Rina dan Tawaran Mengadopsi Palem Sikas

Klikhijau.com - Saat pulang dari Kantor Desa Kindang. Rina berteriak lantang memanggil saya. Spontan saya menghentikan laju motor. Lalu menoleh. Memastikan kenapa Rina memanggil. "Ambil memangmi it...

Rina dan Tawaran Mengadopsi Palem Sikas
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Saat pulang dari Kantor Desa Kindang. Rina berteriak lantang memanggil saya. Spontan saya menghentikan laju motor. Lalu menoleh. Memastikan kenapa Rina memanggil.

"Ambil memangmi itu bunga-bunga," katanya.

"Kulihat tadi komenta," lanjutnya.

Memang pada pagi di  hari Kamis, 28 Agustus 2025 lalu. Saya melihat postingannya di Facebook. Bunyinya begini:

“Sempat ada yg minat Bunga Palm sisir Ki adopsimi anakx,,,." Postingan itu telah berlalu cukup lama, sejak hari Kamis, 21 Agustus 2025.

[irp]

Namun, saya baru melihatnya seminggu kemudian. Lalu nebeng menitip komentar: Siap.

Rupanya komentar itu dibaca oleh Rina. Dan ketika saya lewat di depan rumahnya dengan pelan karena jalan telah menyerupai sungai kering. Ia berteriak memanggil saya.

Selanjutnya, saya sibuk mengambil anakan bunga palem sisir yang dimaksud.

Hasilnya, saya mendapat empat anakan, ditambah dengan dua jenis bunga kertas dengan bunga berwarna putih dan ungu.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: