Cerita Elang Alap Jepang yang Lepas dari Jeratan Maut

Klikhijau.com โ€“ Jika kau bertanya, hari apa yang tak akan pernah bisa kulupakan. Tanpa ragu akan kujawab hari Senin. Jika pertanyaannmu lebih detail, misalnya tanggal berapa dan jam berapa. Aku bisa m...

Cerita Elang Alap Jepang yang Lepas dari Jeratan Maut
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Jika kau bertanya, hari apa yang tak akan pernah bisa kulupakan. Tanpa ragu akan kujawab hari Senin. Jika pertanyaannmu lebih detail, misalnya tanggal berapa dan jam berapa. Aku bisa menjawabnya dengan enteng. Sekali tarikan napasย  saja.

Aku sangat yakin bisa menjawabnya. Cepat dan lancar. Sebab hari itu aku lepas dari kurungan jaโ€™ba (kandang) atau barangkali lebih tepatnya, lepas dari jeratan maut. Hari itu, Senin, 9 Maret 2026, jam 2 siang lewat 43 menit.

Sebelum kulanjutkan kisah paling menggetarkan dalam hidupku itu. Aku ingin memperkenalkan diri dulu. Namaku Elang Alap Jepang. Namun di Desa Kindang, Bulukumba yang menjadi tempat tinggalku. Namaku adalah Sikko. Ada pula yang memanggilku Sentoโ€™.

Mungkin aku adalah burung yang paling dibenci oleh mereka yang memiliki anak ayam. Aku bisa memangsa anak ayam dengan sangat cepat. Itulah sebabnya aku dinamai Sentoโ€™.

[irp]

Sentoโ€™ dalam bahasa Konjo bisa diartikan mengambil sambil berlari, berjalan atau terbang dengan sangat cepat. Nyaris tak terlihat. Dan itulah yang kulakukan ketika mengambil anak ayam dari induknya.

Akuย  memiliki nama ilmiah yang cukup keren, Tachyspiza gularis. Aku ada pemangsa. Bukan hanya anak ayam, tetapi juga beburung. Khususnya yang ukurannya lebih kecil dari tubuhku.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: