Jelajah Gua Leang Passea, Situs purbakala Tertua di Bulukumba

Klikhijau.com - Gua Leang Passea merupakan situs sejarah purbakala di Kabupaten Bulukumba. Berjarak sekitar 35 km dari kota Bulukumba, secara wilayah spot ini berada di kampung Kaddoro, desa Lembanna...

Jelajah Gua Leang Passea, Situs purbakala Tertua di Bulukumba
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Gua Leang Passea merupakan situs sejarah purbakala di Kabupaten Bulukumba. Berjarak sekitar 35 km dari kota Bulukumba, secara wilayah spot ini berada di kampung Kaddoro, desa Lembanna Kecamatan Bontobahari Bulukumba.

Bagi para peneliti sejarah, Leang Passea tidak hanya sekadar gua. Tetapi juga menjadi representasi nyata pradaban tertua yang menyimpan banyak peninggalan dan kisah-kisah leluhur orang Bulukumba

Memulai kunjungan perdana, saya membayangkan sulitnya akses ke Gua Leang Passea. Namun tak seperti dugaan. Kini sangat mudah, karena akses jalanya telah mencapai tahap perbaikan sekitar 80 persen, nantinya jalan menuju goa akan beraspal.

Jam tangan menunjukkan pukul satu, dengan sedikit hela nafas diikuti langkah menurun kebawah. Terdengar sayup-sayup kicau burung dibalik teduhnya ragam jenis pepohonan di sekitar pintu masuk ke dalam gua.

Tepat di lantai gua yang berada tidak jauh dari pintu masuk, cahaya matahari mengintip di balik pohon besar yang tumbuh tepat di mulut gua. Siapa yang menyangka, di sebuah lahan yang ditumbuhi banyak semak belukar terdapat gua berukuran 59 meter, bertipe horizontal dengan rangkaian stalagtit dan stalagmit yang menyatu dengan pilar gua yang tinggi besar.

Diperkirakan rata-rata pertumbuhan stalagmit dalam kurang waktu satu tahun mencapai 0,13 mm. Ini menunjukkan jika kita mengacu pada kecepatan tumbuh, maka Gua Leang Passea telah ada sejak ratusan ribu tahun yang lalu.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: