Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey, Kala Lorong Madrasah Bergerak Menuju Zero Waste

Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey, Kala Lorong Madrasah Bergerak Menuju Zero Waste
Mengubah Cara Pandang Lewat Mobil Mikroplastik Journey: Kala Lorong Madrasah Bergerak Menuju Zero Waste. -Foto: Ist
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Matahari pagi di Mojokerto mulai memancarkan hangatnya ketika sebuah kendaraan dengan corak edukasi khas terparkir anggun di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Mojokerto. Bagi ratusan pasang mata mungil yang lalu-lalang, kendaraan itu bukan sekadar armada singgah. Ia adalah Mobil Mikroplastik Journey milik lembaga konservasi Ecoton yang membawa misi penting: menyingkap misteri partikel berbahaya yang selama ini tak kasat mata di sekeliling ruang hidup kita.

Hari itu, Rabu, 12 Agustus 2026, suasana sekolah berubah menjadi laboratorium alam. Lebih dari 200 siswa dari kelas satu hingga enam secara bergantian memasuki armada edukasi tersebut. Udara riuh oleh celoteh penuh rasa ingin tahu ketika mereka mulai dikenalkan pada siklus panjang material plastik. Benda yang semula utuh dan serbaguna itu, akibat terpapar cuaca, gesekan, serta cara penanganan yang keliru, perlahan terdegradasi menjadi serpihan renik yang kini kita kenal sebagai mikroplastik.

Menemukan Pertikel Renik di Tempat yang Paling Dekat

Edukasi tidak berhenti pada ruang diskusi teoretis. Antusiasme memuncak tatkala anak-anak melangkah keluar membawa seperangkat alat pengamatan sederhana. Mereka bertransformasi menjadi peneliti cilik yang bertugas mengidentifikasi keberadaan mikroplastik di area indoor, luar ruangan, permukaan daun, air, hingga pada kulit tangan mereka sendiri.

Temuan di lapangan langsung membuka mata para siswa. Kelompok 7 yang dipimpin oleh Jazila, siswa kelas 5A, berfokus mengamati sampel udara di dalam dan luar ruangan. Dari pemindaian mikroskopis yang mereka lakukan, teridentifikasi 2 partikel berbentuk fiber (serat), 2 filamen, dan 9 fragmen (potongan pipih) di dalam ruang kelas. Sementara pada udara luar ruangan, terdeteksi 3 fiber dan 2 fragmen.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: