Rio, Simbol Keberhasilan Konservasi di Indonesia

oleh -16 kali dilihat
Rio, bayi panda raksasa ini lahir di TSI, Bogor-foto/ANTARA-TSI

Klikhijau.com – Jika ingin melihat bayi panda, tidak perlu jauh-jauh ke China. Cukup sahabat hijau Taman Safari Indonesia (TSI) yang terletak di Bogor itu.

Di sana, sahabat hijau dapat melihat bayi panda yang sangat bersejarah, sebab ia jadi yang pertama lahir di Indonesia.

Kelahirannya disambut gembira, bahkan oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Sang Presiden pulalah yang memberinya nama–Satrio Wiratama. Nama panggilannya, Rio. Ia lahir dari pasangan Cai To (jantan) dan Hu Chun (betina).

Pengumuman resmi kelahiran Rio dilakukan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni secara langsung pada acara “Public Annnouncement The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia”, di TSI, Bogor, Selasa (6/1/2025 kemarin.

KLIK INI:  Belantara Foundation Edukasi Pentingnya Hidup Harmonis dengan Satwa Liar di Habitatnya  

“Lahirnya bayi panda yang diberi nama oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, nama yang sangat indah, nama yang sangat bermakna, yaitu Satrio Wiratama. Satrio artinya adalah kesatria, pemberani, mulia, dan berbudi luhur,” jelas Menhut Raja Antoni.

Kolaborasi ilmiah

Kehadiran Rio bukan sekadar kelahiran satwa, lebih dari itu, menjadi bukti nyata kerja sama diplomasi lingkungan dan kolaborasi ilmiah internasional yang telah dibangun secara berkelanjutan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

KLIK INI:  Selamat Hari Bumi, Semoga Bumi Baik-Baik Saja!

“Ini adalah hari yang berbahagia, karena hari ini adalah hari ke-40 lahirnya bayi panda di Indonesia,” ungkap Raja Juli Antoni.

“Kelahiran bayi panda ini bukan hanya kabar baik bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Ini menegaskan bahwa konservasi dapat berjalan seiring dengan diplomasi, persahabatan antarnegara, serta kemajuan ilmu pengetahuan,” lanjutnya.

Menhut Raja Juli Antoni beserta Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia H.E. Wang Lutong, didampingi oleh Pendiri Taman Safari Indonesia (TSI) Jansen Manansang mengamati bayi panda di Istana Panda, TSI.

KLIK INI:  Lewat Edukasi Mikroplastik, ECOTON Dorong Santri SMP NU Shafiyah Rogojampi, Banyuwangi Jadi Agen Perubahan

Menurut Menhut, kehadiran panda di Indonesia merupakan hasil usaha dari tiga kepemimpinan presiden RI, yakni Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY), Joko Widodo (Jokowi), dan Prabowo.

“Usaha untuk mendatangkan bapak ibunya Rio ini telah dilakukan sejak zaman Pak Presiden SBY. Diterima pada tahun 2017 oleh Presiden Joko Widodo dan akhirnya lahirlah bayi Rio ini pada masa Bapak Presiden Prabowo Subianto,” jelas Menhut.

Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong mengatakan kelahiran Rio telah disampaikan ke Presiden Tiongkok, ia merasa sangat bangga dengan pencapaian ini.

“Rio akan membawa lebih banyak keberhasilan dan keberuntungan bagi Presiden serta rakyat Indonesia,” tambahnya.

KLIK INI:  Asyik, Ada Beasiswa untuk Penelitian Orangutan

Pendiri Taman Safari Indonesia Group dan penggagas program konservasi panda di Indonesia, Jansen Manansang mengatakan kelahiran Rio menjadi simbol keberhasilan konservasi di Indonesia.

“Terdapat empat aspek yang diprioritaskan Taman Safari Indonesia, yakni memperdalam kerja sama ekologi internasional, integrasi lintas budaya, mendorong penelitian ilmiah dan teknologi lintas negara, mendorong pengembangan industri,” tutup Jansen.(*)

KLIK INI:  Atasi Ketidaksinkronan Aturan, PARPI Dorong Pengelolaan Reklamasi Berbasis Bukti Ilmiah