Tumbuh Liar dan Eksotis, Ralle' Jadi Tinta Andalan Para Leluhur

Klikhijau.com –  Dari jauh tatapan saya telah mengarah ke tumbuhan liar itu. Warnanya ungu, tumbuh liar begitu saja. Ketika dekat, ternyata coraknya berpadu antara merah muda dengan ungu kehitaman,...

Tumbuh Liar dan Eksotis, Ralle' Jadi Tinta Andalan Para Leluhur
Bacakan Artikel

[caption id="attachment_15781" align="aligncenter" width="448"] Air perasan daun ralle'[/caption]

[irp]

Tentang tinta

Penemuan terpenting dalam sejarah umat manusia, salah satunya adalah tinta. Siapa yang pertama menemukannya masih bisa bisa dibincangkan.

Sebab bisa saja orang pertama menemukannya adalah orang Sulawesi Selatan. Itu dibuktikan dengan penemuan lukisan di Leang Bulu’ Sipong 4, Kabupaten Maros yang diperkirakan telah berusia lebih dari empat puluh ribu tahun. Lukisan yang mengalahkan usia lukisan di spanyol.

Sedangkan China telah tahu tinta pada abad ke-23 sebelum masehi (SM). Tinta yang dihasilkan berasal dari  tanaman, hewan, dan mineral.

Tentang tinta terbaik, China menemukannya pada getah pinus yang berasal dari pohon berusia 50 hingga 100 tahun.

Sementara di India tinta telah dibuat sejak abad ke-4 SM, India menyebutnya masi. Terbuat dari    tulang yang dibakar, karbon cair, semacam lem hewan. Lalu kemudian beralih ke  biji merkuri dibanding menggunakan karbon.

Tinta yang digunakan sekarang ini merupakan sebuah media yang sangat kompleks, berisikan pelarut, pigmen, celupan, resin dan pelumas, sollubilizer, surfaktan, materi-materi partikuler, pemijar, dan material-material lainnya.

Komponen-komponen tinta tersebut menjalankan banyak fungsi, yakni pembawa tinta, pewarna, dan dan bahan-bahan aditif lainnya digunakan untuk mengatur aliran, ketebalan dan rupa tinta ketika kering.

[irp]

Kembali ke ralle’

Selain bisa berfungsi sebagai tinta, ralle’ juga bisa menjadi tanaman hias. Ia mudah tumbuh, dan begitu tumbuh akan sulit untuk punah.

“Daunnya pun bisa tumbuh,” jelas Enre, salah seorang warga Gamaccayya. Enre masih terhitung sepupu satu kali dengan saya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: