5 Alasan Mengapa Wanita Harus Beralih pada Pembalut Kain

oleh -82 kali dilihat
Yusrawati

Klikhijau.com – Sampah pembalut sekali pakai (single use) telah menjebak wanita atas penggunaannya yang cukup besar. Setiap pembalut sekali pakai yang digunakan wanita setiap bulannya telah menyumbang limbah pada lingkungan.

Kasus yang terjadi di Kediri tahun 2017 mengingatkan betapa besar dampak tersebut. Bayangkan saja, ditemukan sebanyak 21 jenis ikan di sungai Brantas terancam keberadaanya karena popok dan pembalut sekali pakai yang terus dibuang ke sungai.

Zat microplastik yang terlarut dalam air kemudian mencemari ikan dan kemudian termakan oleh manusia dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Menurut data Sustaination, satu buah pembalut sekali pakai setara dengan 4 kantong plastik dan rerata perempuan menggunakan pembalut sampai 16.000 buah selama hidupnya. Selain itu, di Indonesia sampah pembalut bisa mencapai 26 ton per harinya.

Masalahnya, pembalut sekali pakai membutuhkan waktu sekitar 500-800 tahun untuk terurai. Ditambah lagi, jenis sampah ini termasuk tidak layak daur ulang sehingga akhirnya akan berujung menumpuk begitu saja.

Maka sudah bisa di bayangkan bukan betapa besar bahaya sampah pembalut sekali pakai yang dihasilkan  tiap bulannya. Karena itulah, perlu satu kesadaran baru untuk memulai memakai pembalut kain demi mengurangi dampah pencemaran lingkungan akibat pembalut sekali pakai.

Mengapa ini penting? Berikut ini setidaknya ada 4 alasan mengapa perempuan harus beralih ke pembalut kain:

5 alasan mengapa mensped lebih baik

Kini sudah mulai muncul gerakan di masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai dan beralih pada barang yang bisa digunakan berulang kali salah satunya penggunaan tampon dan menspad.

Gerakan masyarakat ini bukan hanya untuk mengurangi pencemaran saja tapi ada pula manfaat lain yang akan diperoleh pemakainya. Namun bagi yang masih takut menggunakan tampon, menspad  atau pembalut kain bisa menjadi solusinya dengan alasan sebagai berikut:

  • Lebih ramah lingkungan

Tak seperti pembalut sekali pakai, menspad bisa dicuci dan digunakan berulang kali bahkan kalau dirawat dengan benar  bisa tahan lama sampai 2-7 tahun loh, awet sekali bukan? Jadi, penggunaan menspad bisa menjadi solusi untuk mengurangi jumlah sampah anorganik.

Kenali 7 Brand Lokal Produsen Pembalut Kain Ramah Lingkungan
Ilustrasi – Foto/HiduptanpaSampah
  • Lebih aman dan sehat

Di dalam pembalut sekali pakai banyak mengandung bahan kimia mulai dari phthalates, dioxin, chloroethane, styrene dan acetone. Zat zat  tersebut  bisa membuat resiko ruam atau iritasi dan menganggu sistem reproduksi wanita (cnnindonesia.com, 15/4). Hal ini berbeda dengan menspad yang tidak menggunakan zat zat berbahaya sehingga tidak akan membuat area kewanitaan iritasi. Hal yang harus diperhatian saat menggunakan menspad adalah menjaga kebersihannya, rajin mengganti pembalut setiap 3-5 jam sekali/saat rasanya sudah tidak nyaman. kemudian jangan lupa untuk menjemurnya sampai kering sebelum digunakan yah.

  • Lebih ekonomis

Mungkin harga satuan pembalut kain terasa mahal jika dibandingkan dengan pembalut sekali pakai yang dengan harga 10-20 ribuan saja sudah bisa mendapatkan belasan buah. Padahal, jika kalkulasikan menggunakan pembalut kain jelas jauh lebih hemat. Pada menspad biasanya wanita hanya membutuhkan 12 buah pembalut kain dalam setahun sedangkan pembalut sekali pakai butuh 240-300 buah.

Jika ditotal secara keseluruhan menspad hanya butuh biaya kurang lebih 180 ribuan saja dan pembalut sekali pakai 140-180 ribu pertahunnya. Lalu, bagaimana jika jangkauan  waktunya 10 tahun? Kita akan membutuhkan pembalut sekali pakai sampai 3000 sedangkan menspad hanya  24 buah saja karna bisa dicuci dan dipakai berulang kali.

  • Banyak variasi

Tak kalah dengan pembalut  sekali pakai, menspad/pembalut kain pun tak kalah variatif pula. pengguna bisa memilih ukuran sesuai kebutuhan mulai dari ukuran kecil (pantyliner),ukuran sedang sampai pembalut ukuran panjang untuk digunakan pada malam hari.

Tidak hanya itu, dari segi warna kini pembalut kain sudah banyak pilihan. Selain itu, bahan pembalut kain pun sudah menggunakan bahan yang halus sehingga tidak akan mengiritasi. Dalam memilih bahan menspad usahakan memilih yang berbahan katun yah.

  • Menyerap baik dan mudah dibersihkan

Mungkin masih ada sebagain orang yang meragukan kemampun menyerap pembalut kain.  Namun perlu diketahui pembalut kain sudah dibuat agar dapat menyerap darah haid dengan baik bahkan saat haid sedang deras derasnya.

Selain itu, tidak perlu khawatir pembalut sekali pakai sangat mudah pula dibersihkan. Hanya mencuci di air mengalir dan merendamnya dalam deterjen yang ramah lingkungan darah haid bisa mudah dibersihkan.

Jadi tunggu apa lagi Sahabat Hijau? Sudah saatnya menjadi wanita yang ikut menjadi agen perubahan untuk mengurangi mengurangi sampah bukan menyumbang sampah yah!