Hutan Hujan, Pengertian, Manfaat dan Fakta Menarik yang Penting Diketahui

oleh -30 kali dilihat
Hutan Hujan, Pengertian, Manfaat dan Fakta Menarik yang Penting Diketahui
Ilustrasi - Foto/ Jason Miller dari Unsplash

Klikhijau.com – Hutan hujan atau rainforest merupakan satu jenis hutan yang ada di zona tropis. Dari namanya, hutan jenis ini sangat identik dengan hujan alias berada pada intensitas hujan yang tinggi dan signifikan.

Curah hujan di hutan ini dapat mencapai 1.200 milimeter per tahun. Ini berbanding terbalik dengan musim kering yang hanya berlangsung sebentar di hutan hujan. Bahkan, di beberapa wilayah ada yang benar-benar tanpa musim kering.

Rerata hujan pada kawasan ini sekitar 50 hingga 250 inch setiap tahun. Adapun kelembaban udara nya rata-rata 77% hingga 88%. Secara umum, suhu di hutan hujan berada di bawah 20 derajat C.

Itu pula sebabnya, tanah di hutan ini relatif subur karena lapisan humus yang baik dan terbentuk secara alami dari dedaun hijau yang terlerai ke tanah. Para ilmuan bahkan menyebut hutan ini berpotensi dihuni oleh ragam spesies tumbuhan dan binatang di bumi karena kesuburan tanahnya.

Rainforest umumnya terletak di zona khatulistiwa, tepatnya di antara tropic of cancer dan tropic of capricorn.

Hutan hujan bisa dijumpai di beberapa pulau Karibia, di Amerika Tengah, di India, di pulau-pulau di Pasifik Selatan, di Madagaskar, di Afrika Barat dan Timur di luar Cekungan Kongo, di Amerika Tengah dan Meksiko, dan di beberapa bagian Amerika Selatan di luar Amazon.

Ada lima negara terluas yang punya rainforest tropis berturut-turut adalah: Brasil, Republik Demokratik Kongo, Indonesia, Peru dan Kolombia.

KLIK INI:  Agar Bertahan Hidup Burung Maleo Lintas Provinsi Cari Makan
Manfaat Hutan Hujan

Lalu, apa saja manfaat rainforest bagi kehidupan dan lingkungan? Secara spesifik, berikut beberapa manfaatnya:

  1. Menjaga keseimbangan suhu dunia

Keberadaan rainforest sangat penting dalam menjaga kestabilan suhu di dunia. hal itu karena, jenis hutan ini dapat menyerap karbon  (penyebab perubahan iklim) dengan intensitas sangat tinggi.

Jadi, pemanasan global (global warming) dapat berkurang bila pepohonan di hutan menyerap karbon secara baik. Karenanya, negara-negara dengan hutan hujan sangat layak mendapat konvensasi dari negara-negara maju agar pelestarian hutannya terjaga.

  1. Menjaga air

Peran paling krusial lainnya dari rainforest adalah menjaga agar ketersedian air tetap memadai. Hutan ini memicu terjadinya apa yang disebut dengan proses transpirasi yakni pelepasan air yang berasal dari dedaunan saat proses fotosintesis.

Pada proses inilah uap air akan memengaruhi formasi awan hujan, sehingga awan tersebut akan melepaskan air kembali (hujan).

Sebagai informasi, hutan Amazon merupakan rainforest terbesar di dunia yang mempunyai 50% hingga 80% uap air dalam ekosistem peredaran air.

KLIK INI:  Paul dan Seekor Gurita Kelapa yang Terancam Akibat Gelas Plastik
  1. Habitat flora dan fauna

Hutan hujan menjadi ekosistem bagi semua jenis hewan dan tumbuhan dan tanpa ada spesies yang lebih dominan. Karena itupula, pada hutan ini seringkali ditemukan spesies baru yang sebelumnya belum teridentifikasi.

  1. Penopang kehidupan suku pedalaman

Hutan hujan menjadi penopang kehidupan suku pedalaman. Sebagai contoh, hutan Amazon dihuni oleh suku pedalaman Amerindian. Komunitas pedalaman ini bertahan hidup dengan memanfaatkan hasil hutan.

Ini juga terjadi di negara lainnya, seperti di Indonesia yang hutannya banyak dihuni suku pedalaman. Suku korowai dan suku anak dalam merupakan komunitas pedalaman yang mendiami hutan Indonesia.

Mereka menjaga kelestarian hutan dengan sistem sosial dan kearifan lokal yang mereka bangun secara berkelanjutan.

