Manfaat Jarak Pagar, Bahan Baku Energi Terbarukan hingga Pengobatan

Klikhijau.com – Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) sudah dikenal sejak dahulu masyarakat khususnya di pedesaan. Dinamai jarak pagar karena tanaman ini memang kerap ditanam sebagai pagar rumah atau...

Manfaat Jarak Pagar, Bahan Baku Energi Terbarukan hingga Pengobatan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) sudah dikenal sejak dahulu masyarakat khususnya di pedesaan. Dinamai jarak pagar karena tanaman ini memang kerap ditanam sebagai pagar rumah atau taman.

Bukan tanpa alasan, jarak pagar ditanam karena memang memiliki ragam manfaat untuk kesehatan. Di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, tanaman ini dinamai tanging-tanging atau tangang-tangang.

Orang-orang dahulu menggunakan getah dari ranting daunnya untuk kesehatan gigi. Dipercaya bahwa getahnya akan membuat gigi kuat dan tak berlubang. Selain manfaat ini, tanging-tanging juga dikenal sebagai tanaman mistis yang kabarnya ampuh mengusir parakang.

Di beberapa daerah di Sulawesi Selatan diyakini bahwa makhluk jadi-jadian yang dalam Bahasa lokal dinamai parakang sangat takut dengan tanaman satu ini. Bahkan, diyakini bahwa bila dipukulkan pada makhluk halus seperti parakang akan bearkibat fatal bagi makhluk halus tersebut.

Itulah sebabnya, tanaman ini juga ditanam di pedesaan sebagai penjaga rumah. Sebab diyakini bahwa makhluk halus takut mendekat bila ada tanaman jarak pagar. Di beberapa daerah tentu ada cerita-cerita tersendiri perihal jarak pagar. Bagaimana dengan di tempat kamu?

Lebih dekat dengan jarak pagar

Jarak pagar tergolong tumbuhan semak berkayu yang banyak dijumpai di daerah tropik. Tumbuhan ini dikenal sangat kuat meski di daerah kering sekalipun. Selain itu, tanaman ini juga dikenal mudah tumbuh hanya dengan menancapkan batangnya.

Bila di Sulawesi Selatan dinamai tanging-tanging, orang Sunda menyebutnya jarak kosta, jarak budge. Sementara di Jawa dinamai jarak gundul, jarak pager. Di Madura dinamai kalekhe pagar dan orang Bali menamainya jarak pager.

Di Nusa Tenggara juga punya nama khas yakni lulu mau, paku kase, jarak pageh. Sementara di Maluku dikenal dengan sebutan ai huwa kamala, balacai, kadoto.

Dalam Bahasa melayu akrab dinamai arak costa. Orang Gorontalo menyebutnya Gorontalo. Dalam Bahasa Inggris, tanaman ini dinamai Purging nut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2