Makassar Dikepung Anjal dan Gepeng, dari Urbanisasi dan Wajah Kota yang Rumit

Klikhijau.com - Anak jalanan (anjal) serta gembel dan pengemis (gepeng) kini semakin mudah ditemui di jalan-jalan Kota Makassar. Di perempatan lampu lalu lintas antara jalan Batua Raya dan Jalan Ab...

Makassar Dikepung Anjal dan Gepeng, dari Urbanisasi dan Wajah Kota yang Rumit
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Anak jalanan (anjal) serta gembel dan pengemis (gepeng) kini semakin mudah ditemui di jalan-jalan Kota Makassar.

Di perempatan lampu lalu lintas antara jalan Batua Raya dan Jalan Abdullah Dg Sirua misalnya, sangat ramai anjal yang terlihat dikordinir oleh pengawas mereka yang nampak duduk sibuk bercerita di tepi jalan.

Beberapa pengemis juga biasa terlihat di pinggiran jalan memakai modus sebagai pemungut sampah dengan gerobak becak serta anak kecil diatasnya.

Pemandangan tersebut kini kian ramai dan sangat mudah ditemui di kota Makassar yang sering memakai tagline kota Dunia ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir, mengatakan ini menjadi pekerjaan rumah Dinas Sosial Kota Makassar.

"Kami terus melakukan upaya penjangkauan kepada mereka sekaligus pembinaan dan ada satu hal yang belum dimaksimalkan karena kami belum memiliki lingkungan pondok sosial (liposos) untuk menjadi tempat penampungan mereka yang kita temukan di jalan," ujarnya.

Mukhtar Tahir mengaku naiknya keberadaan anjal dan gepeng di jalan turut dipengaruhi  tekanan ekonomi akibat kondisi pandemi seperti sekarang.

"Sejalan dengan itu kami melakukan kemitraan dengan NGO yang eksis untuk melakukan hal itu. Untuk meminimalisasi terjadinya kenaikan anjal yang memang kita rasakan makin meningkat sejalan dengan pandemi yang sementara ada. Sehingga ini juga adalah salah satu hal yang harus diselesaikan dalam keadaan sekarang," tutur Mukhtar.

Mengenai anjal yang sengaja dikoordinir oleh oknum, Mukhtar Tahir mengaku telah melakukan treatment dan terus melakukan patroli. Tetapi hingga saat ini anjal yang terorganisir itu masih ramai di setiap jalan.

"Tapi memang setelah dilakukan penangkapan kita hanya melakukan pembinaan di tempat. Sekarang ini kita berkordinasi dengan beberapa stakeholder untuk menyelesaikan hal ini," jelasnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2