Ternyata Makanan Ini Masih Bisa Dikonsumsi Meski Telah Kadaluwarsa

oleh -270 kali dilihat
Ternyata Makanan Ini Masih Bisa Dikonsumsi Meski Telah Kadaluwarsa
Perhatikan tanggal kadaluwarsa pada makanan sebelum membeli/foto-Tribunnews.com
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com –  Mengonsumsi makanan yang sudah kadaluwarsa tentu mengkhawatirkan. Karena itu, banyak orang langsung membuangnya begitu mendapati makanan kadaluwarsa.

Apalagi jika yang mengonsumsinya adalah wanita hamil, bayi, lansia dan penderita penyakit tertentu. Hal tersebut tidak dibenarkan sebab risikonya cukup tinggi.

Namun, ternyata bagi konsumen umum masih dapat mengonsumsi produk yang telah ‘expired’ karena aman.

Professor Judith Evans mengungkapkan kepada The Sun, 21 Juni 2019 beberapa tanda dan jenis makanan masih dapat dikonsumsi meski telah kadaluarsa:

KLIK INI:  Penasaran Mengapa Obat-obatan Memiliki Tanggal Kadaluwarsa, Begini Penjelasannya
  • Roti

Simpanlah roti di dalam freezer agar bertahan hingga 6 bulan. Jika disimpan dengan benar dalam suhu ruangan maka roti akan bertahan selama 5-7 hari setelah tanggal kedaluwarsa.

Hindari menyimpan roti di lemari pendingin karena membuatnya lebih mudah basi karena proses rekristalisasi yang lebih cepat.

Roti yang telah ditumbuhi jamur berwarna hitam harus segera dibuang, namun jamur berwarna biru cukup dibuang bagian jamurnya saja.

  • Pasta dan nasi

Pasta kering dapat bertahan selama 2 tahun jika disimpan dengan baik. Untuk pasta yang telah dimasak dan belum dibumbui, hanya akan bertahan beberapa hari setelah tanggal kedaluwarsa jika sudah dibuka.

KLIK INI:  Beri Makanan Ini Jika Ingin Memiliki Buah hati yang Cerdas!

Sementara beras cokelat dapat dikonsumsi sekitar 1 bulan setelah tanggal kedaluwarsa pada kemasannya. Beras putih dapat dikonsumsi beberapa bulan jika disimpan dengan baik.

  • Keju

Banyak jenis keju yang masih aman dikonsumsi bahkan setelah melewati tanggal kedaluwarsa. Keju dengan tekstur keras masih boleh dimakan 6 minggu setelah tanggal kedaluwarsa jika disimpan di lemari pendingin.

Pastikan Anda membuang bagian-bagian yang terlihat berjamur. Sementara untuk jenis keju yang lembut, seperti camembert dan brie, dapat dikonsumsi setidaknya 1 minggu setelah tanggal kedaluwarsa jika kemasannya belum dibuka.

  • Susu

Susu dan butter dapat dibekukan agar bertahan selama tiga bulan. Susu semi-skim biasanya masih dapat dikonsumsi dua hari setelah tanggal kedaluwarsa. Untuk menguji kelayakannya, perhatikan apakah susu tampak encer atau berbau asam, jika demikian maka sudah tidak layak dikonsumsi. Susu dengan kandungan lemak lebih rendah akan bertahan lebih lama.

  • Telur

Umumnya telur masih dapat dikonsumsi jika disimpan dengan baik selama 3 atau 4 minggu. Untuk memeriksa kelayakannya, celupkan telur di mangkuk berisi air.

KLIK INI:  Inilah Manusia-Manusia Pemakan ‘Sampah’ dan Makanan Sisa

Jika telur tenggelam ke dasar maka Anda aman mengonsumsinya. Telur memproduksi gas saat mulai busuk sehingga akan mengapung di air jika sudah tidak segar.

  • Kentang

Kentang yang telah melewati tanggal kedaluwarsa masih dapat dikonsumsi. Pastikan bahwa bagian dalamnya masih berwarna kecokelatan dan padat. Jika nampak sudah hijau dan berkecambah, potonglah bagian tersebut dan olah seperti biasa. Kentang yang sedikit lunak masih dapat dikonsumsi, namun rasanya sudah memudar.

  • Produk daging

Daging ayam sudah tidak aman untuk dikonsumsi jika telah melewati tanggal kedaluwarsa selama 24 jam karena berpeluang mengandung bakteri salmonella. Begitu pula dengan daging sapi, tidak boleh dikonsumsi lebih dari 24 jam setelah tanggal kedaluwarsa atau sudah tampak cokelat atau abu-abu.

Sementara daging ikan asap seperti salmon atau kippers, dapat dikonsumsi 3 hari setelah tanggal kadaluarsa jika disimpan di dalam lemari pendingin. Sementara ikan segar harus segera dibuang 1 hari setelah masa kedaluwarsa.   .

  • Pasta tomat

Pasta tomat dalam kemasan kaleng jika disimpan di tempat yang dingin, gelap, dan tersegel, akan bertahan selama satu tahun setelah masa kedaluwarsa.

Hal ini juga berlaku untuk produk kalengan sejenis. Jika telah dibuka, simpanlah di dalam wadah baru yang rapat dan dikonsumsi bila tdak ada jamur yang terlihat. Namun jika kaleng sudah berkarat atau sedikit terbuka, maka sudah tidak aman untuk dikonsumsi.

KLIK INI:  Minuman Khas Ini Hanya Ditemukan di Indonesia