Suntuk dengan Rutinitasmu? Berkemaslah Menuju 7 Desa Wisata Ini!

oleh -63 kali dilihat
Kete Kesu, Tana Toraja
Kete Kesu, Tana Toraja/foto-pesona.travel

Klikhijau.com – Bekerja di kota besar dan merasakan penatnya beban pekerjaan mungkin membuat kamu lelah dan bosan. Tidak ada salahnya jika di akhir pekan kamu memanjakan diri dengan mengunjungi desa-desa wisata yang menyajikan kesegaran alami.

Desa wisata sudah dikembangkan hampir di seluruh Indonesia. Jadi di kota mana pun kamu tinggal kamu pasti bisa menemukan desa wisata terdekat. Indonesia ini negeri yang kaya, suku, budaya, ras, agama, sumber daya, hingga potensi alamnya melimpah ruah. Seolah takkan pernah ada habisnya jika membicarakan kekayaan dan keindahan yang dimiliki Indonesia.

Laut luasnya yang biru dan selalu jadi destinasi paling diburu, pegunungan tingginya yang selalu ingin didaki, semua berpadu sempurna membentuk nusantara yang tiada dua.

KLIK INI:  Memanen Pesona Matahari Pagi di Atas Gunung Pattaneteang

Pelancong dari mancanegara berbondong-bondong mengunjungi desa wisata yang tersebar di kawasan nusantara. Lalu bagaimana dengan anda? Jangan sampai ketinggalan, ini dia 7 desa wisata yang wajib dikunjungi untuk melepaskan penat setelah 1 pekan bekerja.

  • Desa Wae Rebo

Wae Rebo di Flores yang terletak pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut ini layaknya sebuah surga yang  berada di atas awan. Perlu perjuangan untuk bisa mencapainya, namun apa yang didapat ketika sampai ke lokasi sebanding dengan perjalanan yang dilalui.

Tak hanya populer di Indonesia, Desa Wae Rebo di Kecamatan Satarmase, NTT ini justru sudah dikenal di seluruh dunia. Mengusung latar hijau yang asri dan hamparan gunung yang menyejukkan, desa ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Pemandangan alam berupa gunung-gunung berpadu dengan 7 rumah adat berbentuk kerucut akan memberi kesan tersendiri bagi setiap pengunjung ynag pernah datang ke Desa Wae Rebo.

Rumah adari ini menjadi daya tarik tersendiri berkat bentuknya yang menyerupai kerucut dan tertata rapi secara melingkar. Setiap rumah bisa dihuni 68 keluarga. Tentu saja keberadaan rumah ini jadi sangat unik karena melihat tren rumah yang sedang berkembang adalah rumah bergaya modern minimalis.

Penulis: Kartika Puspitasari
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!