Perang Narasi di Balik Banjir Berulang dan Pentingnya Data Lingkungan

Klikhijau.com - Benarkah ada sengkarut tata ruang di balik fenomena banjir yang berulang setiap tahun di beberapa wilayah di Indonesia? Pertanyaan ini mengemuka pada diskusi virtual yang digelar Thamr...

Perang Narasi di Balik Banjir Berulang dan Pentingnya Data Lingkungan
Bacakan Artikel

Perihal upaya hukum yang dapat diambil pada setiap bencana lingkungan, Mas Ota mengatakan bahwa yang paling penting adalah alat bukti.

โ€œAlat buktinya adalah yang bisa mengaitkan antara kondisi lingkungan di suatu wilayah dengan banjir yang terjadi. Itu semua dapat dilakukan kalau misalnya ada ketersediaan data dan informasi,โ€ jelas Mas Ota.

Perihal data, Direktur Eksekutif Forest Watch Indonesia, Soeltan Gussetya Nanggara justru berpandangan lain. Menurutnya, persoalannya bukan soal ada atau tidaknya data, tapi ini soal kepentingan terhadap data tersebut.

Menurutnya, ada sejumlah data lingkungan yang sebetulnya tersedia, namun bila bicara kedalaman data atau jenis data tertentu yang krusial, seringkali sudah sulit diakses.

Data yang simpang siur jadi menarik pada diskusi kali ini. Seperti ย padangan Profesor Haryadi berikut: ketika ada bencana kita mendapat banyak penjelasan mengapa banjir itu terjadi. Setelah itu kehidupan berjalan sebagaimana biasanya, sampai kemudian kita mendapat penjelasan serupa untuk banjir berikutnya. (Kompas, 26/01/2021).

Perihal data, beberapa peserta diskusi virtual kali ini mengajukan pentingnya apa yang disebut citizenship participation. Dalam konteks ini, semua pihak (warga) sejatinya punya kemampuan menyuarakan masalah-masalah ekologi di lingkungannya dan mengakses data. Peran ini bisa dijalankan oleh komunitas-komunitas.

[irp]

Pilih Halaman: