Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat

Klikhijau.com โ€“ Selada air itu tumbuh tidak jauh dari Danau Kahayya. Tumbuh dialiran air yang jernih, yang keluar dari celah bebatuan. Tempat yang dianggap keramat oleh sebagian masyarakat. Air yan...

Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Selada air itu tumbuh tidak jauh dari Danau Kahayya. Tumbuh dialiran air yang jernih, yang keluar dari celah bebatuan. Tempat yang dianggap keramat oleh sebagian masyarakat.

Air yang mengalir itu kemudian tertampung di rahim Danau Kahayya yang masih alami.

Beberapa hari lalu, ketika menghadari pesta pernikahan keluarga di Desa Kahayya, yang kini masuk Desa Kawasan Wisata di Bulukumba. Ibu menyempatkan diri memanen selada airโ€”warga sekitar menamainya gelang.

Selada air itu ditanam dan dipelihara oleh Puang Roncing sekeluarga. Rumah mereka adalah satu-satunya rumah yang berdiri di dekat danau.

[irp]

Meski mereka menanam dan memelihara selada air itu, bagi sesiapa yang ingin memanennya akan dipersilahkan. Tanpa meminta bayaran.

Tumbuhan sayur ini memang banyak terdapat di Desa Kahayya, itu karena ia menyukai bertumbuh di daerah beriklim dingin dengan air bersih yang mengalir pelan. Dan Desa Kahayya dikaruniai kedua hal tersebut.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: