Memanen Filosofi dan Pencerahan dari Hobi Mencuci Piring

oleh -49 kali dilihat
Memanen Filosofi dan Pencerahan dari Hobi Mencuci Piring
Dr. Darhamsyah, MSi., Kepala Pusat Pengendalian Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma) KLHK - Foto/Ist

Klikhijau.com – Mencuci piring mungkin saja satu aktivitas biasa yang tampak sepele. Aktivitas ini paling banyak dilakukan di dapur dan cukup menyita waktu dan perhatian.

Karena itulah, banyak orang menghindari pekerjaan ini, namun tak sedikit pula menikmatinya sebagai hobi tersendiri. Banyak pula mengira ativitas ini “berkelamin” alias identik dengan perempuan—padahal laki-laki juga bisa melakukannya.

Meski tampak sederhana, mencuci piring bisa membuat seseorang bahagia. Saat mencuci piring dengan enjoy, kita pun bisa bahagia bisa membersihkan piring-piring dan peralatan makan.

Selain itu, mencuci piring ternyata dapat mengaktifkan potensi pikiran bawah sadar. Bagaimana bisa?

Menurut Dr Darhamsyah, M.Si dalam bukunya “Enjoy Life with Eco-Life”, aktivitas mencuci piring dapat memicu kekuatan bawah sadar untuk menjaga lingkungan hidup.

Darhamsyah terinsipirasi saat berkunjung dan makan siang di Eco-Learning Camp di Paris van Java. “Maaf ya Pak, kalau habis makan piringnya dicuci sendiri!” kata relawan, sebagaimana ditulis Darhamsyah.

KLIK INI:  Buka Gerai Baru di Makassar, H&M, Fashion Shop dengan Konsep Ramah Lingkungan

Tampaknya, setiap orang yang berkunjung ke tempat tersebut diedukasi untuk terbiasa mencuci piringnya sendiri. Bagi seorang Darhamsyah, cara ini sangat keren dan beliau enjoy dengan tradisi baik ini.

Darhamsyah bahkan menyebut aktivitas cuci piring sebagai “hobi miliarder”. Wah, apa hubungannya yah Sahabat Hijau?

Kabarnya, lanjut Kepala Pusat P3E Suma KLHK ini, para miliarder dunia seperti Bill Gates dan Jeff Bezos juga punya hobi mencuci piring. Wah, inspiratif banget kan!

cuci piring
Piring yang sudah dicuci – Foto/Pixabay

Tak sekadar cuci piring biasa, Gates dan Jeff bahkan mengaku mencuci piring setiap hari. Uniknya, keduanya mengaku kerap melakukan itu karena merasa mendapat kesenangan tersendiri dengan mencuci piring.

KLIK INI:  Riset: Berolahraga Sebelum Sarapan Lebih Baik untuk Kesehatan

Yah, mencuci piring memantik inspirasi seseorang. Riset dari Florida State University terhadap 51 partisipan mengungkap bahwa ada penurunan rasa gelisah pada 27 persen partisipan dan sisanya mengaku mengalami peningkatan inspirasi.

Prosesi mencuci piring yang sederhana itu juga dapat mencerahkan atau menstimulasi suatu insight.  Kata Darhamsyah, dengan mencuci piring kita memperoleh insight dalam menerapkan SDGs ke-12, khususnya perihal konsumsi yang bertanggungjawab.

“Jadi, semakin sering kita terpaksa membuang sisa makanan saat mencuci piring, semakin terasa pula betapa tidak bertanggungjawabnya orang yang menyisakan makanan di atas piring,” tulis Darhamsyah yang juga seorang Coach.

Darhamsyah juga menginspirasi kita betapa luar biasanya aktivitas cuci piring yang dapat membuat otak kita lebih rileks dan tentu memicu kualitas kinerja.

Jadi, tunggu apalagi, mari kita coba memulai membiasakan diri mencuci piring. Sebab, di baliknya ada filosofi, inspirasi dan segudang manfaat yang bisa diraih dari aktivitas biasa ini.

Siapa tahu dengan cuci piring, kelak Anda juga bisa jadi miliarder seperti Jeff dan Gates. Why not?

KLIK INI:  Malam Qunut Ramadan, Tradisi Turun-temurun di Kampung Ini!