Biopori, Solusi Murah Meriah Singkirkan Genangan di Antara Kita

Klikhijau.com – Biopori terlihat sederhana. Tapi memiliki manfat besar melerai genangan air saat hujan mengguyur, tapi juga menyiapkan air tanah Selain mengalir, air memiliki sifat untuk meresap. N...

Biopori, Solusi Murah Meriah Singkirkan Genangan di Antara Kita
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Biopori terlihat sederhana. Tapi memiliki manfat besar melerai genangan air saat hujan mengguyur, tapi juga menyiapkan air tanah

Selain mengalir, air memiliki sifat untuk meresap. Namun, dengan permukaan tanah telah cor atau semen poles. Resapan air akan tersendat.

Belum lagi, banyak permukaan tanah yang dihuni sampah plastik sehingga air tidak lancar meresap ke dalam tanah.

Air seolah berada di titik serba salah. Ingin mengalir, tempat mengalirnya dihalangi bangunan dan sampah. Ingin meresap, ruang resapannya dihalangi pula oleh cor atau semen poles.

Permasalahan air, khususnya di musim hujan memang tidak ada usainya. Hujan yang tiba ke bumi. Seolah berada digerbang antara, ya antara berkah dan bencana.

Hujan selalu dirindukan dan juga dibenci. Jika saja manusia, hujan akan merasa makan buah simalakama. Tidak turun dibutuhkan, jika turun akan dibenci. Aahh, serba salah bukan?

Banyak petaka yang dilahirkan oleh hujan, banjir adalah yang paling sering dan fenomenal. Selain itu, hujan juga akan meninggalkan kenangan, ee genangan.

Di Indonesia, masyarakat cenderung tidak  membedakan mana banjir mana genangan. Media pun demikian. Kita kerap mendengar istilah banjir, padahal itu hanyalah genangan.

Banjir dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tentang kali dan sebagainya) dan air yang banyak dan mengalir deras; air bah.

Sedangkan genangan menurut KBBI adalah tempat atau daerah yang berair dan hasil menggenangi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2