Mengintip Aksi Muda Jaga Iklim di Hari Sumpah Pemuda

oleh -96 kali dilihat
Ketika Pemuda Beraksi Jaga Iklim di Hari Sumpah Pemuda
Penanam mangrove salah satu kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim-foto/Sumardi Ariansyah

Klikhijau.com –  Perubahan iklim telah memicu beragam aksi. Di Indonesia perubahan iklim mengubah paradigma kaum muda.

Melihat ancaman perubahan iklim semakin nyata dan serius. Kaum muda Indonesia pun menggelar aksi, namanya  Aksi Muda Jaga Iklim.

Aksi tersebut digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis, 28 Oktober 202. Kegiatan tersebut digelar di 76 titik di Indonesia sebagai wujud kepedulian lingkungan kaum muda.

Aksi Muda Jaga Iklim ini merupakan gerakan bersama, terutama anak muda dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga kelestariannya ekosistem, yaitu hutan hujan tropis, magrove, dan terumbu karang terhadap perubahan iklim.

KLIK INI:  Keberagaman Karakteristik Hutan Membuatnya Lebih Tangguh dan Produktif

Aksi tersebut tidak digelar begitu saja. Namun, ada  6 pesan penting yang dibawanya, yakni  jaga iklim dari rumah, jaga iklim dengan hijaukan bumi, jaga iklim dengan birukan laut, jaga iklim dengan green lifestyle, jaga iklim dengan ekspresi seni, dan jaga iklim dengan kolaborasi.

CEO Yayasan EcoNusa, Bustar Maitar mengatakan, dalam perlindungan sumber daya alam harus didorong terus untuk memperluas kesadaran akan bahaya krisis iklim di masa sekarang dan masa depan. Dalam hal tersebut, anak muda Indonesia sangat berperan penting bagi gerakan Aksi Muda Jaga Iklim.

Dengan adanya aksi tersebut diharapan dalam 5 tahun ke depan, hutan semakin hijau dan spirit menjaga hutan, laut, dan iklim bisa terus menular.

“Bahwa tahun 2020 adalah tahun terpanas di Asia termasuk Indonesia, merupakan rekor terbaru. Mari kita bersama menjaga dan melindungi hutan dan laut kita. Dan mari dukung bersama,” ujar Bustar Maitar dalam konferensi pers virtual, Rabu, 27 Oktober 2021.

Sejak awal Oktober

Kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim sebenarnya sudah dilakukan pada awal Oktober. Aksi yang dilakukan  adalah penanaman pohon, gerebek sampah hingga aksi bersih pesisir pantai dan papan edukasi isu iklim yang terjadi pada saat ini.

Terkait penanganan sampah di laut sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk melakukan penanganan kebersihan laut.

Krisis iklim menurut perspektif anak-anak muda memang sudah menjadi isu sangat penting. Isu ini  seperti halnya sampah plastik laut yang lebih banyak daripada ikan yang hidup di laut.

Jadi, sudah saatnya bergerak bersama untuk menjaga kebersihan laut kita dan jaga iklim. Karena isu iklim sebenarnya sudah sangat ekstrim. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga laut dan iklim.

KLIK INI:  Contoh Konkret Pemulihan Lingkungan; Pembibitan Rumpin dan Agenda Mangrove
Aksi Pemuda di Banggai Sulawesi Tengah

Peringatan hari sumpah pemuda, Kamis, 28 Oktober 2021  digelar di  tiga titik utama, yakni Jakarta sebagai ibu kota, Makassar di bagian tengah, dan Ambon di bagian timur.

Aksi yang digelar di DKI Jakarta adalah  menyebar 1.000 kg bibit kerang hijau di Ancol. Aksi Muda Jaga Iklim yang digelar pada hari Sumpah Pemuda ini melibatkan 4.202 peserta.

Para peserta ini melakukan beberapa kegiatan, di antaranya membersihkan sampah di pantai,  penanaman pohon mangrove dan menyebarkan bibit kerang.

KLIK INI:  OPAB GEMPA Makassar Lakukan Revitalisasi Organisasi demi Anggota yang Berintelektual