Mataku Mata Air

Mataku Mata Air
Ilustrasi mata-foto/Gemini AI
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Mataku Mata Air

sssttt, lalu apa yang kau ingin dari mataku selain air mata? aku telah keringkan semua, saat kau berjalan hingga anak tangga terakhir

aku berdoa, kau akan menoleh pada langkahmu yang ketujuh, tapi ujung sandalmu lebih menarik daripada mataku

aku ingin teriak memanggil namamu, kekasih. suaraku telah kuhabiskan saat membisikkan

---aku cinta kamu---

sekarang hujan tak pernah datang, tapi mataku jadi mata air. berisi penuh.

aku tahu, sejak langkahmu menuruni tangga rumah, awan bermukim di mataku lebih pekat dari pabara'

dan sewaktu-waktu akan berubah hujan--mengantar semua akanmu

ketika api membakar hutan, orang-orang ingin menadah air dari mataku.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2
Editor

Tim Redaksi

Artikel ini disusun oleh tim redaksi