Menikmati Akhir Pekan dengan Pantun Lingkungan yang Menginspirasi

oleh -49 kali dilihat
kata bijak
Ilustrasi alam - Foto/Unsplash

Klikhijau.com – Pantun telah menjadi penyampai pesan sejak dulu. Pantun adalah jenis puisi lama. Memiliki ciri tersendiri, berjumlah empat baris.

Dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun memiliki arti bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b).

Pada awalnya jenis sastra ini (pantun) merupakan sastra lisan, yang kemudian berkembang menjadi sastra tulis.

Saat ini, tak banyak lagi yang menulis atau menekuni pantun. Padahal ia bisa menjadi penyampai pesan yang efektif.

KLIK INI:  Kisah BSU Hoki dan Pertamina Ubah Paradigma Masyarakat tentang Sampah

Ada beragam jenis pantun, salah satunya adalah pantun lingkungan. Dikutip dari beberapa sumber, berikut pantun-pantun lingkungan:

1

Ambil kayu jadikan papan,
Untuk membuat meja makan,
Pungut sampah berserakan,
itulah namanya kebajikan.

2

Buat rumah di hutan belukar
Pohon rusak jadi tontonan
Hutan bukan untuk dibakar
Tapi untuk sumber kehidupan

3

Burung pipt burung dara
Bagus rupanya berwarna warni
Agar alam tetap terjaga
Janganlah kita mengotori

4

Koar-koar masalah tunjangan
Sampai-sampai semua tidak sabar
Coba lihat masalah lingkungan
Yang rusak karena tercemar

5

Buat rumah di hutan belukar
Pohon rusak jadi tontonan
Hutan bukan untuk dibakar
Tapi untuk sumber kehidupan

6

Buah mangga dipetik Ata
Mangga mantap itu punya Pak Ari
Ayo bersama jaga lingkungan kita
Agar tetap aman dan asri

7

Sungguh indah kerajinan rotan
Dibuat menarik oleh pengrajinnya
Mari kita menjaga hutan
Jangan sampai kita merusaknya

8

Sarapan pagi sambil baca koran
Baca berita tentang batu apung
Bayangkan jika tidak ada hutan
Banyak air siapa yang menampung

KLIK INI:  Sumpah, Ini Hanya Cerpen Sampah
9

Burung kakaktua hinggap di dahan pohon
Seseorang menatapnya dari kejauhan
Siapa yang suka menjaga kebersihan
Pasti dia sholeh dan tampan

10

Jalan-jalan ke gunung salak
Jangan lupa membeli kemiri
Kalau bumi kita rusak
Pasti kita yang akan merugi

11

Kalau ada air yang bersih
Tentu boleh kita menggunakannya
Kalau lingkungan kamu ingin bersih
Buanglah sampah pada tempatnya

12

Begitu besar si pohon lontar
cocok ditanam dihalaman
Mari jaga lingkungan sekitar
Udara Segar hatipun nyaman

13

Ke pasar beli buah-buahan
Jangan lupa mampir ke telaga
Sungguh indah ciptaan Tuhan
Sudah sepatutnya kita jaga

14

Burung kutilang hinggap didahan
Seseorang menatapnya dari kejauhan
Siapa yang suka menjaga kebersihan
Pasti dia sholeh dan tampan

KLIK INI:  Saat Komunitas Literasi Berkebun: Tanam Pohon Tin, Panen Rambutan
15

Kalau santai dipekarangan
Enaknya sambil baca koran
Jangan pernah buang sampah sembarangan
Kalau tidak mau kebanjiran

16

Sungguh indah bunga ditanam
Pergi kesana bersama teman
Mari kita menjaga kebersihan
Kebersihan itu sebagian iman

17

Makan Kedondong rasanya asam
Sama rasa dengan mangga
Mari kawan lestarikan alam
Agar bumi selalu terjaga

KLIK INI:  Kudengar Bisik Alam Memanggilmanggilku
18

Puteri raja datang memohon,
agar pulang kasih dirantau.
Mari kita tanam pohon,
alam sekitar terlihat hijau.

19

Dingin rasanya daun telinga,
pedih pula kedua mata.
Mari kita tanam bunga,
agar semarak lingkungan kita.

20

Burung nuri terbang rendah,
mungkin lelah kedua sayapnya.
Bunga cantik menghias indah,
mata memandang jiwa bahagia.

21

Rasa sakit kembali kambuh,
meminum obat jangan jenuh.
Jika pohon banyak tumbuh,
udara segar akan penuh.

KLIK INI:  Tanah Duka, Tanah Luka
22

Indramayu kota Mangga,
mangga matang enak rasanya.
Alam sekitar kotor tak terjaga,
hidup terancam banyak bahaya.

23

Matang nangka masih di dahan,
dipetik satu oleh teman.
Lingkungan adalah anugerah Tuhan,
jagalah agar hidup nyaman.

24

Air tumpah ke mana larinya,
seluruh lantai terlihat basah.
Buang sampah pada tempatnya,
agar bersih senantiasa.

25

Kayu beringin mudah dipahat,
tumbuh dekat rumah Camat.
Lingkungan bersih badan sehat,
apapun akan terasa nikmat.

26

Baju baru dipakai longgar,
anak Cina jalan berputar.
Udara segar badan bugar,
semakin cinta alam sekitar.

KLIK INI:  Mencicipi Eksotisme Puisi-Puisi Pablo Neruda yang Bernuansa Alam
27

Mengalir air ke selokan,
mengalir bahagia jika beriman.
Jika sampah berserakan,
lingkungan kotor banyak kuman.

28

Perut lapar segera makan,
lauknya daging juga ikan.
Pungut sampah berserakan,
itulah namanya kebajikan.

29

Hujan turun sangat sedikit,
sudah duduk lalu bangkit.
Lingkungan kotor banyak penyakit,
penyakit datang selalu menjangkit.

KLIK INI:  Apakah Kau Hanya Akan Datang Sebagaimana Petang?
30

Buah baik yang dipilih,
hati-hati dengan duri.
Jika lingkungan bersih rapih,
hidup nyaman terasa asri.

31

Ternak pulang ke dalam kandang,
telah seharian mencari makan.
Sedap mata memandang,
jika bersih alam lingkungan.

32

Purnama datang air pasang,
perahu bocor hampir karam.
Agar alam tidak gersang,
pohon ditanam rajin disiram.

33

Kopi janji kopi kenangan
Diseruput menjelang malam
Biar saja mereka merusak lingkungan
Nanti juga disambar sama bencanan alam

34

Kalau dongkol jangan berguman
Mending kamu cari hiburan
Jangan ngaku cinta alam
Kamu masih buang sampah sembarangan

35

Sungguh pedas rasanya lada,
Apalagi ditambah dengan merica,
Alam sekitar kotor tak terjaga,
hidup terancam banyak bahaya.

36

Kalau ada air yang bersih
Tentu boleh kita menggunakannya
Kalau lingkungan kamu ingin bersih
Buanglah sampah pada tempatnya

37

Sungai jernih airnya tenang,
Untuk mencuci pakaian adat,
Lingkungan sekitar sangat rindang,
Cocok untuk berteduh dan istirahat.

Selamat menikmati pantun-pantu di atas dari di akhir pekan. Pantun tersebut dikutip dari bebarapa sumber

KLIK INI:  7 Novel Indonesia yang Memakai Metafora Alam sebagai Judul