Kurang Tidur Pengaruhi Gairah Bercinta, Benarkah?

Publish by -22 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Kurang Tidur Pengaruhi Gairah Bercinta, Benarkah?
Ilustrasi/Foto-Ist

Klikhijau.com – Susah tidur memang menyebalkan. Membuat tubuh kita terasa lemas dan kurang bergairah. Kurang tidur juga diyakini bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Kurang tidur menyebabkan banyak hal bisa menjadi fatal, salah satunya adalah kehidupan seks.

Gina Ogden,sala seorang seorang terapis seks mengungkapkan jika kualitas dan waktu tidur memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap timbulnya hasrat seksual.

Pernyataan Gina tersebut dimuat dalam Everyday Health. Faktor sederhananya adalah semakin nyenyak tidur akan semakin mudah melupakan hal-hal yang meresahkan.

KLIK INI:  Pemberian Antibiotik pada Anak Berisiko bagi Kesehatannya, Benarkah?

Dan dampak lainnya menurut Gina adalah jika berhubungan seks dengan pasangan bisa lebih relaks dan nyaman.

Hal sebaliknya terjadi jika waktu tidur hanya sedikit, dapat memengaruhi gairah seks, sehingga akan malas berhubungan seks dengan pasangan. Mengapa?

Berikut penjelasnnya seperti yang dimuat hellosehat yang ditulis oleh Annisa Hapsari dan telah direview dan oleh dr. Damar Upahita.

Menurut artikel itu, berdasarkan penelitian yang dimuat dalam Journal of Behavior Therapy and Experimental Psychiatry, jika kurang tidur menjadi sebuah kebiasaan, hal ini dapat memicu rasa cemas dan depresi yang berujung pada hasrat seks menurun.

Hal ini disebabkan saat tubuh ‘stres’ akibat kurang tidur, otak akan menekan produksi hormon seksual seperti estrogen dan testosteron. Dalam kondisi itu, tubuh ‘lebih memilih’ untuk memproduksi hormon stres, yaitu kortisol.

Perubahan hormon ini dapat memicu berkurangnya hasrat seksual, meningkatkan infertilitas, dan disfungsi ereksi.

KLIK INI:  Telinga Sakit Saat Flu dan Pilek? Redakan dengan Cara Ini!
Lebih banyak dialami wanita

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja. Meski begitu, kondisi kurang tidur sampai memengaruhi gairah seks umumnya lebih sering dialami oleh wanita.

Ini disebabkan banyak situasi kesehatan yang hanya dialami oleh wanita. Sementara, situasi tersebut memiliki pengaruh terhadap kualitas tidur yang dimiliki para wanita.

Misalnya, beberapa situasi yang dapat membuat wanita kurang tidur adalah kehamilan, gaya hidup setelah melahirkan, serta menopause.

Saat-saat itu, tubuh wanita cenderung merasa lelah, stres, dan depresi. Oleh karenanya, wanita yang saat itu kurang tidur merasa tidak tertarik melakukan hubungan seks.

Maka untuk memelihara kehidupan seks Anda, sebaiknya dimulai dari tidur teratur

KLIK INI:  Alami Gejala Kekurangan Kalium? Atasi dengan Makanan Ini
Editor: Idris Makkatutu
Sumber: Hellosehat

KLIK Pilihan!