Bunga Tasbih, Tanaman Berbunga Cerah yang Bisa Berdamai di Segala Kondisi

oleh -28 kali dilihat
Bunga Tasbih, Tanaman Berbunga Cerah yang Bisa Berdamai di Segala Kondisi
Bunga tasbih-foto/Ist

Klikhijau.com – “Dilarang menginjak taman.” Larangan itu terpancang di taman-taman rumah sakit Andi Sulthan Daeng Radja, Bulukumba. Di salah satu tamannya, tumbuh bunga tasbih.

Bunga tasbih yang tumbuh itu, berwarna kuning cerah. Namun, kecerahan itu sepertinya luput dari perhatian pengunjung rumah sakit.

Tanaman bernama ilmiah Canna ini termasuk tanaman bunga yang mudah ditemukan. Terkadang sengaja ditanaman di pinggir jalan untuk memberi nuansa cerah.

Tanaman dari ordo Zingiberales ini memang mendukung untuk dikembangkan, karena ia mudah tumbuh. Ia dapat bertumbuh di segala kondisi, baik di daerah berhawa dingin maupun panas. Ia bisa tumbuh dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

KLIK INI:  Tanaman Pot Primadona, Pilih Aglonema atau Janda Bolong?

Perawatannya pun tak terlalu rumit, bahkan jika dibiarkan bisa saja menjadi “invasi”. Pertumbuhannya sangat cepat hingga mencapai ketinggian dua meter.

Bunganya yang indah dan cukup beragam menjadi daya tarik dari tanaman ini. Sayangnya bunga tasbih hanya merupakan tanaman luar, sehingga kurang cocok jika ditanam di dalam ruangan (indoor).

Tanaman yang berasal dari berasal dari daerah tropis  benua Amerika ini memiliki rimpang tebal menyerupai ubi.

Daunnya lebar dan besar, menyirip jelas. Warna daunnya hijau atau merah tengguli, bunganya besar dengan warna-warna cerah, seperti merah muda, merah, dan kuning yang tersusun dalam bentuk tandan.

Bentuk tanaman ini adalah berumpun dan merupakan tanaman herba, semua bagian vegetatifnya, yaitu daun, batang,  serta kelopak bunganya sedikit berlilin.

Namun, untuk lebih jelasnya berikut morfologi bunga tasbih:

KLIK INI:  Tak Hanya Tawarkan Nilai Estetis, Ini Fungsi Lain dari Tanaman Hias
  • Daun

Daun bunga tasbih memiliki, yakni berdaun tunggal, tersusun dalam tangkai pendek dan tumbuh berselang-seling.  Bentuknya oval dengan ujung runcing. Sementara permukaan atasnya berwarna hijau, tembaga gelap atau keunggu-ungguan dan tulang daun menyirip (pennversis).

  • Buah

Ciri buah bunga tasbih berbentuk bulat telur dan pada bagian luar terdapat duri lunak. Bijinya 4 hingga 5 buah dan berbentuk bulat.

  •  Akar

Bunga tasbih memiliki ciri-ciri akar berupa sistem perakaran serabut (Adix adventicia). Akarnya rimpang atau rhizoma.

  • Batang

Percabangan monodial merupakan ciri batang dari bunga tasbih. batangnya berbentuk bulat atau teres, sementara permukaan batangnya rata (laeves).

Batang dari tanaman ini  berdaging dan mengandung air (herbaceous). Ada nodus pada batangnya, berwarna hijau dan terbentuk dari pelepah-pelepah daun yang saling menutupi satu sama lain sering yang disebut “batang palsu”.

KLIK INI:  Pohon Andalas, Maskot Provinsi Sumatera Barat, Manfaat dan Fakta Unik di Baliknya!
  • Bunga

Ciri  tanaman ini adalah bunga majemuk, berbentuk tandan  (racemus) dan muncul pada ujung batang. Bunga tasbih termasuk bunga bisekxualis, benang sari empat steril dan satu fertil, bentuk lembaran mahkotanya disebut  stamenidium. Sementara putiknya berbentuk pipih

Nama dan klasifikasi

Tanaman ini memiliki banyak nama, di antaranya Canna indica, hosbe (Batak), bunga tasebe   (Makasar dan Bugis),  ganyong hutan (Melayu), tasbih (Madura), milu-milu (Bali), , ganyong wana, ganyol lueweung (Sunda), dan kela, kontas, totombe, wuro (Minahasa), dan tasupe (Ternate)

Nama lain yang disandangnya adalah ganyong wono, kembang tasbih, panah india, ganyong hutan, ganyong leuweung, dan ganyong alas.

KLIK INI:  7 Tanaman yang Paling Sering Jadi Suvenir Pernikahan

Tanaman ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Spermatophyta
  • Kelas: Monocotyledoneae
  • Ordo: Zingiberales
  • Famili: Cannaceae
  • Genus: Canna
  • Spesies: Canna
Manfaat bunga tasbih

Di Australia, tanaman ini  dikenal sebagai penghasil tepung. Rasa rimpangnya yang manis dan bersifat sejuk menjadikan umbinya sebagai penyejuk, peluruh kencing, pereda demam,  penenang dan menurunkan tekanan darah.

Sedangkan bunganya bersifat hemostatis dan daunnya mengandung tannin dan sulfur  rimpang tanaman ini  dapat menghilangkan keputihan.

Hampir semua bagian dari bunga tasbih biasa digunakan sebagai obat herbal dan tradasional, mulai dari batang, daun hingga bunganya kerap dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan

Jika ingin memperbanyak tanaman ini cukup mudah, cukup mencabutnya saja, selama ada akar atau tunas atau bonggolnya, maka potensi tumbuhnya cukup besar.

Jadi, selamat mencoba, selamat menanam!

KLIK INI:  Mengenal 6 Jenis Penyu di Indonesia pada Momen World Turtle Day