Selain Lucu, Ini 12 Fakta Menarik Lainnya dari Hamster yang Jarang Diketahui

oleh -7 kali dilihat
Hamster - foto/Treehugger/vadimrysev

Klikhijau.com – Jika dilihat sekilas, pasti ada yang mengira jika hamster adalah tikus. Mereka memang mirip. Juga sama-sama hewan pengerat. Namun, hamster lebih lucu dan banyak yang memeliharanya.

Hamster adalah hewan mamalia yang bisa hidup di berbagai habitat, mulai dari gurun dan dataran hingga bukit pasir dan lahan pertanian.

Keberadaannya juga tidak hanya pada satu benua, tetapi dapat ditemukan di seluruh Eropa , Asia, dan Afrika Utara .

Penasaran, berikut ulasan singkat 12 fakta menarik tentang hamster yang jarang diketahui:

KLIK INI:  Populasi Amfibi Sekarat di Tangan Perubahan Iklim
  • Rentan terhadap bakteri dan virus

Hamster membawa bakteri salmonella dan, meskipun jarang terjadi, mereka juga rentan terhadap koriomeningitis limfositik, virus yang dapat menyebabkan gejala seperti flu.

Cara utama penularan penyakit zoonosis dari hamster dan hewan pengerat lainnya ke manusia adalah melalui gigitan, kontak langsung dengan hewan tersebut, dan kontak tidak langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi.

  • Beberapa berhibernasi

Tidak semua hamster berhibernasi selama cuaca dingin. Biasanya mereka akan tetap berada di liangnya, menutup pintu masuk dengan tanah, dan tidur di sarang yang dilapisi rumput, bangun sekali seminggu untuk makan makanan yang telah disimpannya.

Saat berhibernasi, detak jantungnya turun dari biasanya 400 denyut per menit menjadi hanya empat, dan hanya mengambil dua napas per menit.

KLIK INI:  Eksotika Kupu-kupu di Musim Hujan
  • Memiliki penglihatan yang buruk

Dominan hamster memiliki penglihatan yang buruk dalam cahaya terang. Mereka jauh lebih baik dalam melihat di cahaya redup, itulah sebabnya mereka adalah hewan nokturnal.

Hamster bergantung pada indra lain untuk bernavigasi di siang hari, seperti kumisnya yang sangat sensitif dan kelenjar aroma di punggungnya yang meninggalkan jejak untuk membimbingnya kembali ke rumah.

  • Hamster Eropa terancam punah

Hamster pernah tersebar luas di seluruh Eropa, sayangnya kini berada dalam kondisi sangat terancam punah.

Perubahan praktik pertanian, pembangunan komersial dan perumahan, polusi , dan perubahan iklim merupakan ancaman terbesar bagi hewan-hewan kecil ini.

KLIK INI:  Mengenal 6 Jenis Penyu di Indonesia pada Momen World Turtle Day
  • Memiliki kecerdasan spasial

Dalam sebuah penelitian ditemukan jika hamster liar telah menunjukkan kecerdasan spasial yang tinggi (termasuk memori visual) saat mencari makanan.

Banyak yang percaya bahwa mereka juga dapat mempelajari nama mereka dan menjalin ikatan dengan teman manusia mereka.

  • Memakan kotorannya sendiri?

Hamster adalah hewan koprofagia. Mereka memakan kotoran mereka sendiri untuk memastikan mereka menyerap semua nutrisi dari makanan yang telah mereka makan. Jenis kotoran yang mereka makan lunak. Terkadang mereka sering memakannya langsung dari anus.

KLIK INI:  2019, BBKSDA Sulsel Selamatkan Puluhan Satwa Liar Dilindungi, Sebagian Besar Serahan Masyarakat
  • Penganut seks bebas

Hamster jantan dan betina bersifat poliginandrous —artinya mereka memiliki banyak pasangan. Selama musim kawin , hamster jantan berpindah dari satu liang ke liang lainnya dan kawin dengan hamster betina mana pun, asalkan hamster betina tersebut belum kawin.

Setelah kawin, sumbat kopulasi terbentuk pada hamster betina untuk mencegah pembuahan lebih lanjut. Hamster bersifat teritorial, dan hamster betina sering kali mengusir hamster jantan setelah kawin.

KLIK INI:  Bunga Oleander, Si Cantik yang Berbahaya
  • Dilarang di Hawai

Tingkat reproduksi hamster sangat tinggi. Mereka dapat dengan cepat membentuk koloni besar di Hawaii jika lepas ke alam liar, sehingga menimbulkan masalah bagi pertanian dan spesies asli lainnya. Karena itu, hewan ini dilarang di Hawai.

KLIK INI:  Habitat Rusak, Kepunahan Tanaman Menjadi 350 Kali Lebih Cepat
  •  Ada sekitar 20 spesies hamster

Hamster termasuk dalam famili Cricetidae. Di dunia ini ada lebih dari 20 spesies hamster cukup beragam. Beberapa di antaranya mirip tikus.

Spesies hamster yang paling populer sebagai hewan peliharaan adalah hamster emas atau hamster Suriah ( Mesocricetus auratus ), dan tiga anggota berbeda dari hamster kerdil: hamster kerdil putih musim dingin ( Phodopus sungorus ), hamster kerdil Campbell ( Phodopus campbelli ), dan hamster Roborovski ( Phodopus roborovskii ), yang merupakan spesies hamster terkecil dari semua spesies hamster..

  •  Makhluk nokturnal

Sebagian besar hamster bersifat nokturnal. Mereka menghabiskan siang hari bersembunyi dari dari sergapan predator.

Di habitat aslinya, hamster menggali liang dengan terowongan dalam dan banyak pintu masuk untuk perlindungan dan untuk tidur selama periode torpor. Mereka adalah hewan soliter, menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dalam liang sendirian. Mereka juga sangat teritorial dan akan menyerang hamster lain yang berani mendekat.

KLIK INI:  Mengenal 9 Jenis Pohon yang Akrab Ditanam Ani Yudhoyono
  • Giginya terus tumbuh

Gigi seri hamster tidak memiliki akar dan tidak pernah berhenti tumbuh. Dengan menggerogoti, mereka menjaga gigi mereka tetap tajam sekaligus mencegahnya tumbuh terlalu panjang.

  • Jago menimbun makanan

Hamster dirancang untuk menyimpan makanan . Pipi mereka seperti wadah kecil yang dapat mereka isi dengan buah, biji-bijian, akar, dan daun—hingga jumlah yang setara dengan berat badan mereka.

Ketika mereka menemukan sumber makanan yang berlimpah, mereka mengisi kantung pipi tersebut dan kembali ke liang mereka di mana mereka telah menyiapkan ruang penyimpanan makanan.

KLIK INI:  Tentang Kakapo, Nuri Endemik Selandia Baru yang Terancam Punah