Ban Mobil Mengirim Ancaman Serius bagi Lingkungan dan Satwa Liar

Klikhijau.com – Ban mobil telah membawa dampak buruk bagi lingkungan dan satwa liar. Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah penelitian yang dipelopori oleh Universitas Exeter dan Universitas Plymouth....

Ban Mobil Mengirim Ancaman Serius bagi Lingkungan dan Satwa Liar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Ban mobil telah membawa dampak buruk bagi lingkungan dan satwa liar. Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah penelitian yang dipelopori oleh Universitas Exeter dan Universitas Plymouth.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mikropartikel sudah seharusnya dianggap sebagai polutan yang sangat mengkhawatirkan. Apalagi bagi daerah yang sangat terkontaminasi, yakni melampaui ambang batas keamanan kronis.

Ban mobil merupakan salah satu penghasil mikropartikel. Polutan yang berasal dari ban berdampak buruk terhadap reproduksi dan perkembangan satwa liar, khsususnya pada kutu air.

Peneliti menemukan ada partikel yang terlihat tertelan di dalam saluran pencernaan mereka. Para  peneliti menyelidiki toksisitas kronis partikel dan cairan kimia yang berasal dari berbagai merek ban populer.

Fokus mereka diperluas pada dampak zat-zat ini terhadap krustasea planktonik kecil, khususnya kutu air atau Daphnia magna.

Studi  dipublikasikan di Journal of Hazardous Materials itu juga menyoroti lindi  atau cairan yang merembes melalui bahan ban dan membawa bahan kimia berbahaya.

Lindi dari ban mobil mengandung seng, titanium, dan strontium dalam jumlah tinggi, serta banyak bahan kimia organik.

Sangat beracun

Dilansir dari Earth, dari banyaknya bahan kimia organik yang diidentifikasi selama penelitian, lebih dari 50 terdeteksi di kelima merek ban yang diperiksa. Hal yang mengkhawatirkan, banyak dari bahan kimia ini dikategorikan sangat beracun .

Penelitian komprehensif ini menggarisbawahi sifat berbahaya dari partikel ban, dan menyorotinya sebagai polutan yang sangat memprihatinkan.

Menurut para peneliti, partikel-partiker tersebut mungkin mendekati, atau bahkan melampaui, batas keamanan lingkungan kronis di beberapa wilayah.

“Ban memberikan tekanan racun yang kompleks pada satwa liar karena ban melepaskan banyak bahan kimia beracun serta partikel kecil yang dapat tertelan, sehingga baik bahan kimia maupun bahan kimia dapat tertelan . dan efek fisik sedang terjadi,” ungkap Paul Boisseaux, dari Universitas Exeter, penulis utama studi tersebut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2