Bukan Sekadar Arisan, Ibu-Ibu di Buton Kampanyekan Penyelamatan Lingkungan

oleh -132 kali dilihat
Salah seorang warga Lingge-lingge membersihkan sampah di pantai.
Salah seorang warga Lingge-lingge membersihkan sampah di pantai/foto-Kompas.com: Defriatno Neke
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Saya yakin kamu akan bertanya, kenapa tulisan mengenai sampah tak pernah usai? Jawabannya sederhana, sebab permasalahan sampah juga tak pernah usia.  Telah banyak usaha dilakukan untuk mengatasinya, tapi belum mampu juga mampu mengatasinya. Sebab banyak di antara kita yang senang memproduksi sampah dan membuangnya di sembarang tempat.

Permasalahan sampah bukan hanya terjadi di daratan, tapi juga di lautan. Untuk mengatasinya dan menguranginya tentu diperlukan kesadaran dan inovasi dalam mengelola sampah. Seperti yang dilakukan  di Bekasi dengan mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga sampah (PLTSa) Merah Putih Bantargebang.

Jika yang dilakukan di Bekasi terasa berat karena butuh biaya yang sangat besar, maka bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti kegiatan arisan yang dilakukan oleh ibu-ibu warga Lingge-lingge, Kelurahan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Mereka melakukan arisan yang berdampak pada kebersihan lingkungan di sekitarnya.

KLIK INI:  Keren, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Bekasi Siap Beroperasi
KLIK INI:  Dengan Bermodalkan Sampah, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Oleh-Oleh dari Pantai Bira

Para ibu-ibu di sana tidak hanya berkumpul dan melakukan arisan, tapi mereka juga membersihkan sampah di tepian pantai dan lingkungan sekitarnya dengan alat seadanya, mereka bergotong royong membersihkan sampah yang ada.

Mereka melakukan itu karena  menyadari betapa bahayanya sampah apalagi yang berakhir di lautan.  Kesadaran ibu-ibu Lingge-lingge  menyelamatkan lingkungan dari sampah patut dicontoh oleh mereka yang hobi arisan

Nationalgeographic.co.id mengabarkan jika kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan sejak enam bulan yang lalu. Hal yang menjadi pencetusnya adalah masih banyaknya warga yang membuat sampah sembarangan di sana.

KLIK INI:  Unmul Resmi Melarang Penggunaan Plastik di Lingkungan Kampus, Kampus Lain Kapan?

“Kegiatan ini untuk menyadarkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan di pantai dan di laut, di sini,” ucap Mustia, Ketua Aksi Bersih Pantai.

Aksi ibu-ibu ibu warga Lingge-lingge yang tak biasa itu mendapat apresiasi tinggi dari  Amruddin yang menjabat sebagai Camat Pasarwajo.

“Ini bisa menjadi contoh di wilayah Pasarwajo. Karena pantai itu harus dipelihara, pantai bukan tempat untuk membuang sampah, tapi menjadi arena bermain bagi warga,” tegas Amruddin.

Aksi yang dilakukan ibu-ibu Lingge-lingge bisa menjadi inspirasi bagi yang lain dalam menyelamatkan lingkungan dari sampah. Jika pun belum bisa seperti itu,  kita bisa memulainya dari ungkapan lama, “jika tak bisa membersihkan, jangan mengotori”

KLIK INI:  Cerita Mengesankan dari Bank Sampah The Gade "Temba Nggela" Dompu NTB