Perihal Pohon Sawo dan Hal Lain yang Menarik Tentangnya

Publish by -157 kali dilihat
Penulis: Irhyl R Makkatutu
Pohon Sawo Manila
Sawo manila sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh

Klikhijau.com – Pohon itu tumbuh di taman belakang rumah kekasih. Rindang dan menyejukkan ketika panas matahari sedang memanggang Sungguminasa, Gowa. Taman kecil itu tidak terawat, tapi pohon tersebut tetap tumbuh subur dan tabah.

Kehadirannya menjadi berkah bagi berbagai jenis burung, bahkan kelelawar bersarang di dalam rumah kekasih (nama rumah yang saya huni). Tak ingin jauh dari pohon itu.

Jika buahnya masak, rasanya lembut dan manis. Mengandung banyak sari buah. Memilki biji keci yang keras, yang bisa mencapai 12 butir. Buahnya jika  baru dipetik teksturnya keras, dan perlu disimpan 3-7 hari agar menjadi masak dan lunak agar bisa dimakan.

Awalnya saya tak tahu itu pohon apa, hingga suatu hari Ibu datang dari Bulukumba dan melihatnya.

Nupinnaja-naja kamua inne sao manilayya,” ujar ibu, yang artinya kurang lebih begini, kenapa kamu membuang-buang buah sawo ini. Bagi orang Bugis-Makassar, sawo lebih dikenal dengan nama sao manila.

Tidak banyak orang yang tahu atau pernah melihat pohon sawo, itu terbukti dari setiap orang yang berkunjung ke rumah kekasih selalu bertanya, ini pohon apa. Ketika saya menjawabnya, pohon sawo, mereka kerap membalasnya.

“Oo, ini yang dinamakan sawo,”

Padahal, kata sawo sangat populer, sebab biasa dicirikan dengan kulit seseorang, yakni berkulit sawo matang. Saya sebelum kenal sawo, kerap juga menulis kulit saya sawo matang, meski kenyataannya tak demikian.

KLIK INI:  Manfaat Buah Ciplukan, dari Masalah Mulut hingga Tangkal Kanker
Sawo manila (manilkara zapota)

Di Wikipedia, namanya memang sawo manila (manilkara zapota). Pohon buah yang bisa berumur panjang. Dapat tumbuh hingga setinggi 30-40 M. Bercabang rendah, batang sawo manila berkulit kasar abu-abu kehitaman sampai coklat tua. Seluruh bagiannya mengandung lateks atau getah berwarna putih susu yang kental.

Sawo manila  berdaun tunggal, terletak berseling, sering mengumpul pada ujung ranting. Sari buahnya dapat dipekatkan menjadi sirup, atau difermentasi menjadi anggur atau cuka. Getahnya dapat dijadikan lem ataupun pernis.

Di Amerika, getahnya  disadap, dikentalkan menjadi chicle yang merupakan bahan permen karet alami. Getah ini juga diolah menjadi aneka bahan baku industri sebagai pengganti getah perca dan bahan penambal gigi.

Kayu sawo berkualitas bagus, tergolong kayu keras dan berat dengan tekstur halus dan pola warna yang menarik. Karena itulah disukai sebagai bahan perabot dan ukir-ukiran, termasuk untuk pembuatan patung, karena sifatnya yang mudah dikerjakan dan  dipelitur. Juga memiliki keawetan yang baik, tahan terhadap serangan jamur dan serangga.

Kulit kayunya menghasilkan tanin, yang secara tradisional digunakan nelayan sebagai bahan pencelup (ubar) layar dan alat pancing. Menurut penelitian yang dikutip Setiawan Dalimartha bahwa secara in vitro, ekstrak daun sawo manila dengan kadar 0,5%, 1%, dan 2% dapat meningkatkan kelarutan batu ginjal dan garam kalsium lainnya. Diketahui juga, bahwa daya larut ekstrak metanol lebih besar daripada ekstrak air.

KLIK INI:  Ekidna, Si Moncong Panjang Khas Papua yang Tak Populis dan Terancam Punah

Pohon sawo tahan terhadap kekeringan, salinitas yang agak tinggi, dan tiupan angin keras. Dan dapat berbunga serta berbuah sepanjang tahun, akan tetapi pada umumnya terdapat satu atau dua musim berbuah puncak.

Tanaman ini diperkirakan berasal dari Amerika tropis seperti Guatemala, Meksiko, dan Hindia Barat- dan di Jawa, tumbuhan ini bisa didapati di dataran rendah.

