Mencium Aroma Mistik Bambu Kuning dan Ingatan pada Film Laga Indonesia

Klikhijau.com โ€“ Pendekar bambu kuning memiliki magnet kuat menarik penonton untuk datang menyaksikannya. Itu dulu. Rasa-rasanya tak afdol menyewa video tanpa ada pemutaran film laga yang diproduksi pa...

Mencium Aroma Mistik Bambu Kuning dan Ingatan pada Film Laga Indonesia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Pendekar bambu kuning memiliki magnet kuat menarik penonton untuk datang menyaksikannya. Itu dulu. Rasa-rasanya tak afdol menyewa video tanpa ada pemutaran film laga yang diproduksi pada tahun 1971 itu.

Film Pendekar Bambu Kuning, ย dulu,ย  pada tahun 1980-an hingga 1990an hanya bisa dinikmati di waktu yang istimewa. Saat ada pesta perkawinan, itu pun jika yang punya hajatan menyewa video.

Video adalah istilah umum yang dipakai masyarakat di kampung saya. Istilah itu berlaku pada seperangkap alat pemutar video lengkap dengan televisinya. Nah, alat inilah yang disewa, biasanya satu paket dengan gensetnya. Itu di kisaran tahun 80 hingga 90 an.

Kaset film Pendekar Bambu Kuning ย seingat saya masih berbentuk pita. Ukurannya besar, lebih besar dari ukuran kaset pita radio tempo dulu.

[irp]

Ketika ada pesta dan yang punya hajatan menyewanya, maka berbondong-bondonglah masyarakat pergi menontonโ€”televisi biasanya diletakkan di beranda rumah, diarahkan ke halaman, jadinya ย halaman rumah akan sesak oleh penonton.

Di kampung saya saat itu, hanya ada satu orang yang memiliki alat sewa video. Namanya Bandu. Ia berasal dari Kelurahan Borongrappoa. Tapi, karena Bandu satu-satunya yang memilikinya, maka area pelanggannya pun luas, hingga ke kampung saya, Desa Kindang.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: