Kampoeng Bambu, Sebuah Upaya Merawat Warisan Leluhur

Klikhijau.com - Semuanya berawal saat lelaki itu dari sebuah perjalanan ke Pasar Papringan, Temanggung, Jawa Tengah. Perjalanan itu membuat kepalanya disesaki ide. Ia ingin mewujudkan sebuah kampung b...

Kampoeng Bambu, Sebuah Upaya Merawat Warisan Leluhur
Bacakan Artikel

Alumni Universitas Hasanuddin tahun 2001  tersebut  telah mengenalkan wajah lain dari bambu dan Desa Toddopulia dengan manis.

“Masyarakat di Kampoeng Bambu Toddopulia akan terus menjaga dan merawat  kelestarian bambu, dengan tak menebang pohon bambu pada bulan September setiap tahunnya,” tutupnya

***
Jika kelak saya kembali melewati jalan itu. Saya akan singgah menikmati  wisata alam yang alami tersebut, tempat belajar kesederhaan khas kampung, tempat menikmati makanan tradisional yang pernah jaya di masa lalu. Tempat bernostalgia dengan bambu.

Bagaimanapun, sebagai orang yang lahir dan besar di kampung, bambu memiliki kenangan tersendiri, ketika membuatnya menjadi layang-layang, mobil-mobilan, longga dan tentu saja tembak-tembak bambu dengan peluru kertas yang telah dibasahi lalu dipelintir menjadi bulat kecil.

Barangkali kamu ingin menciptakan kenangan atau punya kenangan dengan bambu, berkunjunglah ke Kampoeng Bambu untuk menciptakan atau merawat kenangan itu!

Pilih Halaman: