Mengesankan, Ini Fakta Menarik Kacang Tanah yang Baru Terungkap

oleh -16 kali dilihat
Mengesankan, Ini Fakta Menarik Kacang Tanah yang Baru Terungkap
Kacang tanah-foto/Pixabay

Klikhijau.com – Kacang tanah (Arachys hypogaea L) merupakan komoditas agrobisnis yang bernilai ekonomi cukup tinggi.

Kebutuhan kacang tanah terus menanjak dari tahun ke tahun. Hal itu dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang terus bertambah, diversifikasi pangan, kebutuhan gizi masyarakat,  serta meningkatnya kapasitas industri pakan dan makanan, khususnya di Indonesia.

Kacang tanah memiliki banyak kandungan protein 25 hingga 30 persen, lemak 40 persen hingga 50 persen. Sedangkan karbohidratnya mencapai 12 persen. Tidak hanya itu, tanaman ini juga mengandung  vitamin B1.

Tanaman dari genus Arachis juga bermanfaat sebagai pemenuhan gizi setelah tanaman kedelai. Di bidang industri tanaman yang masuk dalam polong-polongan ini menjadi bahan pembuatan margarin, sabun, minyak goreng dan lain sebagainya (Cibro, 2008).

KLIK INI:  Mengatasi Kelangkaan Bahan Pupuk dengan Satwa liar
Temuan baru

Fakta lain tanaman dari ordo Leguminales ini, bahwa mengonsumsi kacang asin ringan dapat mempengaruhi penurunan berat badan, tekanan darah, dan glukosa.

Temuan itu diungkapkan oleh para ilmuwan dari University of South Australia yang bekerja sama dengan Departemen Ilmu Gizi Texas Tech..

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients itu telah menentukan bahwa konsumsi kacang memiliki efek positif pada kesehatan individu. Itu adalah temuan baru perihal manfaat kesehatan  dari kacang tanah.

Para peneliti menggunakan studi terkontrol untuk mengeksplorasi bagaimana mengonsumsi kacang tanah berpengaruh baik bagi kesehatan.

“Studi kami menemukan bahwa kacang, yang kaya akan lemak tak jenuh yang sehat, sebenarnya dapat membantu penurunan berat badan,” kata rekan penulis Kristina Petersen, sebagaimana dikutip dari Earth.com.

“Kacang sering dihindari ketika orang mencoba menurunkan berat badan. Karena mereka percaya kacang mengandung terlalu banyak kalori. Namun, kacang sebenarnya memiliki nilai rasa kenyang yang tinggi, yang berarti membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan itu bisa sangat membantu bagi mereka yang sedang diet penurunan berat badan,” lanjutnya.

KLIK INI:  Jangan Langsung Dibuang, Ini 5 Manfaat Ampas Eco-Enzyme Pasca Panen!

Masih menurut laman Eart.com, para peserta penelitian terdiri dari dua kelompok orang dewasa Australia yang berisiko terkena diabetes tipe 2.

Sementara para peneliti mengatakan kepada kelompok kontrol untuk menghindari kacang selama enam bulan, mereka menginstruksikan kelompok eksperimen untuk mengkonsumsi 35 gram kacang asin ringan, kacang panggang kering dua kali sehari, 30 menit sebelum makan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan berat badan meskipun mengonsumsi 400 kalori lebih banyak per hari dibandingkan kelompok kontrol. Orang-orang ini juga memiliki tekanan darah yang lebih rendah dan peningkatan kadar gula darah.

Telah dibuktikan

Temuan bahwa kacang tanah dapat menurunkan kadar gula darah telah dibuktikan dalam penelitian sebelumnya. Namun, dua hasil lainnya tidak dapat diprediksi.

Petersen menjelaskan bahwa meskipun kacang mengandung garam. Ada peningkatan tekanan darah sistolik pada kelompok eksperimen karena beberapa alasan, di antaranya:

KLIK INI:  ‘Pakintaki’, Ini 3 Langkah Jitu Masak Daging Agar Cepat Empuk!
  • Kacang asin ringan yang rendah sodium.
  • Kacang tanah mengandung sejumlah besar asam amino yang disebut arginin, yang membantu pelebaran pembuluh darah.
  • Kacang tanah mengandung magnesium, yang dikenal dapat membantu mengatur tekanan darah.
  • Para ahli percaya bahwa penurunan berat badan terjadi karena kacang mengandung sejumlah besar protein dan serat, yang membantu orang merasa kenyang lebih lama.
Manfaat lain kacang tanah

Sementara itu, dilansir dari pulse.ng berikut 10 manfaat kacang tanah lainnya:

  • Kaya akan antioksidan

Dalam jurnal jurnal Longdom, ada sebuah studi  yang menemukan bahwa kulit kacang tanah kaya akan fenol, suatu bentuk antioksidan. Seperti antioksidan lainnya, fenol adalah zat kuat yang melindungi sel Anda dari efek berbahaya radikal bebas.