  1. Sumber tanaman herbal

Aneka tanaman herbal bertumbuh dengan baik di rainforest. Oleh masyarakat lokal yang mendiaminya, mereka memanfaatkan herbal untuk pengobatan ragam penyakit. Pengetahuan herbal ini telah memperkaya studi dan pengetahuan masyarakat secara luas.

KLIK INI:  Harpy, Burung Elang Terbesar di Dunia yang Nyaris Punah
  1. Tempat wisata dan penelitian

Kekayaan hayati yang ada di hutan hujan membuatnya sangat cocok menjadi tempat wisata alam bahkan penelitian.

Para peneliti menjadikan hutan hujan sebagai arena eksplorasi ilmu pengetahuan, terutama mengenai pencarian spesies baru tumbuhan dan hewan. Misalnya, para ahli dendrologi yang mengkaji ilmu tentang pohon.

  1. Lahan pertanian dan perkebunan

Intensias hujan yang tinggi membuat hutan hujan memiliki kondisi tanah yang sangat subur. Kawasan hutan ini kemudian banyak dimanfaatkan untuk area pertanian dan perkebunan sebagai akses pangan bagi masyarakat yang berada di dalam atau di sekitar kawasan hutan.

Sebagai contoh, masyarakat di daerah Kalimantan dan Sumatera menjadikan hutan sebagai sumber pangan.

  1. Pelindung dari ancaman bencana alam

Hutan hujan dapat menjadi perlindungan dari potensi bencana alam, seperti banjir atau erosi. Akar-akar pohon dan vegetasi lain di hutan dapat membantu menahan tanah sehingga menangkal erosi.

KLIK INI:  Deforestasi dan Kerusakan Ekosistem Memicu Merebaknya Wabah
Fakta menarik lainnya

Selain manfaat di atas, ada pula beberapa fakta menarik seputar rainforest yang menarik diketahui antara lain:

hutan hujan
Ilustrasi – Foto/ Kazden Cattapan dari Unsplash
  1. Dihuni banyak pepohonan tinggi

Inilah ciri khas utama hutan hujan yakni didiami banyak pepohonan yang tinggi menjulang dengan dedaun berbentuk kanopi. Kanopi hutan inilah yang kemudian bermanfaat sebagai pelindung tanaman di bawahnya, seperti rumput, lumut dan jenis tanaman merambat lainnya.

Namun demikian, tak ada satu jenis pepohonan yang dominan di hutan ini. Semua jenis tumbuhan dapat tumbuh secara baik dan memiliki peran masing-masing dalam menjaga kelestarian alamnya.

  1. Lapisan dasar cenderung gelap dan lembab

Dedaunan pohon yang berguguran di permukaan tanah sangat banyak, ini membuat lantai hutan hujan cenderung gelap dan lembab. Namun, kondisi ini justru berdampak positif bagi ekosistem di hutan. Lantai hutan tersebut menjadi tempat pembusukan organisme atau disebut dengan proses dekomposisi.

Dekomposisi adalah proses pembusukan tumbuhan dan hewan yang sudah mati. Proses ini merupakan proses daur ulang material dan nutrisi yang dilakukan oleh makhluk pembusuk, seperti jamur dan mikro organisme pengurai.

  1. Sangat kaya dan penting

Ilmuwan-ilmuwan dunia memastikan bahwa rainforest dihuni hampir separuh spesies tumbuhan dan hewan. Begitu juga dengan tanaman herbal yang diperkirakan menjadi rumah bagi 25% tanaman herbal ragam manfaat.

Fakta menarik lainnya adalah hutan hujan hanya 2% dari wilayah tanah di bumi ini. Namun perannya sangat krusial karena menjadi penyedia 40% kebutuhan oksigen bumi.

  1. Habitat spesies katak

Hutan hujan di Amerika menjadi habitat dari 81 spesies katak. Bahkan di Madagaskar yang areanya lebih kecil dari Texas, dijumpai sekitar 300 spesies katak.

  1. Habitat kupu-kupu

Hutan hujan di Eropa memiliki 321 spesies kupu-kupu. Sedangkan Taman Nasional Manu di Peru, bahkan terdapat sekitar 1300 spesies. Ini pertanda, hutan ini menjadi rumah bagi spesies kupu-kupu berkembang.

  1. Habitat serangga

Hutan hujan adalah habitat ragam jenis serangga terutama jenis kumbang. Tercatat ada hampir 500.000 jenis kumbang mendiami hutan ini.

Itulah pembahasan mengenai hutan hujan, manfaat dan fakta menarik di baliknya. Semoga bermanfaat!

*Sumber: Rimbakita.com dan sumber literatur lainnya.

KLIK INI:  Iman Mati, Spesies Badak Sumatera di Malaysia Berakhir