Faktor Lingkungan Pengaruhi 40 Persen Derajat Kesehatan Masyarakat

oleh -836 kali dilihat
Ilustrasi manusia dan lingkungan
Ilustrasi manusia dan lingkungan/foto-Youthmanual
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Harus diakui, kita dipaluti lingkungan yang kurang sehat. Sayangnya banyak di antara kita, termasuk saya adalah penyebab tak sehatnya lingkungan yang kita huni.

Padahal lingkungan yang bersih  turut berpengaruh terhadap kesehatan.  Tapi, harus pula diakui bahwa   menjaga kebersihan lingkungan  tak semudah yang dibayangkan.

Sebab  ada saja yang akan membuang sampah sembarangan. Belum lagi penggunaan kendaraan bermotor yang sangat sulit dihindari, padahal kita tahu, polusi yang disebabkan kendaraan juga merusak lingkungan, khususnya udara.

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan, jika derajat kesehatan masyarakat sesungguhnya bukan hanya soal pelayanan kesehatan, tetapi juga faktor lingkungan. Bahkan, hal itu memiliki pengaruh hingga 40 persen.

KLIK INI:  Begini Dampak Buruk Macet Bagi Kesehatan

Menurutnya, teori H.L. Blum mengungkapkan bahwa derajat kesehatan ditentukan oleh 40 persen faktor lingkungan, 30 persen faktor perilaku, 20 persen pelayanan kesehatan, dan 10 persen genetika atau keturunan.

“Kalau betul-betul memperhatikan lingkungan, faktor pelayanan kesehatan hanya 20 persen. Saat ini, 80 persen umumnya kuratif, yang untuk pencegahan 20 persen,” kata Nila.

Nila juga menegaskan jika kebersihan lingkungan sendiri bukan hanya soal sampah. Namun juga unsur kimia, biologi, dan sosio-budaya. Jika tidak melakukan pencegahan lewat lingkungan, jumlah orang yang sakit bisa bertambah.

Kanker misalnya, kata Nila, banyak perubahan material di lingkungan, yang bisa menimbulkan penyakit tersebut. Misalnya pembakaran sampah plastik yang mengandung polyvinylchlorude (PVC) dan mengeluarkan zat berbahaya.

Menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih memang tak mudah. Namun sesulit apa pun itu, harus tetap diperjuangkan dengan semangat 45. Kenapa, sebab menurut halodoc.com, menjaga lingkungan tetap sehat dan bersih memiliki manfaat:

  • Terbebas dari berbagai penyakit

Kebersihan selalu identik dengan kesehatan. Itu artinya, manfaat menjaga lingkungan yang pertama adalah membuat kesehatan tetap terjaga.  Lingkungan bersih saja tak lantas membuat tubuh tidak mudah sakit. Apalagi kalau kita tak berusaha menjaga kebersihannya.

KLIK INI:  Ini Jawabannya Kenapa Lingkungan Harus Tetap Sehat dan Lestari

Lingkungan yang tak bersih menjadi tempat terbaik untuk sarang nyamuk. Belum lagi dengan berbagai bakteri yang turut hidup di dalamnya. Penyakit-penyakit seperti tifus, kolera, desentri, hingga DBD akan mengepung.

  • Mendapatkan udara segar sepanjang waktu

Selain kesehatan, kebersihan lingkungan juga erat kaitannya dengan kualitas udara di lingkungan tersebut. Lingkungan yang penuh sampah pasti akan berbau tidak sedap. Sebaliknya, apabila lingkungan tempat tinggal  bebas dari tumpukan sampah, bisa dipastikan udara yang dihirup setiap harinya bebas bau dan selalu segar.

Bukan hanya dari sampah yang bertumpuk, adanya bau ini juga bisa bersumber dari asap pabrik atau selokan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengecek dan menjaga kebersihan selokan ya. Selokan penuh sampah tak hanya jadi sumber penyakit dan udara tak segar, ini juga bisa menyebabkan terjadinya banjir.

  • Lebih giat dalam menjalankan aktivitas

Lingkungan yang terjaga kebersihannya akan membuat kita  lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas. Jika lingkungan kotor, sudah pasti kita akan malas-malasan untuk berkegiatan, bukan?

  • Lebih nyaman untuk ditinggali

Saat berada di suatu kawasan yang kumuh, membuat kita tidak betah, bahkan kita malas  mendekat atau mengunjunginya. Bagaimana jika itu terjadi pada lingkungan tempat tinggal  sendiri?  Tentu ingin segera pindah ke tempat yang lebih bersih.

Ya, lingkungan yang bersih akan membuat kita lebih nyaman untuk tinggal dan menetap dalam waktu lama. Tak hanya itu, orang lain pun tak akan enggan untuk berkunjung. Mereka menilai lingkungan begitu asri dan rapi, serta nyaman untuk ditinggali.

Menjaga lingkungan agar tetap sehat dan bersih, seharusnya menjadi budaya sejak dini. Harusnya begitu

KLIK INI:  Ramadan, Masakan Ibu, dan Sebuah Rahasia Tetap Segar Saat Berpuasa, Klik Ini!