Pemain Film Gundala Ini Kenakan Busana dari Bahan Daur Ulang

oleh -71 kali dilihat
PemainFilm Gundala Ini Busana dari Bahan Daur Ulang
Kelly Tandiono/foto/Tribuntimur
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Pesan kepedulian terhadap isu sampah, khususnya plastk kini menyebar seolah tanpa batas, meski hasilnya masih terbatas.

Sampah plastik yang dibuang sebenarnya tidak hilang, ia hanya berpindah tempat. Ia bersembunyi ke dalam tanah, menunggu waktu yang sangatata untuk terurai.

Banyak orang mulai bergerak untuk mengatasi sampah plastik, tentu dengan cara yang berbeda-beda. Model dan aktris Kelly Tandiono, misalnya. Ia turut menyebarkan pesan kepedulian terhadap isu sampah plastik lewat penampilannya di panggung Jakarta Fashion Week 2020, Jumat, 25 Oktober 2019 lalu.

Cara yang ditempuh Kelly bukan terjun ke lapangan memungut sampah plastik. Ia menunjukkan kepeduliannya lewat penampilannya bersama content creator Ayla Dimitri mengenakan busana yang dibuat dari kreasi bahan-bahan bekas.

KLIK INI:  3 Siswa SMA Islam Athirah Meretas Mimpi Melalui Tisu Eceng Gondok

Kelly tampil sebagai muse di panggung kolaborasi bersama Danone- AQUA, Kelly. Kreasi itu dirancang oleh founder dan creative director fbudi, Felicia Budi.

Pemain film Gundala itu mengenakan Pleated long skirt terbuat dari kain taffeta dan polyester-hasil olahan daur ulang botol plastik.

Selain bawahan, item lainnya yang dikenakan Kelly juga merupakan hasil daur ulang. Atasan berwarna biru yang dikenakan Kelly merupakan kreasi dari perca katun dan sutra. Sementara, hiasan rambutnya menggunakan bahan nilon bekas.

Perlu disertai inovasi

Dalam kesempatan itu, Kelly, mengatakan, mengatasi masalah sampah plastik perlu disertai inovasi dari setiap individu.

KLIK INI:  Di Tangan Weny Kertas Semen Bekas Menjelma jadi Jutaan Rupiah

Cara mengatasinya, menurutnya bisa dimulai dari hal sederhana seperti memisahkan sampah rumah tangga, hingga mengimplementasikannya di bidang keahlian masing-masing.

Caranya bisa seperti para desainer menuangkan pesan tersebut lewat rancangan busana.

“Aku sangat support sustainable fashion. Jadi bukan cuma gaya hidup sehat ,tapi di sekitar kita juga harus lebih sehat,” ucapnya seperti yang ditulis Nabilla Tashandra di Kompas.

Sementara itu, Felicia menuturkan, di balik kreasi busana berbahan daur ulang tersebut ia menyelipkan pesan untuk mendorong circular fashion.

Circular fashion adalah pembuatan item fesyen menggunakan bahan yang sudah ada sehingga meminimalisasi penggunaan sumber daya baru.

“Kuncinya saya ingin memanfaatkan kain semaksimal mungkin. Sebisa mungkin habis terpakai,” ucap dia.

KLIK INI:  Terbuat dari Sampah Plastik, Gelang Tikos ini Memberi Motivasi Pada Tiap Warnanya