Menuai Manfaat Bunga Telang ‘Klitoris’ bagi Manusia

oleh -213 kali dilihat
Bunga telang-foto/ist

Klikhijau.com – Bunga telang, tanaman merambat dengan bunga berwarna biru keunguan. Dalam bahasa Inggris bunga kacang telang disebut sebagai Butterfly pea, karena bentuknya yang menyerupai kupu-kupu memiliki nama latin Clitoria ternatea.

Bunga ini konon berasal dari Amerika Selatan bagian tengah yang menyebar ke daerah tropik sejak abad 19, terutama ke Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Di Indonesia sendiri beragam nama untuk penyebutan bunga telang. Di daerah Sumatera disebut bunga biru, bunga kelentit, bunga telang.

Sedangkan di Jawa disebut kembang teleng atau menteleng. Betawi/Jakarta menyebutnya dengan teleng. Di Sulawesi disebut bunga talang, taman lareng, dan di Maluku disebut bisi, atau seyamagulele dan  populer saat ini dengan nama Bunga Telang.

Asal nama bunga telang dikutip dari Teahow, bentuk bunga telang menyerupai seperti alat kelamin wanita. Olehnya itu dinamakan “Clitoria” dari “Klitoris”.

KLIK INI:  Puang Safi’ dan Keajaiban Bunga Telang pada Matanya

“Telang” dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks tumbuhan, merujuk pada bunga telang (Clitoria ternatea), tanaman merambat dengan bunga berwarna biru keunguan.

Namun, kata “telang” juga bisa merujuk pada genus tumbuhan berbunga dari subfamili Faboideae.

Selain itu, dalam bahasa Makassar, “telang” juga bisa berarti vagina atau alat kelamin perempuan, meskipun penggunaannya dianggap sebagai umpatan atau kata kasar.

Penggunaan kata ini dalam konteks umpatan dianggap kasar dan sebaiknya dihindari. Jadi, arti “telang” bisa sangat berbeda tergantung pada konteks penggunaannya.

Disebabkan mempunyai persamaan bahagian tubuh manusia, bunga ini dikatakan mempunyai pengaruh kepada sistem pembiakan manusia.

Tumbuhan ini digunakan secara tradisional untuk menyembuhkan penyakit organ intim, seperti ketidaksuburan, gonore, mengendalikan kitaran menstruasi(haid), dan juga sebagai afrodisiak.

Tanaman ini termasuk dalam keluarga kacang Fabaceae, sehinga disebut teh spesial, lantaran tidak berasal dari tanaman teh pada umumnya. Minuman berwarna biru cerah ini sudah lama menjadi sebahagian dari budaya Thailand, Vietnam, Bali, dan Malaysia.

KLIK INI:  Cara Menanam dan Merawat Bunga Dahlia agar Tumbuh Cetar Mempesona

Bunga telang secara ilmiah dikenal sebagai Clitora ternatea.

Nama genus ini berasal dari bahasa Latin yang berarti “klitoris”, mengacu pada bentuk bunga yang mirip dengan organ kewanitaan.

Nama spesies ini diambil dari nama pulau Ternate di Maluku Utara, Indonesia, karena spesimen tanaman yang digunakan untuk deskripsi ilmiah pertama kali ditemukan di sana.

Tanaman ini  bunganya berwarna biru cerah dan ungu yang khas. Kelopaknya  berbetuk corong dengan mahkota menyerupai kupu-kupu.  Bunga yang kini sudah di jadikan tanaman hias ternyata memiliki banyak khasiat untuk kesehatan .

Digunakan dalam pengobatan

Bunga telang telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional terutama sebagai suplemen untuk meningkatkan fungsi kognitif dan meredakan gejala berbagai penyakit seperti demam, peradangan, nyeri, dan diabetes, penguatan rambut dan kesuburan. Senyawa ini dapat meningkatkan sirkulasi udara di kepala dan dapat menjaga kesehatan kulit kepala.

