat dan belum mengalami perubahan proses apapun dan umumnya berupa bahan yang telah dikeringkan.

Penggolongan simplisia sendiri ada terdiri dari tiga jenis. Ketiga jenis itu masing-masing memiliki perbedaan, yakni:

KLIK INI:  Mengenal 'Sparkling Coffee', Satu Opsi Atasi Pahitnya Kopi
  1. Simplisia nabati

Simplisia nabati ini dapat berupa tanaman utuh, bagian tanaman, eksudat tanaman, atau gabungan antara ketiganya. Datura Folium dan Piperis Nigri Fructus, misalnya.

Eksudat tanaman sendiri merupakan isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau dengan cara tertentu memang sengaja dikeluarkan dari selnya.

Keberadaan eksudat tanaman dapat berupa zat-zat atau bahan-bahan nabati lainnya yang dengan cara tertentu dipisahkan atau diisolasi dari tanamannya.

  1. Simplisia hewani

Simplisia hewani ini dapat berupa hewan utuh atau juga zat-zat berguna yang memang dihasilkan oleh hewan. Bahannya ini belum berupa bahan kimia murni, misalnya minyak ikan (Oleum iecoris asselli) dan madu (Mel depuratum).

KLIK INI:  Wow, 8 Obat Alami Ini Bisa Membuat Suasana Harmonis Pasangan
  1. Simplisia pelikan atau mineral

Simplisia yang berupa bahan pelikan atau mineral yang belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dan belum berupa bahan kimia murni contohnya serbuk seng dan serbuk tembaga.

Simplisia tanaman obat termasuk dalam golongan simplisia nabati. Secara umum pemberian nama atau penyebutan simplisia didasarkan atas gabungan nama spesies diikuti dengan nama bagian tanaman, misalnya merica dengan nama spesies Piperis albi maka nama simplisianya disebut piperis Albi fructus. Fructus ini menunjukkan bagian tanaman yang berarti buah.

Nama latin bagian tanaman yang digunakan dalam tata nama simplisia antara lain:

  • Flos (bunga)

Flash dapat berupa bunga tunggal atau majemuk maupun bagian bunga majemuk serta komponen penyusun bunga.

  • Semen (biji)

Untuk membuat simplisia jenis ini, biji diambil dari buah yang benar-benar telah masak sehingga umumnya sangat keras. Bentuk dan ukuran simplisia biji pun bermacam-macam tergantung dari jenis tanaman yang digunakan.

KLIK INI:  Keripik Daun Kelor, Memang Ada? Ini kisah dan Khasiatnya!
  • Cortex (kulit)

Cortex merupakan kulit bagian terluar dari tumbuhan atau tanaman tingkat tinggi yang berkayu.

  • Folium (daun)

Simplisia yang  paling umum digunakan sebagai bahan baku ramuan obat tradisional maupun minyak atsiri adalah folium.

  • Herba (seluruh tanaman)

Herba umumnya berupa produk tanaman obat dari jenis herbal yang bersifat herbaceous.

KLIK INI:  Label Ramah Lingkungan Bakal Menghiasi Makanan dan Minuman di Supermarket
  • Lignum (kayu)

Lignum merupakan pemanfaatan bagian dari batang atau cabang.

  • Radix (akar)

Akar yang sering dimanfaatkan untuk bahan obat dapat berasal dari jenis tanaman yang umumnya berbatang lunak dan memiliki kandungan air yang tinggi.

  • Bulbus (umbi)

Umbi adalah produk berupa potongan rajangan umbi lapis, umbi akar, atau umbi batang.

  • Rhizoma (rimpang)

Rimpang merupakan produk tanaman obat berupa irisan rimpang atau potongan-potongan.

  • Perikarpium (kulit buah)

Kulit buah ada yang lunak keras bahkan ada pula yang ulet dengan bentuk bervariasi.

KLIK INI:  Memesona, Kastuba Berpotensi sebagai Tanaman Hias sekaligus Obat
  • Fructus (buah)

Buah ada yang lunak dan ada pula yang keras. Buah yang lunak akan menghasilkan simplisia dengan bentuk dan warna yang sangat berbeda khususnya bila gua masih dalam keadaan segar.

Ketika sahabat hijau punya simplisia tumbuhan perlu kalian lakukan adalah mengecek kebenaran identitasnya, kemudian pilihlah simplisia yang bermutu baik dan tidak tercampur dengan tumbuhan lain.

Selanjutnya lakukan pengobatan organoleptik atau pengujian terhadap bahan makanan yang meliputi: penampilan, kerusakan, ukuran, warna, bau, dan rasa.

Nah itulah sedikit penjelasan singkat tentang simplisia, sahabat hijau. Semoga bermanfaat.

KLIK INI:  Berbagai Khasiat Rumput Laut Bagi Kesehatan, Cocok untuk Diet