Wow, Bunga Sakura Mekar di Karanganyar

oleh -440 kali dilihat
Bunga Sakura Karanganyar

Karanganyar, Klikhijau.com – Masyarakat Karanganyar dan sekitarnya, kini tak perlu lagi ke Jepang untuk sekedar menikmati keindahan bunga Sakura.

Berkunjung saja ke Taman dan Bukit Sakura Gunung Lawu (Sakral) di Cemoro Kandang, Karanganyar, Jawa Tengah. Pasalnya, awal Januari 2019 ini, bunga-bunga Sakura yang ditanam setahun lalu mulai bermekaran.

“Ada beberapa bunga Sakura Himalaya yang telah bermekaran di Cemoro Kandang lereng Gunung Lawu. Beberapa hari ke depan, Insya Allah beberapa pohon juga akan berbunga,” kata Ketua Tim Sakura Pamungkas Buana Putra, yang merupakan peneliti silvikultur Balai Litbang Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Balitek DAS), Solo.

Lebih lanjut, Pamungkas menjelaskan bahwa proses mekarnya bunga Sakura ini bertepatan setahun setelah penanaman. Awal kegiatan penanaman pohon Sakura ini, dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pada kegiatan tersebut, telah dilakukan penanaman pohon sakura sebanyak 60 batang dengan luas ± 1,2 Ha.

“Materi pohon sakura berupa vegetatif (cangkok dan stek) yang diperoleh dari Kebun Raya Cibodas. Dari 60 pohon tersebut, terlihat ada beberapa yang telah berbunga. Saat ini belum serentak berbunga, namun menandakan bahwa Sakura Himalaya mampu beradaptasi di ekosistem Gunung Lawu. Kami terus mengamati dan menganalisis fenologi pohon sakura. Ini untuk bahan prediksi kapan sakura-sakura tersebut berbunga,” jelasnya.

BACA JUGA: Bunga Sakura, Eksotika, dan Manfaat yang Perlu Anda Tahu Tentangnya

Lokasi ini menjadi destinasi baru bagi masyarakat sekitar yang ingin melihat bunga sakura tanpa harus ke Jepang. Keberhasilan ini, menurut Pamungkas, bukan hanya melibatkan satu pihak, tetapi banyak pihak.

Pembangunan “Sakral” ini merupakan bagian dari program Toyota Forest, yang dalam proses persiapannya, serangkaian kajian riset telah dilakukan dengan melibatkan Balitek DAS Solo, Perum Perhutani KPH Surakarta, Kebun Raya Cibodas-LIPI dan Fakultas MIPA-Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

“Terima kasih atas segala jerih payah, dukungan dan dedikasi dari segenap personil dan tim, yaitu Balitek DAS Solo – KLHK, KPH Surakarta Perum Perhutani, Kebun Raya Cibodas LIPI, FMIPA UNS dan tentunya Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Bravo untuk Anda semua,” kata Pamungkas.

Pamungkas berharap, pohon sakura ini semakin adaptif sehingga mampu berbunga pada musimnya, yaitu sekitar Januari-Februari, dan Juli-Agustus. Selain juga mampu beradaptasi pada perubahan musim yang ekstrim dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Pamungkas juga mengajak masyarakat untuk datang ke Sakral Cemoro Kandang lereng Gunung Lawu untuk menikmati mekarnya bunga Sakura.

“Silahkan berkunjung dan menikmati keindahan mekarnya Sakura di Taman dan Bukit Sakral di Cemoro Kandang,” pungkas Pamungkas.