Memanen Pesan Inspiratif dari Pohon, dari Tokoh Dunia

oleh -127 kali dilihat
Berkenalan dengan Akasia, Pohon Kenangan yang Kembali Diidamkan
Pohon akasia - Foto/Pixabay

Klikhijau.com –  Membaca pesan tentang pohon dari tokoh dunia. Akan membuat kita lebih sadar, betapa pentingnya peran pohon bagi bumi ini, bagi manusia, bagi semua makhluk hidup.

Kehidupan akan carut marut tanpa pepohonan. Karenanya pohon harus dijaga demi napas Bumi yang lebih panjang.

Pohon adalah pembersih udara, pemberi oksigen, tempat tumpuan berbagai jenis satwa untuk berumah.

Banyak tokoh-tokoh penting di dunia yang berusaha menyadarkan kita akan pentingnya pohon. Mereka menyadarkan melalui beragam cara, salah satunya adalah kata-kata yang penuh inspiratif yang mereka petik dari pohon sebagai pelajaran.

  • Para tokoh penting itu menyadari, bahwa menanam pohon dan melestarikannya berarti telah menanam harapan, telah melestarikan kehidupan. Berikut beberapa pesan inspiratif tentang pohon dari berbagai tokoh:
  • Tasnim Hamid, “Pelajari karakter dari pohon, nilai dari akar, dan perubahan dari daun.”
  • Candy Polgar, “Sendiri dengan diriku sendiri, pohon-pohon membungkuk untuk membelaiku, naungan memeluk hatiku.”
  • Frank Lloyd Wright, “Sahabat terbaik manusia di bumi adalah pohon. Ketika kita menggunakan pohon dengan hormat dan ekonomis, kita memiliki satu di antara sumber daya terbesar di bumi.”
*****
  • Lucy Larcom, “Dia yang menanam pohon. Menanam harapan.”
  • John Muir, “Di antara setiap dua pohon pinus, ada pintu menuju cara hidup yang baru
  • Warren Buffet, “Seseorang duduk di tempat teduh hari ini karena seseorang menanam pohon sejak lama.”
  • Nelson Henderson, “Makna hidup yang sebenarnya adalah menanam pohon, yang di bawah naungannya kamu tidak berharap untuk duduk.”
  • Sri Chaitanya, “Jadilah seperti pohon. Pohon itu memberi keteduhan bahkan bagi orang yang memotong dahannya.”
  • Martin Luther, “Karena dalam sifat sejati segala sesuatu, jika kita mempertimbangkan dengan benar, setiap pohon hijau jauh lebih mulia daripada jika terbuat dari emas dan perak.”
  • Munia Khan, “Pohon menghembuskan napas untuk kita agar bisa menghirupnya dan tetap hidup. Bisakah kita melupakan itu? Marilah kita mencintai pohon dengan setiap tarikan napas sampai binasa.”
  • Louise Dickinson Kaya,  “Aku sangat menghargai pohon; mereka mewakili usia dan keindahan dan keajaiban kehidupan dan pertumbuhan.”
  • Theodore Roosevelt, “Untuk eksis sebagai bangsa, untuk makmur sebagai negara, untuk hidup sebagai masyarakat, kita harus memiliki pohon.”
  • Thomas Fuller, “Dia yang menanam pohon, mencintai orang lain selain dirinya sendiri.”
  •  Alexander Smith, “Seseorang tidak menanam pohon untuk dirinya sendiri. Dia menanamnya untuk anak cucu.”
  •  George Nakashima,  “Sebuah pohon adalah kontak kita yang paling intim dengan alam.”
*****
  • Bryce Nelson, “Orang-orang yang tidak akan memelihara pohon akan segera hidup di dunia yang tidak akan menopang manusia.”
  • Martin O’Malley, “Membalikkan deforestasi itu rumit; menanam pohon itu sederhana.”
  • Kahlil Gibran,  “Pohon adalah puisi yang ditulis bumi di atas langit.”
  • Martin Luther , “Bahkan jika aku tahu bahwa besok dunia akan hancur berkeping-keping, aku akan tetap menanam pohon apelku.”
  • Hal Borland,  “Mengenal pohon, saya mengerti arti kesabaran. Mengetahui rumput, saya bisa menghargai ketekunan.”
  • Henry David Thoreau, “Pohon memang punya hati.”
  • Dolly Parton, “Badai membuat pohon berakar lebih dalam.”
  • Bob Ross,  “Kamu tahu, aku pikir seharusnya ada pohon tua yang besar di sana. Dan mari kita beri dia teman. Semua orang butuh teman.”
*****
  • Carolus Linnaeus , “Jika sebuah pohon mati, tanamlah pohon lain sebagai gantinya.”
  • Nora Waln, “Pohon memberikan kedamaian bagi jiwa manusia.
  • Everett Mamor, “Kita bisa belajar banyak dari pohon: mereka selalu membumi, tetapi tidak pernah berhenti mencapai surga.”
  • Colin Tudge,  “Pohon adalah inti dari semua perdebatan yang diperlukan: ekologi, sosial, ekonomi, politik, moral, agama.”
  • Tom Felton, “Satu-satunya waktuku benar-benar bisa bersantai adalah di atas pohon atau di suatu tempat di luar. Aku suka berada di luar.”
  •  Kathleen Raine,  “Dan lihatlah pohon-pohon yang damai menjulurkan daunnya yang tak terhitung jumlahnya dalam tarian santai, mereka menanggung beban langit dan awan di atas mata air mereka.”
  • Rasheed Ogunlaru, “Kita hanyalah satu pohon dengan berbagai jenis, bentuk, dan ukuran daun yang semuanya melambai secara berbeda ditiup angin…”

Itulah beragam pesan inspiratif dari pohon—dari beberapa tokoh dunia.