Bila Ingin Menanam Sayuran dalam Pot, Simak 5 Hal Ini agar Tak Kecewa!

oleh -39 kali dilihat
Bila Ingin Menanam Sayuran dalam Pot, Simak 5 Hal Ini agar Tak Kecewa!
Tanaman okra/foto-Ist

Klikhijau.com – Memilih menanam sayuran dalam pot memang jadi tren tersendiri dalam pertanian ala kota lias urban farming. Selain karena keterbatasan ruang, menanam sayuran dalam pot juga terkesan praktis dan lebih kekinian.

Namun, sebelum memulai melakukannya, ada baiknya mencermati beberapa kelemahan menanam sayuran dalam pot. Ini penting agar Anda tak dilanda kecewa, semisal hasilnya yang kurang maksimal atau kondisi tanaman yang kurang berkembang.

Tak hanya itu, menanam sayuran dalam pot memerlukan skil dan pengetahuan memadai. Setidaknya perlu memahami media tanam yang tepat bahkan pot yang sesuai.

Oleh sebab itu, ada baiknya menyimak 5 kelemahan menanam sayuran dalam pot agar bisa Anda antisipasi lebih dini. Berikut penjelasannya:

KLIK INI:  Agar Lamanti (Leunca) Tumbuh Subur, Berikut Cara Budidayanya!
  • Berpotensi kekurangan cahaya

Sayuran yang ditanam dalam pot berpotensi mengalami kekurangan akses cahaya. Situasi ini membuat tanaman Anda mengalami etiolasi lebih besar.

Etiolasi adalah suatu keadaan dimana tanaman kekurangan cahaya yang menyebabkan tanaman tersebut mengalami masalah fisiologis.

Umumnya tanaman dalam pot akan kekurangan cahaya matahari sehingga membuatnya lambat bertumbuh. Bahkan, batang sayuran dalam pot akan cenderung memanjang dan mengarah pada cela-cela masuknya cahaya matahari. Risiko ini akan dialami bila sayuran dalam pot di tanam di pemukiman yang padat penduduk.

  • Sayuran dalam pot butuh perhatian lebih

Seperti kekasih yang sedang kasmaran, sayuran yang ditanam dalam pot memerlukan perhatian yang lebih. Ini membutuhkan tenaga ekstra tentu saja yang membuat Anda tak boleh kemana-mana dalam waktu yang lama.

Volume media tanam yang terbatas pada sayuran pot membuatnya gampang kehabisan nutrisi. Situasi ini “memaksa” Anda untuk lebih ekstra merawat dan mengamati asupan nutrisinya.

KLIK INI:  Pohon Kelengkeng Lambat Berbuah? Pengalaman Para Warganet Ini Layak Disimak!
  • Hasilnya di bawah standar

Jangan berharap lebih pada sayuran dalam pot, kecuali Anda benar-benar melakukannya dengan telaten dan super maksimal. Jadi, sumber daya lingkungan yang terbatas pada tanaman pot berdampak pada potensi pertumbuhan dan tentu saja hasilnya.

Situasi ini akan dialami pada jenis sayuran buah, polong atau jenis sayuran yang menghasilkan bunga. Namun, jangan kecewa dulu, sebab tanaman sayur yang mengandalkan panen daun tak kalah produktifnya bila ditanam dalam pot.

  • Memerlukan wadah/pot yang tepat

Anda perlu memilih pot yang tepat saat menanam sayuran tidak langsung di lahan terbuka. Bila ingin berhasil, sebaiknya menggunakan wadah atau pot serta media tanam yang dilakukan secara berkelanjutan.

Sebagai suatu benda, wadah atau pot mempunyai batas waktu pemakaian, semisal rusak termakan waktu. Demikian pula dengan keberadaan media tanam dalam pot yang terus mengalami defisit unsur hara sehingga berpengaruh pada pertumbuhan tanaman.

KLIK INI:  Berapa Umur Sayuran Siap Panen? 10 Jenis Sayuran Ini Paling Cepat Panen!
  • Tidak dapat memanfaatkan sumber daya alam secara leluasa

Memang berbeda dengan tanaman sayur yang ditanam langsung dengan yang ditanam dalam pot. Diantaranya, sayuran dalam pot tidak dapat memanfaatkan sumber daya alam secara leluasa seperti hujan, radiasi, matahari dan embun.

Kelemahan ini terjadi karena air hujan yang dapat tertampung dalam pot sangat terbatas. Kelebihan air hujan akan terdrainase keluar sehingga tidak bisa difungsikan sebagai air cadangan.

Selain itu, jumlah tanaman dalam pot relatif terbatas, sehingga kelebihan air maupun radiasi matahari tidak bisa termanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan lebih banyak bahan organik.

Demikianlah 5 kelemahan menanam sayuran dalam pot, semoga bermanfaat dan tetap menanam!

*sumber: Buku”Cara Muda Menanam 29 Jenis Sayur dalam Pot” oleh Nugraheni Wdyawati yang diterbitkan Lily Publisher, 2015.

KLIK INI:  Mengenal 4 Jenis Pupuk Organik yang Lebih Ramah Lingkungan