Polusi Udara, Kesuburan Pria, dan Rambut Rontok

oleh -76 kali dilihat
Mudik Lebaran Menyisakan Lonjakan Emisi Karbon
Asap kendaraan slah satu penyebab polusi udara/foto-Ist
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Kita sesungguhnya dikelilingi berbagai ancaman. Ia datang dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk polusi udara.

Belum hilang kecemasan kita perihal polusi udara ditemukan bisa sebabkan kesuburan pria dan ovarium wanita menurun. Kini para peneliti kembali mengungkapkan hal mengejutkan, yakni polusi udara bisa menyebabkan rambut rontok.

Paparan polusi udara ditemukan mampu membuat masalah pada kulit kepala yang menyebabkan rambut berguguran alias rontok.

Pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 lalu Pernita Hestin Untari menulis artikel di okezone.com. Artikel tersebut mengutip Medical Daily bahwa studi tersebut menunjukan bahwa polusi udara dapat mempengaruhi protein penting yang mendukung pertumbuhan rambut.

KLIK INI:  6 Tanaman Mungil Anti Polusi Udara yang Wajib Ditanam di Halaman Rumah

Polutan ini umumnya berasal dari bahan seperti semen, keramik, dan batu bata. Mereka, para para peneliti itu mengumpulkan berbagai konsentrasi debu dan partikel diesel. Tim kemudian mengekspos sel-sel dari kulit kepala manusia dalam polusi udara selama 24 jam.

Setelah paparan, para peneliti memeriksa sel untuk melihat protein spesifik. Mereka menemukan bahwa partikel debu dan diesel mengurangi kadar β-catenin, protein yang bekerja untuk mendorong pertumbuhan rambut dan morfogenesis.

Selain itu, kualitas udara yang buruk juga memengaruhi tiga protein lain, yang disebut cyclin D1, cyclin E dan CDK2, yang juga mendukung pertumbuhan dan retensi rambut. Para peneliti mengatakan semakin lama sel terpapar polusi, semakin mereka menurunkan kadar protein esensial.

Hyuk Chul Kwon, peneliti utama dari Future Science Research Center di Republik Korea mengatakan, polusi udara paling umum menyebabkan kerontokan rambut.

KLIK INI:  Bahkan Yogyakarta Pun Mulai Tak Nyaman karena Polusi Udara

“Penelitian kami menjelaskan mode aksi polutan udara pada sel papilla dermal folikel manusia, menunjukkan bagaimana polusi udara paling umum menyebabkan kerontokan rambut.”

Sebabkan 4,2 juta kematian setiap tahun

Jauh sebelum temuan tersebut, banyak studi menunjukkan bahwa polusi udara ini dapat berkontribusi pada sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker dan masalah pernapasan. Polusi udara telah dikaitkan dengan 4,2 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia.

Di Amerika, perkiraan menunjukkan bahwa lebih dari 141 juta orang tinggal di daerah dengan udara yang tercemar antara 2015 dan 2017. Meskipun semakin banyak populasi yang terkena dampak, para peneliti mengatakan komunitas ilmiah masih kekurangan informasi tentang bagaimana kualitas udara yang buruk dapat merusak kulit dan rambut.

“Sementara hubungan antara polusi udara dan penyakit serius seperti kanker sudah mapan, ada sedikit bahkan hampir tidak ada penelitian tentang efek dari paparan bahan tertentu pada kulit manusia dan rambut khususnya, “Kata Hyuk.

Artikel yang di atas cukup membuat kita agar lebih waspadaterhadap polusi udra jika tak ingin mengalami kebotakan.

KLIK INI:  Pena Masyarakat Banten dan WALHI Jakarta Menyoal Kualitas Udara di Cilegon