Pada tahun 2012, studi dari North Carolina University, yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science dilaporkan bahwa menambahkan konsentrasi 5% kulit kacang tanahke selai kacang dapat  meningkatkan kadar antioksidannya secara signifikan tanpa mengorbankan rasa atau tekstur.

KLIK INI:  Menarik, Emisi Karbon Dapat Disulap Jadi Bahan Bakar Berkelanjutan
  • Kaya akan lemak sehat untuk jantung

Penyakit jantung dapat disebabkan oleh kolesterol tinggi yang menyebabkan timbunan lemak pada arter.

Untuk mengatasinya, mengonsumsi kacang tanah bias jadi solusi, sebab tanaman ini mengandung lemak tak jenuh tunggal dan  tak jenuh ganda. Keduanya  dapat menjaga kesehatan jantung, dengan membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

  • Sumber protein yang tinggi

Protein telah menjadi  komponen penting untuk diet. Ada lebih dari 10.000 jenis protein yang menghuni  tubuh kita. Kacang tanah telah terbukti menjadi sumber protein nabati yang sangat tinggi. Sehingga cocok untuk menurunkan berat badan.

  • Sumber mineral yang kaya

Kacang tanah adalah sumber yang kaya mineral, termasuk magnesium, natrium, fosfor, kalium, seng, kalsium, dll.

Mineral memiliki peran penting untuk banyak proses dalam tubuh, dan pasokan mineral yang memadai akan meminimalkan risiko penyakit kekurangan mineral bagi tubuh.

  • Kaya akan folat

Kacang tanah memiliki kadar folat yang tingginya kadar. Itu dapat membuatnya sangat bermanfaat selama kehamilan.

Menurut penelitian, folat terbukti dapat mengurangi kejadian cacat lahir dan kondisi terkait anemia. Hanya saja harus tetap berkonsultasi dengan dokter.

  • Menurunkan berat badan

Tidak hanya  tinggi kalori, kacang tanah juga kaya akan serat dan protein. Kandungan itu dapat meningkatkan dan memperpanjang rasa kenyang. Sehingga memakan kacang sebagai camilan dapat membantu mengurangi asupan makanan secara keseluruhan.

KLIK INI:  Polusi dan Perubahan Iklim Semakin Mempengaruhi Kesehatan Anak
  • Memiliki kualitas antidepresan

Penelitian yang dipublikasi oleh European Journal of Nutrition menunjukkan, mengonsumsi kacang secara teratur, dapat menghasilkan risiko kecemasan 66 persen lebih rendah pada pria.

Hal ini dimungkinkan karena kacang tanah memiliki tingkat triptofan yang tinggi. Triptofan sendiri dapat meningkatkan kadar serotonin di otak, yang mencerminkan kerja beberapa antidepresan. Karenanya diyakini kacang juga dapat berperan dalam meredakan depresi seseorang.

  •  Membantu mengatasi eksim

Dalam mengatasi masalah kulit inflamasi seperti eksim. Serahkan kepada kacang tanah untuk memperbaikinya. Karena kacang memiliki asam lemak tingkat tinggi, yang dapat membantu membuat kulit  terasa lebih baik, dan terlihat lebih sehat karena mengurangi peradangan.

  • Memiliki efek anti-penuaan

Kacang tanah mengandung vitamin E, yang merupakan antioksidan yang dapat membantu memperlambat proses penuaan. Antioksidan bekerja dengan melindungi sel terhadap efek merusak dari radikal bebas.

  • Meningkatkan elastisitas kulit

Tanaman dari kelas Magnoliophyta ini mengandung vitamin C. kandungan itu merupakan faktor utama dalam sintesis kolagen, dan komponen utama dalam struktur jaringan ikat.

Karena itu, mempertahankan kadar kolagen yang sehat dapat membantu menjaga kulit tetap kencang dan elastis.

Jadi, sahabat hijau mengonsumsi kacang tanah dapat membantu menjaga kulit tampak lebih muda dan kenyal.

KLIK INI:  Ngeri, 99% Dunia Telah Terdampak Polusi Udara