Setop Dibuang Sembarangan! Ampas Kopi Bisa Menyuburkan Tanaman

Publish by -526 kali dilihat
Penulis: Redaksi
jangan-dibuang-sembarangan-ampas-kopi-bisa-menyuburkan-tanaman
Setop Dibuang Sembarangan! Ampas Kopi Bisa Menyuburkan Tanaman/foto - Liputan6

Klikhijau.com –  Membincangkan kopi, rasanya tak cukup tanpa menyinggung ampasnya. Ampas kopi bagi kebanyakan orang adalah sampah.

Pandangan yang menganggapnya sebagai sampah akan berubah saat mendengat pendapat Cindy Lane. Lane mengungkapkan jika ampas kopi dapat meningkatkan temperature dalam komposter. Lane merupakan seorang spesialis kompos dari Oregon State University.

Ampas kopi memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tanah. Mengandung nitrogen alami yang  membantu bakteri dan  komposisi hijau bahan organik yang memiliki segudang manfaat untuk tamanan:

KLIK INI:  5 Cara Mudah Bercocok Tanam di Pekarangan Ala Petani Milenial Makassar
  • Menghasilkan warna bunga cerah

Kadar pH netral ampas kopi mengandung  sumber nutrisi. Hal ini dapat membuat tanaman tumbuh subur. Jika tanaman subur, dapat menghasilkan warna bunga yang lebih cerah dan daun yang rindang.

  • Mengusir kehadiran hama

Hama merupakan musuh yang meresahkan bagi tanaman, khususnya bekicot dan siput.  Kedua hewan ini dapat menghambat proses pertumbuhan tanaman karena suka memakan buah dan dedaunan.

Mengatasi masalah hama, ampas kopi bisa bermanfaat untuk mengusir hama, khususnya siput dan bekicot.

Ada sebuah penelitian mengungkapkan menebar bubuk kopi, bisa jadi pembatas tanaman agar hewan berlendir itu tidak mau mendekat bahkan beranak pinak. Sehingga tanaman bisa tumbuh subur.

KLIK INI:  Mengurai 2 Organisme Pengganggu Tanaman, Repellent dan Atraktan
  • Bisa jadi pupuk kompos

Tanpa campuran apa pun, bisa menjadi bahan campuran pupuk kompos. Khususnya  yang sudah kering. Tidak rumit membuat  pupuk kompos dari ampas kopi.

Kamu bisa mempraktikkannya di rumah. cukup sediakan bahan-bahan organik seperti sisa sayuran memasak atau makanan, umbi-umbian dan daun-daun yang berjatuhan.

Bisa juga gunakan roti basi, kulit buah tak terpakai atau cangkang telur, untuk selanjutnya dicampurkan dengan ampas kopi yang sudah kering.

Sebuah studi membuktikan bahwa pupuk kompos ampas kopi dan limbah dapur, mengandung nutrisi baik bagi tanaman daripada kompos yang dibuat dengan limbah saja.

  • Sebagai pupuk daun

Para ahli percaya, bubuk kopi menutrisi tanaman dengan lebih baik sehingga dapat meningkatkan kekuatan tanaman. Bagian daun tanaman menjadi hal yang penting. Sayangnya tidak semua tanaman memiliki daun yang sehat.

Jika daun tanaman kurang sehat, maka langkah yang perlu diambil adalah ampas atau bubuk  kopi. Caranya campurkan bubuk kopi ke dalam wadah berisi air.

Setelah itu langkah selanjutnya adalah gunakan campuran tersebut sebagai semprotan untuk tanaman yang kamu tanam

  •  Sebagai mulsa

Ampas kopi adalah sisa dari kopi. Ia seperti   bahan organik yang lain—akan membusuk.   Padahal sangat bermanfaat sebagai mulsa atau bedeng pelindung tanaman.

Lebih dari itu,  menggunakan mulsa organik dari kopi adalah bisa mencegah erosi, menahan kadar air, menjaga kelembapan suhu tanah, serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit.

  •  Mencegah jamur hinggap

Ampas kopi dipercaya sebagai obat pencegah jamur pada tanaman. Itu karena  kandungan kafein pada bubuk kopi dikenal dapat menjaga

Cara penggunaannya juga sangat mudah yakni tinggal menaburkan sisa kopi di sekitar batang dan pangkal tanaman Anda. Lakukan proses ini tiap dua minggu sekali agar hasil lebih maksimal.

  • Menyuburkan tanaman

Keberadaan cacing pada tanah bisa menyehatkan dan menyuburkan tanaman. Itulah sebabnya kamu butuh ampas kopi.  Karena bisa menjadi sumber makanan untuk cacing tanah

Meskipun sudah menjadi ampas, nutrisi baik tadi tidak hilang begitu saja. Melainkan cocok sebagai sumber makanan baik cacing tanah.  Keberadaan cacing tanah yang sehat akan berdampak pula pada kesuburan tanah dan tanaman.

KLIK INI:  Pupuk dan Fungisida dari Jamur Tricoderma Sp, Cara Bijak Mencintai Bumi
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!