Lelaki Asal Sinjai Ini Angkat Isu Lingkungan di Bukunya “Kepada Jauh yang Dekat”

oleh -151 kali dilihat
Arief Balla Angkat Isu Lingkungan di Bukunya “Kepada Jauh yang Dekat”
Suasana peluncuran buku Arief Balla "Kepada Jauh yang Dekat"/Foto-Ist
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Setelah menuntaskan kuliah program masternya di Amerika Serikat, Arief Balla kembali ke tanah air dan menerbitkan sebuah buku kumpulan esai “Kepada Jauh yang Dekat”. Buku ini berisi catatan pengalamannya selama menuntut ilmu di negeri Paman Sam.

Buku ini telah dilaunching dan dibedah oleh Pepy Al-Bayqunie, Reski Indah Sari, dan Faisal Oddang di Aula FEBI UIN Alauddin, Sabtu, 28 Desember 2019.

Yang menarik adalah beberapa tulisannya menyentil isu lingkungan, budaya, dan agama sekaligus.

Satu di antaranya berjudul “Ceramah Ramah Lingkungan”. Esai diangkat oleh Reski Indah Sari dalam paparannya. Esai ini menyoroti ustaz yang sering menyerukan surga dalam ceramahnya tetapi abai dengan isu yang begitu dekat dengan lingkungan. Sampah di depan masjid. Tumpukan sampah berserakan di selokan dan seterusnya. Isu yang begitu dekat dan nyata tetapi sering diabaikan.

KLIK INI:  Ekofenomenologi, Tentang Relasi Apik Antara Manusia dan Alam

Para ustaz memiliki kewajiban moral dan sosial untuk bersuara isu lingkungan. Satu hal yang banyak mendapat porsi dalam Al-Quran.

Dalam esai tersebut, Arief mencontohkan seorang mubalig asal Afganistan di masjid tempatnya tinggal yang konsisten mengingatkan jamaah untuk menjaga kebersihan. Bahkan topik ini nyaris selalu disinggungkan ketika berkhotbah. Ia bahkan mengingatkan pentingnya pengurus masjid menekan penggunaan plastik ketika ada kegiatan. Ia menamakannya “zero plastic”.

Ia mengaitkan dengan ayat-ayat atau riwayat ditunjang data ilmiah betapa isu lingkungan perlu menjadi perhatian bersama. Dan manusia khususnya umat Islam harus ambil bagian di dalamnya.

Arief berharap akan semakin banyak ustaz atau mubalig tanah air yang memasukkan isu lingkungan ke dalam ceramahnya. Satu tantangan yang begitu nyata dan tampak terang benderang di depan kita semua.

KLIK INI:  Pramuka dan Sampah Plastik