Jalan Panjang Politik Lingkungan Global

oleh -201 kali dilihat
Jalan Panjang Politik Lingkungan Global
Lumpur/Sedimentasi yang mencemari Danau Mahalona (Dok. WALHI Sulawesi Selatan)
Wahyuddin Junus

Klikhijau.com – Masalah lingkungan global merupakan salah satu isu kekinian yang telah mengusik perasaan semua orang di seluruh dunia, karena dampaknya membahayakan masa depan umat manusia.

Sejak era perang dingin usai, masalah lingkungan global adalah salah satu agenda politik internasional yang paling dinamis. Setiap negara berkepentingan, karena mempengaruhi hubungan yang serius dengan masalah ekonomi, politik, sosial, budaya dan teknologi.

Munculnya politik lingkungan global berawal dari isu lingkungan global. Dari buku “Global Environmental Politics'”, yang ditulis oleh Gareth Porter dan Janet Welsh Brown, isu-isu lingkungan global menjadi salah satu area masalah dan dilema politik dunia.

Gambaran besar buku terbitan Westview Press tahun 1996 ini, politik lingkungan global adalah membicarakan perspektif politik lingkungan, baik pada skala lokal, regional dan internasional.

Sampai tahun 1989-an, persoalan lingkungan global oleh kekuatan negara-negara besar masih dianggap sebagai masalah kecil yang remeh bagi kepentingan politik nasional dan internasional.

Namun seiring dengan munculnya gerakan lingkungan di negara-negara industri dan pada saat lain, munculnya ancaman lingkungan global yang dipublikasikan secara konsisten.

Penyebaran informasi tersebut terutama yang mempengaruhi kesejahteraan seluruh umat manusia secara mendalam. Seperti terjadinya penipisan lapisan ozon, peningkatan suhu global, dan dampak perikanan dunia.

KLIK INI:  Kebijakan Lingkungan dalam Narasi Pisau Bermata Dua

Status baru isu lingkungan global

Sampai di tahap ini, isu lingkungan global telah menjadi status baru dalam kancah politik dunia. Isu tersebut tidak lagi dipandang sebagai isu ilmiah dan teknis semata, tetapi terkait dengan isu-isu sentral dalam politik dunia.

Isu-isu sentral tersebut mencakup : internasionalisasi dalam sistem produksi dan penggunaan sumber daya, liberalisasi perdagangan dunia, hubungan Utara-Selatan, dan bahkan konflik internasional dan secara internal, mempengaruhi stabilitas sosial dan politik.

Status baru masalah lingkungan global ini menjadi fakta yang tercermin dalam pertemuan puncak global pertama kali dalam sejarah dunia tahun 1992 adalah Konferensi Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Lingkungan dan Pembangunan / United Nations Conference on Environment and Development (UNCED), yang diadakan di Rio de Janeiro, Brazil.

Konferensi PBB untuk lingkungan dan Pembangunan kian populer dan semakin meningkatkan minat dalam isu lingkungan global. Termasuk kaitannya dengan kebijakan ekonomi tingkat nasional maupun internasional.

KLIK INI:  7 Cara Menunjukkan Kepedulian terhadap Lingkungan Sejak Remaja

Keprihatinan internasional

Tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa lingkungan global pada awal 1990-an, telah muncul sebagai isu utama ketiga dalam area politik dunia. Bersama dengan keamanan internasional dan ekonomi global.

Tumbuhnya keprihatinan internasional tentang isu lingkungan global dalam sejarah, bukanlah terjadi secara kebetulan. Sesungguhnya Ini adalah respon terlambat terhadap fakta bahwa komponen utama biosfer, termasuk atmosfer, lautan, penutup tanah, sistem iklim, dan berbagai spesies hewan dan tumbuhan, semuanya telah diubah oleh intensitas eksploitasi manusia terhadap sumber daya bumi di abad kedua puluh.

Begitu juga, produk sampingan dari motor pertumbuhan ekonomi. Antara lain, pembakaran bahan bakar fosil; pelepasan bahan kimia perusak ozon; emisi sulfur dan nitrogen oksida; produksi bahan kimia beracun dan limbah lainnya. Serta masuknya mereka semua ke udara, air, dan tanah; dan penghapusan tutupan hutan.

Geliat pertumbuhan ekonomi ini pula menyebabkan tekanan kumulatif pada lingkungan fisik yang sewaktu-waktu mengancam kesehatan manusia dan kesejahteraan ekonomi. Biaya kegiatan ini untuk generasi mendatang akan jauh lebih tinggi baik di negara berkembang maupun di negara industri tinggi dibandingkan dengan populasi dunia saat ini.

KLIK INI:  Menelisik Dampak Tes Nuklir bagi Manusia dan Lingkungan

Mendorong kerjasama internasional

Dalam dekade terakhir, pemahaman ilmiah tentang isu lingkungan global telah meningkat pesat. Kesadaran bahwa ancaman lingkungan dapat menimbulkan kerugian serius atas sosial ekonomi dan manusia. Dan kerugian yang timbul, tidak dapat diselesaikan dengan keputusan sepihak oleh negara.

Kondisi ini mendorong negara dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan kerjasama internasional, demi menghentikan atau membalikkan degradasi lingkungan. Kesadaran itu juga telah melepaskan kekuatan politik baru – gerakan lingkungan global yang melakukan tindakan transnasional yang semakin efektif dalam berbagai isu.

Tetapi dalam setiap kasus beberapa negara – dengan kepentingan ekonomi tertentu – telah menentang tindakan internasional yang kuat untuk mengurangi atau menghilangkan kegiatan yang mengancam lingkungan global.

Hasilnya adalah perjuangan intensif atas isu-isu lingkungan global. Ketika negosiasi global berkembang biak pada isu-isu yang mempengaruhi berbagai kepentingan di seluruh dunia. Dengan taruhan untuk semua peserta dalam perjuangan selalu akan terus tumbuh.

KLIK INI:  SPORC Rayakan HUT ke-14, Begini Permintaan Wamen LHK!