Menelisik Manfaat Kayu Secang yang Menggiurkan

oleh -5,420 kali dilihat
4 Tanaman yang Sejak Dahulu Kayunya Diyakini Berkhasiat Obat
Tanaman secang/foto - ciriciripohon
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Manfaat kayu secang (Caesalpinia sappan L.) cukup beragam. Tanaman ini  merupakan salah satu jenis tumbuhan yang banyak dijumpai di Indonesia.  

Bahkan setiap daerah, kayu secang memiliki nama yang berbeda, yakni cang (Bali), sepang (Sasak), kayu sena (Manado), naga, sappang (Makasar), soga jawa (Jawa), kayu secang (Madura), secang (Sunda), seupeung, sopang, cacang (Sumatra).

Sementara untuk nama sepang (Bugis), sawala, hinianga, sinyhiaga, singiang (Halmahera Utara), sepen (Halmahera Selatan), lacang (Minangkabau), sepel (Timor), hape (Sawu), hong (Alor) (Yenni Karlina dalam Hariana, 2006).

Kayu secang atau sepang oleh masyarakat Indonesia acar dijadikan zat pewarna air. Kayunya  mengandung senyawa homoisoflavonoid, pewarna merah saponin, tanin, asam galat dan brazilin.

KLIK INI:  Murah Meriah, Ini 9 Obat Maag Alami yang Mudah Ditemukan

Minuman dari olahan secang ini bisa menjadi minuman kesehatan. Kayunya  memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Hampir semua bagiannya bisa digunakan sebagai obat.

Batang dan daun tumbuhan ini mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, brazilin, saponin dan fitosterol serta buahnya mengandung tanin.

Beberapa senyawa fenolat telah diisolasi dan diidentifikasi dari secang diantaranya brazilin, sappankalokon, saponin A, saponin B dan 3–hidroksi sappanon (Yemirta dalam Saitoh, 2010).

Kayu secang menurut Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar dan M.Yasser (2018)  merupakan sumber antioksida alami.  Ia  banyak tumbuh liar di daerah pegunungan yang berbatu, tetapi tidak terlalu dingin dan kadang-kadang ditanam sebagai tanaman pagar atau pembatas kebun (Dalimartha,  2009).

Untuk lebih terangnya, berikut manfaat kayu secang yang menggiurkan dan jarang diketahui:

KLIK INI:  Telinga Sakit Saat Flu dan Pilek? Redakan dengan Cara Ini!
  • Minuman tradisional

Pada kegiatan Komunitas Earth Hour (EH) Makassar beberapa waktu lalu. Minuman tradisional yang disuguhkan adalah air dari rebusan secang.

Kayu secang ini telah lama digunakan oleh masyarakat sebagai pewarna air.

  •  Anti jamur

Menurut penelitian Yenni Karlina dkk, 2016, ekstrak air kayu secang memiliki potensi sebagai anti jamur. Ekstrak air kayu secang mampu menghambat A. niger dan C. albicans.

  •  Anti alergi

Beberapa studi mengungkapkan jika  konsumsi air rebusan secang secara rutin. Bisa  melemahkan hingga menghilangkan efek alergi apapun yang dirasakan tubuh.

Hal itu disebabkan karena secang mengandung   senyawa kalkon. Karena itulah secang  bahan antialergi yang sangat efektif.

  •   Kaya antioksidan

Dalam penelitiannya Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar dan M.Yasser (2018) menemukan jika secang merupakan sumber antioksida alami

Karena itu, kayu secang bisa jadi alternatif jika ingin mencicipi minuman yang kayu akan kandungan antioksidan.

KLIK INI:  Ingin Perbaiki Kualitas Tidur? Lakukan Teknik Pernapasan Ini!
  •   Meningkatkan imun tubuh

Dengan mengonsumsi air secang, imun tubuh bisa lebih kuat. Kayu secang  mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan tinggi.

Imun tubuh perlu tetap dijaga, karena merupakan salah satu elemen penting. Karena berfungsi untuk melindungi tubuh dari berbagai bakteri dan penyakit.

  • Mengobati kejang-kejang

Kayu secang dapat berpotensi sebagai obat-obatan untuk membantu menormalkan stabilitas rangsangan sel saraf agar tak mengalami kejang-kejang.

Obat-obatan tersebut secara medis dinamai antikonvulsan. Dan kayu secang bisa menjadi antikonvulsan alami.

Bukan hanya itu, antikonvulsan juga memiliki fungsi untuk meredakan nyeri karena gangguan saraf (neuropati) serta mengobati penyakit bipolar.

  •   Mengobati diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang cukup mengkhawatirkan. Untuknya ada kayu  secang memiliki kandungan senyawa brazilin.

Senyawa brazilin ini diyakini  dapat menurunkan kadar gula darah. Kandungan lainnya adalah   kaesalpin P, sappankalkon, dan protosappanin A.

Nah, kandungan itulah yang dapat menghambat  menghambat produksi enzim aldosa reduktase.

KLIK INI:  Tak Hanya Penting bagi Bayi, ASI Eksklusif Juga Baik Bagi Ibu Menyusui
  •  Antibiotik alami

Kayu ini kaya dengan flavonoid.  Zat ini memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. Karena bisa  meningkatkan asupan vitamin C,  penangkal radikal bebas, dan antibiotik alami.

  •  Mengobati berbagai penyakit

Yenni Karlina dkk, 2016 dalam penelitiannya yang berjudul Pengujian Potensi Antijamur Ekstrak Air Kayu Secang Terhadap Aspergillus niger DAN Candida albicans.

Yenni mengemukakan jika kayu secang bisa  mengobati diare, disentri, batuk darah pada TBC, muntah darah, sifilis, malaria, tetanus, pembengkakan (tumor), dan nyeri karena gangguan sirkulasi darah.

Nah, itulah beberapa manfaat kayu secang, semoga bermanfaat!!

KLIK INI:  Ingin Napasmu Segar, Cobalah 4 Bahan Alami Ini!