Tips Sederhana dan Murah Meriah Merawat Tanaman Hias

Publish by -332 kali dilihat
Penulis: Idris Makkatutu
Cerita Pedagang Tanaman Hias di Makassar Berjualan Selama Pandemi
Jalil (30), pedagang tanaman hias di Makassar - Foto/AYL

Klikhijau.com – Merawat tanaman hias tak bisa asal. Ada cara-cara tertentu agar tetap mempesona dan keindahannya bisa awet.

Kamu akan  rugi jika sudah repot-repot menanam, namun tidak dirawat dengan benar. Apalagi jika tanaman hias yang ditanam  merupakan hasil dari merogoh dompet.

Banyak yang merawat tanaman hias ala kadarnya saja, sekadar menyiramnya. Padahal hal itu tidak cukup, butuh hal lain dari sekadar menyiram.

Saat ini pesona tanaman hias semakin menggairahkan. Banyak pencinta tanaman yang sedap dipandang mata itu bermunculan.

KLIK INI:  Bunga Srigading, Tanaman Legendaris, Manfaat dan Cara Merawatnya!

Untuk mendapatkan tanaman hias yang baik dan indah dengan pesona menakjubkan, ini cara merawatnya:

  • Menjaga kebersihan

Mewata tanaman hias perlu diperhatikan di sekitarnya, khususnya masalah kebersihan.  Sangat penting menjaga  kebersihan di sekitar taman, pot, dan tanaman.

Upayakan agar tidak ada sampah yang menumpuk, terutama sampah plastik dan bahan-bahan yang sulit terurai.

  • Melakukan penyiraman

Di musim kemarau, penyiraman tanaman hias wajib dilakukan. Ini karena tanaman akan kekurangan air, khususnya yang ada di luar ruangan. Namun, tanaman yang ada dalam ruangan haruslah intens disiram.

Penyiraman sebaiknya mampu membasahi media tanam secara merata dengan kedalaman 15—30 cm tanpa menghanyutkan media tanam.

Waktu yang baik untuk menyiram tanaman adalah  di pagi atau malam hari. Ini agar tanaman memiliki suplai air yang cukup untuk menghandari terik matahari pada siang hari.

Agar mendapatkan tanaman yang tumbuh dengan baik dan sehat, maka  tanaman harus disiram   secara merata.

KLIK INI:  Bunga Kastuba, Tanaman Merah Cerah, Manfaat dan Cara Merawatnya

Penyiraman tanaman hias tidak bisa juga asal apalagi berlebihan. Tanaman hias harus disiram  dengan  secukupnya.

Jangan menyiram tanaman hias dengan membuat daunnya terlalu basah,  karena dapat mengundang penyakit tanaman.

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah jangan membuat genangan air saat menyiram tanaman hias  karena dapat menutup jalur oksigen dan membuat tanaman cepat rusak.

Bagaimana cara agar kita tahun tanaman sudah membutuhkan air atau belum. Caranya  dapat memeriksa media tanam dengan jari atau stik kayu.

Apabila  permukaan tanaman sudah mengering, tanaman harus segera disiram. Tanaman yang ditanam di daerah tropis cukup disiram sehari sekali. Namun, intensitas air yang dibutuhkan harus tergantung dengan jenis tanaman yang digunakan.

KLIK INI:  Fantastis, Harga Terbaru Tanaman Hias Janda Bolong Tembus Rp 100 Juta!
  • Perlu pemupukan

Jika ingin mendapatkan tanaman hias yang baik, subur dan sehat, maka pemupukan perlu dilakukan. Ya, tanaman hias juga  membutuhkan pemupukan seperti tanaman buah dan sayur.

Ada yang menyarankan agar menggunakan pupuk anorganik sebab tidak memiliki biji gulma, khususnya tanaman rumput. Namun, jika kamu memilih berpihak pada lingkungan sebaiknya gunakan pupuk organik. Baik pupuk  kompos atau pupuk kandang.

Banyak ahli kebun menyarankan menggunakan sisa kotoran hewan, pupuk kompos, campuran nutrisi makro, dan pupuk daur ulang. Semakin murni kandungan pupuk, semakin subur pula hasil kebunmu.

  • Lakukan pemangkasan

Memanggas daun atau ranting tanaman yang kurang sehat sangat diperlukan. Hair cut technique merupakan teknik yang umum digunakan untuk  pemangkasan tanaman hias.

KLIK INI:  Lili Paris, Tanaman Hias Indoor yang Ampuh sebagai Pembersih Udara

Namum perlu pula diperhatikan, teknik pemangkasan harus disesuaikan  dengan jenis tanaman hias yang kamu miliki.

Pemangkasan berguna untuk memancing pembungaan sehingga bunga dapat tumbuh subur dan indah. Karena itu kamu harus rajin memanggas tanaman hiasmu, khususnya yang berbentuk pohon.

  •  Kendalikan hama tanaman

Merawat tanaman hias terbilang gampang-gampang susah. Butuh waktu dan keuletan. Apalagi tanaman hias juga tidak bisa lolos dari serangan hama.

Jika tanaman hias terserang hama dan penyakit maka kualitasnya akan menurun, baik secara fisik maupun visual. Hama yang sering menyerang tanaman hias adalah bekicot, belalang. rayap, semut, ulat, kutu, dan cacing. Hama tersebut harus segera diatasi agar tidak merusak tanaman lebih jauh.

Selanjutnya, selamat mencoba, sahabat hijau!

KLIK INI:  Philodendron Selloum, Keistimewaan, Pertumbuhan dan Tips Merawatnya
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!