NIPAH Park dan MaRI, Tetap Konsisten Kedepankan Kenyamanan dan Kesehatan Pengunjung

oleh -74 kali dilihat
NIPAH Park dan MaRI, Tetap Konsisten Kedepankan Kenyamanan dan Kesehatan Pengunjung
Salah satu lokasi di MaRI-foto/Noya

Klikhijau.com – NIPAH Park menobatkan dirinya menjadi kawasan komersial hijau pertama di wilayah Indonesia Timur.

Salah satu unit bisnis dari PT Kalla Inti Karsa ini. Semakin memperkuat komitmennya sebagai pengusung konsep green building.

Konsep green building merupakan konsep yang sangat mempertimbangkan lingkungan dalam setiap aspek konstruksi dan bangunannya. Sehingga ia memiliki sistem tata udara ruangan yang baik.

Saat ini, tata ruangan udara yang baik sangat diperlukan. Terlebih kondisi pandemi dan tren peningkatan kasus yang masih fluktuatif, potensi penularan virus melalui udara berisiko semakin besar.

KLIK INI:  Tanah Liat adalah Pahlawan Baru dalam Memerangi Emisi Metana

Apalagi beberapa kota termasuk Makassar kembali menerapkan PPKM Level 3. Hal itu disebabkan tren penularan virus semakin meningkat.

Oleh karenanya, tata udara dan sirkulasi udara yang baik pada suatu ruangan, khususnya pusat perbelanjaan serta disiplin menerapkan protokol kesehatan bisa mengurangi risiko tersebut. Dan NIPAH Park telah memenuhi syarat dalam hal tata udara dan sirkulasi udara yang baik.

“Sejak awal dan secara konsisten hingga saat ini, NIPAH Park melakukan penerapan secara serius terkait protokol kesehatan Covid-19. Didukung konsep green building dan ruang terbuka yang dimiliki oleh NIPAH Park memperkuat penerapan upaya potensi pengurangan penularan virus tersebut. Infrastruktur dengan pengelolaan sistem udara yang diatur dengan baik sehingga terjadi pertukaran udara dari dalam ke luar ruangan,” ungkap NIPAH Office & Shopping Centre Manager, Deasy Rostianty Effendy.

Deasy juga meyakini bahwa masyarakat yang dinamis di masa pandemi ini. Memerlukan tempat beraktivitas yang mengedepankan kesehatan. Dan hampir di seluruh fasilitas pendukung NIPAH Park juga diterapkan konsep hygiene, health, safety and convenience.

KLIK INI:  Pemberdayaan Desa Wisata sebagai Pijakan Pemulihan Sektor Pariwisata Nasional
Pandemi jadi tantangan dan peluang inovasi

Salah satu fasilitas publik yang dimiliki adalah masjid yang terletak di Rooftop Garden NIPAH Park. Tempat ini  juga memiliki konsep ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik dan dilengkapi dengan standar protokol kesehatan yang maksimal, sehingga selain berbelanja, pengunjung juga dapat beribadah, namun tetap aman dan nyaman.

”Krisis pandemi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi NIPAH Park untuk tetap berinovasi dan berkomitmen agar dapat memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Pihak pengelola mal secara bertahap terus meningkatkan standar protokol kesehatan yang diberlakukan bukan hanya kepada setiap pengunjung mal, melainkan juga ke setiap pengelola mal, petugas mal, dan karyawan tenant atau mitra bisnis. Sebab kesehatan dan kenyamanan merupakan atensi utama kami,” tambahnya.

Selain itu, NIPAH Park hadir sebagai lokasi yang tepat untuk melaksanakan berbagai kegiatan olahraga. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan disediakannya fasilitas olahraga dalam area mal. Bahkan NIPAH Park rutin dijadikan sebagai lokasi kegiatan oleh beberapa komunitas olahraga, yakni komunitas Freeletics Makassar, komunitas NightRunVersity, komunitas Inline Skate Rock n Rollers, komunitas yoga One Fit Indonesia, komunitas anggar, archery, basket dan banyak komunitas olahraga dan hobi lainnya.

KLIK INI:  6 Gaya Hidup yang Mesti Diubah untuk Membantu Atasi Krisis Iklim
Komitmen MaRI

Sama halnya dengan Mal Ratu Indah (MaRI), walaupun konsep bangunan sangat berbeda dengan NIPAH Park. Namun, aspek konstruksi dan bangunan Mal Ratu Indah mendukung sistem tata udara ruang yang baik, sebab memiliki plafon (ceiling) yang tinggi.

Sirkulasi udara dapat dipengaruhi oleh ukuran ketinggian plafon. Jarak atap dan plafon pun menentukan suhu di dalam ruangan.

Variasi lain yang dimiliki Mal Ratu Indah selain ketinggian plafon adalah void. Fungsi void membuat aliran udara lancar dan skala ruang berkesan lega. Void juga bisa menjadi media reflektor cahaya sebagai penerang ruangan. Oleh karena itu, aspek tersebut dapat mengurangi potensi penularan  virus Covid-19.

Berbagai imbauan sekaligus tindakan pencegahan penyebaran virus Covid-19 pun telah terealisasi di lingkungan manajemen unit MaRI. Tujuannya untuk mengurangi resiko penularan dan penyebaran. Termasuk menyediakan fasilitas publik dengan sistem touchless seperti wastafel di tiap akses pintu masuk, elevator, dan tombol tiket loket parkir.

“Penerapan protokol kesehatan secara ketat tanpa sentuhan tangan ini merupakan upaya preventif Manajemen Mal Ratu Indah untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di Kota Makassar,” terang Agusta Palapa Gobel, Center Manager Mal Ratu Indah.

Ia juga menjelaskan bahwa dari awal hingga saat ini pihak MaRI tetap berkomitmen untuk tetap mendukung keputusan dan program pemerintah dalam menghentikan laju pertambahan kasus positif Covid-19.

KLIK INI:  Terlalu Lama Tidur di Akhir Pekan Bisa Picu Serangan Jantung, Benarkah?