Serta mampu mengatasi kerontokan rambut  dan mengurangi munculnya uban, menghitamkan rambut. Tumbuhan ini juga dipercayai mampu mengilatkan rambut dan juga dapat menyuburkan kulit rambut.

Daun dan bunga telang juga dikatakan mampu mengurangi sakit kepala. Bunga kacang telang berkhasiat untuk mengurangi sariawan mulut.

KLIK INI:  Kaya Manfaat, Masyarakat Olah Bunga Telang Jadi Aneka Minuman

Bunga telang juga dikatakan mampu merawat insomnia. Mengobati bisul maupun jerawat. Selain itu, berkat kandungan antioksidannya, bunga telang dapat menghambat proses penuaan dengan cara memperbaiki tekstur kulit.

Khasiat lain dari bunga yang berwarna ungu ini untuk memperlancar atau membuat buang air kecil menjadi lebih mudah dan lancar. Ini bisa merujuk pada kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan buang air kecil (retensi urine) atau pada tindakan yang bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut.

Manfaat bunga telang selanjutnya adalah sebagai obat herbal untuk diare. Tanaman ini mengandung zat antiradang dan antibakteri yang dapat meredakan gejala diare. Selain itu, mengonsumsi bunga telang sebagai teh juga dapat menghidrasi tubuh, sehingga Anda terhindar dari dehidrasi.

Apabila kita sedang berusaha menurunkan berat badan, cobalah mengonsumsi teh bunga telang. Senyawa ternatin pada tanaman ini dapat mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh, sekaligus meningkatkan pembakaran lemak.

KLIK INI:  Ketul, Rumpul Liar Menjengkelkan yang Mengandung Banyak Manfaat Menakjubkan

Di samping itu, manfaat bunga telang untuk menurunkan berat badan juga diperoleh berkat kemampuannya dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Makin tinggi tingkat metabolisme, makin banyak kalori yang dibakar oleh tubuh, sehingga berat badan pun akan berkurang.

Kandungan Flavonoid dan antosianin dalam tanaman ini bermanfaat untuk memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel saraf di otak, sehingga dapat membantu mencegah pikun.

Beberapa riset bahkan menunjukkan bahwa dengan mencukupi asupan antioksidan, daya ingat dan konsentrasi pun akan meningkat.

Selain itu, bunga telang juga meningkatkan produksi asetilkolin, yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam proses mengingat, mempelajari informasi, dan menjaga konsentrasi.

Senyawa aktif pada bunga telang yang disebut proanthocyanidin dapat membantu mengatur penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga kadar gula darah dapat terkontrol dan Anda terhindar dari diabetes. Antioksidan pada tanaman ini juga mampu mencegah resistensi insulin yang dapat memicu diabetes.

KLIK INI:  Memanen 10 Manfaat Krokot yang Mengejutkan

Senyawa flavonoid pada bunga telang bersifat antioksidan, antiradang, dan antikanker. Kandungan tersebut diketahui bisa menangkal efek radikal bebas di dalam tubuh, sekaligus mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Untuk mendapatkan manfaat bunga telang, kita bisa mengonsumsi produk bunga telang sebagai teh herbal dengan menyeduhnya menggunakan air hangat. Kita dapat menambahkan air perasan lemon, jeruk nipis, atau madu untuk meningkatkan cita rasanya.

Selain dikonsumsi sebagai teh, bunga telang juga tersedia dalam bentuk suplemen. Bunga telang untuk wanita juga ada pada produk kosmetik, skincare, sabun, atau sampo yang mengandung bunga telang. Namun demikian pastikan produk yang dipilih telah mendapat izin edar dari BPOM.

Meskipun menawarkan berbagai manfaat, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanan bunga telang pada manusia. Oleh karena itu, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter jika ingin menggunakan produk yang mengandung bunga telang sebagai obat herbal.

KLIK INI:  Berkenalan dengan Bunga Alamanda, Kandungan dan Manfaatnya