Karhutla Belum Padam, Pemerintah Justru Buka Lahan 2 Juta Ha untuk Target E20 2029

Karhutla Belum Padam, Pemerintah Justru Buka Lahan 2 Juta Ha untuk Target E20 2029
Karhutla Belum Padam, Pemerintah Justru Buka Lahan 2 Juta Ha untuk Target E20 2029, - Foto: Greanpeaace.org
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kepungan asap yang masih menyelimuti langit Sumatra, Kalimantan, dan Papua, pemerintah justru menyiapkan perluasan lahan hingga 2 juta hektare.

Kebakaran hutan dan lahan belum padam. Titik api masih menyala di sejumlah daerah, menghanguskan ekosistem, mengancam kesehatan warga, dan memicu kekhawatiran soal deforestasi. Namun di saat yang sama, pemerintah sedang mempercepat rencana besar: mengalihkan jutaan hektare lahan untuk mengejar target BBM campuran etanol 20 persen (E20) pada 2029.

Target itu membutuhkan lahan dalam skala masif. Pertanyaannya kini bukan hanya apakah target itu realistis, melainkan seberapa besar harga yang harus dibayar lingkungan dan masyarakat di wilayah yang sedang membara.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kebutuhan lahan untuk pengembangan bahan baku bioetanol mencapai 1-2 juta hektare, yang akan ditanami tebu, singkong, dan jagung. Pemerintah juga menyatakan akan melakukan konsolidasi lahan untuk mendukung target tersebut.

Menurut Koalisi Transisi Bersih, rencana ini memperlihatkan logika sesat pemerintah membangun agenda transisi energi. Saban kali kebutuhan energi bertambah, negara kembali mencari tanah untuk dikorbankan. Padahal, tiap jengkal tanah memiliki fungsi ekologis, menopang penghidupan, dan merupakan ruang hidup masyarakat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2
Editor

Arman Jaya

Bergiat di isu-isu ekososial, pesisir dan pedesaan