Para penjajah bangsa Spanyol membawanya dari Meksiko ke Fhilipina, dan kemungkinan dari sana menyebar ke Asia Tenggara. Di Indonesia yang terkenal adalah sawo manila, sawo duren, sawo mentega, dan sawo kecik.

Di dalam sawo dapat ditemukan protein nabati, lemak sehat, kalsium, karbohidrat, fosfor, hingga berbagai vitamin, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin E. Tak hanya itu, sawo juga kaya akan kandungan serat. Sawo memiliki banyak  manfaat bagi kesehatan tubuh.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Buah sawo bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Buah sawo mengandung sumber sukrosa dan fruktosa alami yang bisa memberi energi untuk tubuh. Kemudian efeknya bisa membantu tubuh menjadi lebih sehat dan tidak mudah sakit.

  •     Mencegah anemia

Sawo memiliki kemampuan mencegah anemia. Pakar kesehatan menyebutkan sawo ternyata memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi.

KLIK INI:  Bersama P3E Suma, Unismuh Makassar Menuju Kampus Berwawasan Lingkungan

Kandungan zat besi ini  akan membantu tubuh memproduksi sel darah merah dengan baik sehingga akan mencegah terjadinya anemia.

Sedangkan, bagi wanita yang lebih berisiko terkena masalah anemia saat haid, ada baiknya memperbanyak konsumsi buah ini menjelang atau sesudah fase menstruasi.

  • Mengatasi sariawan

Buah sawo juga memiliki kemampuannya mengatasi radang mulut dan sariwan. Dengan kandungan vitamin A dan C yang tinggi, buah ini mampu menjaga tubuh dari berbagai macam radikal bebas.

  •  Menjaga kecantikan kulit

Tingginya kandungan vitamin C pada sawo ternyata bisa membantu tubuh untuk mengusir radikal bebas. Tak hanya itu, manfaat sawo bagi kesehatan juga terkait dengan adanya antioksidan dalam sawo.

Buah sawo kaya antioksidan bernama polifenol yang bersifat anti peradangan, antiparasit, antivirus, serta antibakteri. Anda pun akan lebih baik dalam mencegah keriput dini sekaligus membuat kulit tetap awet muda.

  • Menjaga kesehatan mata

Tingginya kandungan vitamin A pada sawo membuat tubuh lebih baik dalam menjaga kesehatan mata.

KLIK INI:  Dua Jenis Burung Ini Menghilang, Kemungkinan Telah Punah
  • Mengatasi nyeri otot

Buah sawo berguna karena mengandung bahan alami yang akan mengurangi infeksi akibat bakteri dan virus. Bahan inilah yang penting untuk mencegah otot tubuh menjadi lebih mudah sakit dan membuat tubuh menjadi lebih nyaman.

  • Mengatasi stres

Buah sawo  ternyata tidak hanya terkait dengan kesehatan fisik saja, melainkan juga memberikan dampak positif terhadap psikis. Buah sawo dipercaya mampu menghilangkan stres.

Hal ini diakibatkan oleh kandungan obat penenang alami yang membantu tubuh dan sistem saraf menjadi rileks. Khasiat buah sawo lanjutannya adalah membantu mengatasi insomnia dan serangan panik.

  • Mengatasi wasir dan gangguan pencernaan lainnya

Kandungan serat dan tanin yang bisa mengatasi peradangan dan infeksi karena wasir. Tak hanya itu,  sawo ternyata bisa mencegah masalah sembelit, kanker usus besar, sekaligus membuat pencernaan menjadi lebih sehat.

  •  Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Khasiat buah sawo juga  kemampuannya menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan kalsium, fosfor, dan zat besi dalam sawo ternyata bisa membuat tulang dan gigi menjadi lebih sehat dan kuat.

  •  Menjaga kesehatan ginjal

Mengonsumsi buah sawo bisa membuat ginjal menjadi lebih bersih. Manfaat buah sawo didapatkan karena senyawa kimia yang akan membuat racun dengan cara meningkatkan volume air seni. Proses ini membuat tubuh menjadi lebih bersih dan sehat.

  • Dapat mengobati tifus

Buahnya yang masih mentah dipercaya dapat mengobati penyakit tifus. Buah mentah tersebut diparut lalu diperas kemudian diminum airnya.

Jika kelak kamu berkunjung ke rumah kekasih, dengan senang hati saya akan menunjukkan pohon sawo yang tumbuh di taman belakang yang tidak terawat itu. Kamu boleh memetik buahnya dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh.

KLIK INI:  Waspada, Sulsel Masuk 10 Besar Tertinggi Kasus DBD
Editor: Irhyl R Makkatutu

KLIK Pilihan!